Harga Batu Bara Membara Lagi Berkat Banjir Sentimen Positif
Harga batu bara membara pada Jumat (8/11/2024). Hal itu berkat banjir sentimen positif, Apa Saja? - Halaman all
(InvestorID) 09/11/24 09:20 17876693
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara membara pada Jumat (8/11/2024). Hal itu berkat banjir sentimen positif, yaitu kenaikan harga gas dan menguatnya data impor batu bara China.
Harga batu bara Newcastle untuk November 2024 naik US$ 1,15 menjadi US$ 143,35 per ton. Sedangkan Desember 2024 meningkat US$ 1,15 menjadi US$ 144,25 per ton. Sementara itu, Januari 2025 menguat US$ 1,05 menjadi US$ 145,15 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk November 2024 terkerek US$ 0,95 menjadi US$ 119,7. Sedangkan, Desember 2024 melejit US$ 1,7 menjadi US$ 120,3. Sedangkan pada Januari 2025 naik US$ 1,75 menjadi US$ 120,65.
Harga batu bara menguat seiring dengan kenaikan harga gas. Harga kontrak berjangka gas alam TTF Dutch untuk Desember, yang menjadi acuan perdagangan gas di Eropa, naik 1,8% menjadi 42,05 euro per megawatt-jam (Mwh).
Sementara itu, MySteel melaporkan, impor batu bara China melonjak 28,5% dibandingkan tahun lalu, mencapai 46,25 juta ton pada Oktober 2024, dibandingkan dengan 35,99 juta ton pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Data ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh Administrasi Umum Bea Cukai China (GACC) pada 7 November.
Meski ada penurunan sebesar 2,8% dibandingkan dengan angka tertinggi historis sebesar 47,49 juta ton pada September 2024. Penurunan ini mungkin dipengaruhi oleh liburan Hari Nasional China yang berlangsung dari 1 hingga 7 Oktober, di mana bea cukai China beroperasi dengan jumlah hari yang lebih sedikit.
Impor Batu Bara
Secara kumulatif, impor batu bara China pada periode Januari hingga Oktober 2024 mencatatkan kenaikan sebesar 13,5% year on year (y-o-y), mencapai total 435,37 juta ton. Dari segi nilai, impor batu bara China pada Oktober 2024 tercatat senilai $4,11 miliar, yang juga menunjukkan peningkatan signifikan.
Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga batu bara selama sepekan harga batu bara bergerak melemah sebesar 1,18%. Sepanjang bulan November hingga penutupan pekan kedua, harga batu bara terpantau turun 1,22%. “Dilihat secara ytd, harga batu bara terpantau mencatatkan penguatan sebesar 7,81%,” paparnya.
Meski demikian, Yoga memprediksi permintaan dari China berpotensi menurun pasca data terbaru menunjukkan produksi batu bara domestic China naik 4,4% dari tahun sebelumnya pada bulan September, karena berakhirnya inspeksi keselamatan di tambang-tambang besar memungkinkan produsen untuk meningkatkan kapasitas.
“Permintaan India juga berpotensi menurun setelah laporan dari Kementerian Batubara India menunjukkan produksi batu bara domestik naik 7,48% pada bulan Oktober,” tutup Yoga.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #batu-bara #impor-batu-bara-china #harga-gas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/379605/harga-batu-bara-membara-lagi-berkat-banjir-sentimen-positif