Lo Kheng Hong Suka Saham Bank: Sudah Dua, Menyusul Satu Lagi Nama Saya Muncul
Lo Kheng Hong tercatat sebagai salah satu pemegang saham terbesar di dua bank, BNGA & NISP. Lo Kheng Hong bakal muncul di satu bank lainnya. - Halaman all
(InvestorID) 09/11/24 18:05 17893801
JAKARTA, investor.id - Investor kawakan Lo Kheng Hong mengaku sangat suka berinvestasi saham perbankan. Katanya, laba bank besar-besar.
“Saya paling suka sama sektor perbankan. Ada bank yang cuannya Rp 60 triliun. Ada bank yang cuannya Rp 50 triliun. Bisnis apa yang cuannya bisa Rp 60 triliun atau Rp 50 triliun kecuali bank,” ungkap Lo Kheng Hong dalam seminar di CMSE 2024, Jakarta, Kamis (7/11/2024).
Lo Kheng Hong menyebut berinvestasi saham di bank yang beraset berkisar Rp 200-350 triliun. Beberapa bank tersebut punya rasio price to book value (PBV) di bawah 1.
Saat ini, nama Lo Kheng Hong sudah muncul dalam daftar pemegang saham terbesar di dua bank, yaitu PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP). Lo Kheng Hong menyebut bahwa namanya juga akan muncul dalam daftar pemegang saham terbesar di satu bank lagi.
Tiga Bank
Per 31 Oktober 2024, Lo Kheng Hong tercatat sebagai pemegang saham nomor 9 terbesar di Bank CIMB Niaga (BNGA), dengan kepemilikan 25.363.000 (0,10%) saham.
Sedangkan di Bank OCBC NISP (NISP), Lo Kheng Hong tercatat sebagai pemegang saham nomor 8 terbesar dengan kepemilikan 122.079.700 (0,53%) saham per 30 September 2024.
"Saya ambil bank-bank yang asetnya Rp 200 triliun sampai Rp 350 triliun. PBV masih di bawah 1,” ujar Lo Kheng Hong.
“Jadi kalau lihat bank yang asetnya Rp 200 sampai Rp 350 triliun, ada dua menyusul satu lagi jadi tiga, nama saya muncul sebagai pemegang saham 10 besar di sana,” pungkas Pak Lo, sapaan akrabnya.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #lo-kheng-hong #saham-lo-kheng-hong #saham-bank #bnga #nisp #cimb-niaga #ocbc-nisp #berita-ekonomi-terkini