Bitcoin Kian Menjadi-jadi Usai Pernyataan Powell Soal Kemenangan Trump
Harga Bitcoin kian menjadi-jadi hingga pecahkan rekor tertinggi. Setelah Ketua The Fed menyatakan Kemenangan Trump tidak pengaruhi kebijakan - Halaman all
(InvestorID) 08/11/24 06:22 17777772
JAKARTA, investor.id - Pasar kripto melejit dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin kian menjadi-jadi hingga pecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Setelah Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan kemenangan Donald Trump dalam Pemilu presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) tidak akan mempengaruhi kebijakan bank Sentral.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (8/11/2024) pukul 06.10 WIB, kapitalisasi pasar kripto global melonjak 0,87% menjadi US$ 2,55 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) naik tipis 0,08% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 75.787 per koin atau setara Rp 1,17 miliar (kurs, Rp 15.566).
Sedangkan Ethereum (ETH) melonjak 4,89% menjadi US$ 2.872 per koin. Hal serupa terjadi pada Binance (BNB) yang naik 0,49% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 597 per koin.
Dikutip dari CoinDesk, The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%-4,75% pada Kamis, mengikuti langkah bank sentral lainnya dalam melonggarkan kebijakan moneter. Keputusan ini sesuai dengan ekspektasi pasar, sementara pasar juga mencerna dampak kebijakan ekonomi yang mungkin diambil oleh Presiden terpilih Donald Trump.
Dalam siaran persnya, The Fed menyatakan, sejak awal tahun, kondisi pasar tenaga kerja secara umum telah melonggar, dan tingkat pengangguran meningkat meskipun tetap rendah." Inflasi juga mengalami kemajuan menuju target 2% yang diinginkan, meskipun masih tergolong tinggi.
Ketua The Fed Jerome Powell, yang berbicara pertama kali setelah kemenangan tegas Donald Trump dalam pemilu presiden AS, menegaskan bahwa hasil pemilu ‘tidak berpengaruh’ pada kebijakan moneter jangka pendek, meredakan kekhawatiran pasar akan kebijakan hawkish yang mungkin muncul.
Kebijakan Trump
Beberapa pengamat sebelumnya memprediksi bahwa kebijakan Trump yang meliputi pemotongan pajak, tarif, dan deregulasi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi bisa memicu tekanan inflasi, sehingga Fed harus lebih berhati-hati dalam menetapkan kebijakan kedepannya.
Powell menyatakan bahwa meskipun ada pelonggaran kebijakan, kebijakan moneter saat ini masih tetap ketat. Namun, risiko penurunan pertumbuhan ekonomi telah berkurang sejak pemangkasan 50 basis poin pada bulan September. Dalam konferensi pers, Powell juga menyebutkan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri meski Trump meminta, karena pemecatannya atau penurunannya ‘tidak diizinkan oleh hukum’.
Setelah pernyataan Powell, harga Bitcoin (BTC) mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa terbaru di level US$ 76.951, meskipun sempat sedikit mundur, namun tetap naik 1,6% dalam 24 jam terakhir. Indeks CoinDesk 20 yang mencakup berbagai mata uang kripto juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 4,5% pada periode yang sama. Sementara itu, indeks-indeks Wall Street mencapai titik tertinggi sesi, dengan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,8% dan 1,5% sepanjang hari.
Ekspektasi pasar terhadap kemungkinan Fed untuk menahan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang turun menjadi 28% dari sebelumnya 33%, menurut data dari CME FedWatch Tool.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-bitcoin #bitcoin #ethereum #binance #pemangkasan-suku-bunga #the-fed #jerome-powell #donald-trump #berita-ekonomi-terkini