Kisah Dua Atlet MMA Muda, dari Bertarung Sia-sia Hingga Bela Indonesia

Kisah Dua Atlet MMA Muda, dari Bertarung Sia-sia Hingga Bela Indonesia

PB Pertacami (Persatuan Tarung Campuran Indonesia) tengah menggelar pelatnas bagi 12 atlet junior MMA. Halaman all

(Kompas.com) 08/11/24 08:09 17749123

KOMPAS.com - PB Pertacami (Persatuan Tarung Campuran Indonesia) tengah menggelar pelatnas bagi 12 atlet junior MMA alias seni bela diri campuran di Universitas Negeri Jakarta.

PB Pertacami adalah organisasi resmi yang menaungi dan mengembangkan seni bela diri campuran di Indonesia.

Organisasi tersebut merupakan anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Global Association of Mixed Martial Arts (GAMMA).

PB Pertacami terus menjalin kerjasama dengan federasi internasional untuk mengangkat nama Indonesia di dunia olahraga tarung campuran.

Salah satu atlet junior yang tengah menjalani Pelatnas adalah Jerico Moi asal Sorong, Papua.

Jerico mulai latihan kickboxing saat berusia 15 tahun walau awalnya sempat tak direstui orang tua.

“Dulu bapak cerita kepada saya kalau dia gagal mencapai cita-citanya, yaitu sebagai tentara, TNI, karena kurangnya prestasi atau bakat yang dia punya, walaupun dia itu seorang atlet," ujarnya dalam rilis yang diterima Kompas.com.

"Dulu katanya atlet itu tidak berharga di Indonesia ini, tidak ada harga dirinya karena sudah dianggap biasa seperti itu, tidak bisa membanggakan nama indonesia,” cerita Jerico.

Kisah ayahnya yang dulu kerap diremehkan sebagai atlet kickboxing tak membuat semangat Jerico merosot.

Api semangat sang pemuda tak pernah padam. Atlet berusia 16 tahun itu awalnya diragukan keseriusannya, namun semenjak diangap pantas oleh sang ayah, Jerico mulai ditempa habis-habisan di saasana yang dibangun ayahnya sendiri, Patunggung Simalungun Siantar Club (PSSC).

PSSC sendiri merupakan klub yang telah melahirkan beberapa bibit atlet nasional. Pada Kejuaraan Nasional PB Pertacami U18 2024, empat atlet klub tersebut mengalungi medali emas, termasuk Jerico.

Hingga saat ini, Jerico berhasil meraih beberapa gelar mulai dari level Kejuaraan Daerah hingga terakhir Kejuaraan Nasional PB Pertacami U-18 pada Mei 2024 lalu.

Kini, ia tengah berlatih bersama Pelatnas PB Pertacami dalam persiapan GAMMA World MMA Championships 2024 yang akan digelar di Dewa United Arena, Banten, mulai 6 Desember mendatang.

Rico Sanusi, Bertarung dengan Tujuan

Kisah Jerico juga sama dengan apa yang dialami oleh Rico Sanusi Hutasoit.

Atlet yang juga akan berlaga di GAMMA World MMA Championships 2024 tersebut merupakan keponakan dari Jeremia Siregar, mantan juara MMA nasional kelas terbang.

Ia telah mengenal dunia MMA sejak duduk di bangku SMP di mana dirinya sering terlibat perkelahian dengan pelajar dari sekolah lain.

“Saya memang dari kecil udah ngefans sama paman saya. Saya sering nonton dia di TV, jadi saya terobsesi buat main pro terus sampai bisa menjadi atlet yang berprestasi,” tambahnya.

PB PERTACAMI Rico Sanusi Hutasoit, Atlet Pelatnas PB Pertacami U-18 yang akan mewakili Indonesia di GAMMA MMA World Championships 2024.

Rico mulai mendalami Muaythai, kemudian ia juga menyelami Wushu di kategori Sanda. Bisa dibilang, performanya di atas ring begitu apik meskipun Ia sempat kesulitan menjalani latihan harian.

Hingga saat ini, Ia telah meraih empat gelar juara, salah satunya adalah menjadi jawara di Muaythai Bogor Kapolres Cup 2023 lalu.

Rico kini mulai menyalurkan hasratnya dari bertarung sia-sia ke pentas dunia.

Kurang dari sebulan lagi, ia akan membela nama Indonesia di panggung dunia dan kini mengaku sudah punya tujuan dalam setiap pertarungan.

“Kalau sekarang saya pasti ada tujuan, pastinya pertama saya ingin membahagiakan orang tua," ujarnya.

"Saya akan berlatih keras, saya akan mewujudkan mimpi menjadi atlet berprestasi, saya akan mengikuti event-event amatir dan semacamnya di tahun-tahun ke depannya."

"Seiringnya waktu nanti saya akan bermain di pro, saya akan buktikan kepada semua orang bahwa saya layak,” tutup Rico.

GAMMA MMA world Championship 2024

Indonesia sendiri mendapat kepercayaan besar dari GAMMA (Asosiasi Global Seni Bela Diri Campuran) dengan kesempatan menggelar event besar Kejuaraan Dunia MMA pada 6-14 Desember 2024.

Tak hanya satu ajang, Indonesia akan menggelar Kejuaraan Dunia senior dan junior sekaligus.

Ajang yang bakal mempertandingkan kategori usia U18 dan senior terssebut akan bergulir di lapangan basket Dewa United di Banten dan sejauh ini akan mempertandingkan peserta dari 60 negara.

#mma #pb-pertacami #gamma-mma-world-championship-2024 #tarung-campuran

https://www.kompas.com/sports/read/2024/11/08/08094138/kisah-dua-atlet-mma-muda-dari-bertarung-sia-sia-hingga-bela-indonesia