Usung Tema “Reclaiming Identities”, IAI Jakarta Gelar JAF 2024
Jakarta Architecture Festival (JAF) 2024 digelar dengan tema 'Reclaiming Identities', untuk mendefinisikan kembali identitas kota Jakarta. Halaman all
(Kompas.com) 09/11/24 12:54 17871319
JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta (IAI Jakarta) kembali menggelar festival arsitekturJakarta Architecture Festival (JAF) 2024.
Festival tahunan ini selalu berbicara tentang perkembangan Kota Jakarta mengingat Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai kota global yang terus berkembang untuk menjawab setiap tantangan serta permasalahan.
Ketua IAI Jakarta Ar. Doti Windajani mengatakan festival kali ini masih berbicara tentang perjalanan Jakarta pasca tidak lagi menjadi Ibu Kota.
“Kalau tahun lalu kami mengambil tema Transit(ion), tahun ini kami mengangkat tema "Reclaiming Identities" sebagai sebuah upaya untuk mendefinisikan kembali identitas kota dan semua potensi di dalamnya termasuk arsitektur,” ungkapnya dalam rilis kepada Kompas.com.
Tema JAF 2024 adalah Reclaiming Identities yang secara harfiah berarti mendapatkan kembali sebuah identitas.
Identitas memang seringkali bermakna sebuah pembeda antara suatu entitas dan entitas lainnya namun, identitas juga dapat menjadi sebuah sarana, simbol, label untuk sebuah solidaritas bersama.
Jakarta dan perkembangannya selama ini tidak menutup kemungkinan untuk kehilangan identitasnya selama ini karena digerus oleh tuntutan untuk menjadi Ibu Kota Negara, Indonesia.
Ketua Panitia JAF 2024, Mario Wibisono mengatakan festival ini adalah festival kolaborasi antara IAI Jakarta dan beberapa stakeholder seperti masyarakat, komunitas, pemerintah, sektor privat, para profesional serta akademisi.
Tujuannya untuk menggali kembali identitas kota Jakarta dengan potensi di dalamnya yang mungkin sudah hilang atau berubah.
Potensi-potensi tersebut kemudian akan definisikan kembali sebagai modal gerakan kolektif untuk menjadikan Jakarta menjadi kota global yang layak huni baik dari segi inklusivitas,
kebijakan publik, investasi serta kota yang berkelanjutan.
“Definisi baru ini juga harus berdasarkan riset serta pengetahuan terkini tentang perkotaan,” tambah Mario.
Kegiatan ini akan diselenggarakan dari tanggal 9 November hingga 24 November 2024, bertempat di Catur Dharma Hall, Menara Astra dan Agora Mall, Thamrin Nine.
JAF 2024 akan terdiri dari beragam kegiatan seperti conference, diskusi, eksibisi, program penjelajahan kota, program kolaborasi, serta perlombaan sketsa beragam bangunan Jakarta.
Berbagai pembicara Nasional maupun Internasional akan turut menyampaikan pandangannya akan beragam isu di Jakarta pada festival ini.