Ekonom Prediksi BI Bakal Turunkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen
Ekonom memprediksi Bank Indonesia akan menurunkan suku bunga acuan ke 5,75% pada akhir 2024, dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah. Halaman all
(Kompas.com) 09/11/24 18:16 17897777
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) diproyeksikan akan menurunkan suku bunga acuan sampai ke level 5,75 persen pada akhir 2024.
Chief Economist PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI, Leo Putera Rinaldy, mengatakan bahwa BI masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga acuan pada sisa waktu di 2024 ini.
Namun begitu, keputusan penurunan suku bunga tersebut sangat dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah.
Penguatan nilai tukar rupiah disebut menjadi persyaratan utama penurunan suku bunga BI.
Menurut dia, penguatan nilai tukar rupiah menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI akan membuka ruang bagi BI untuk menurunkan BI rate sebesar 25 basis poin (bps).
Peluang tersebut terbuka pada RDG November atau Desember 2024.
"Jadi kami melihat BI rate itu bisa ke level 5,75 persen," kata dia dalam diskusi dengan media, Jumat (8/11/2024).
Ia menambahkan bahwa saat ini penurunan suku bunga BI sangat dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah.
Adapun, sepanjang bulan ini atau month to date (mtd), nilai tukar rupiah melemah sekitar 0,2 persen mtd.
"Walaupun tidak setajam pada Oktober 2024. Namun kalau kami lihat, nilai tukar rupiah cenderung stabil," imbuh dia.
Di sisi lain, saat ini inflasi sedang tidak menjadi penentu utama dalam pertimbangan penurunan suku bunga acuan BI.
Pasalnya, data inflasi Indonesia yang berada di bawah 2 persen dinilai stabil dan sesuai dengan target yang telah dicanangkan.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada Oktober 2024, terjadi inflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan atau month to month (mtm) karena terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 105,93 pada September 2024 menjadi 106,01.
Dengan demikian, selama Januari sampai Oktober 2024 terjadi inflasi tahun kalender sebesar 0,82 persen. Sedangkan inflasi tahunan (year on year/yoy) sebesar 1,71 persen. Angka ini turun dibandingkan inflasi pada Oktober 2023 yang sebesar 2,56 persen.
#suku-bunga-acuan #bank-indonesia #nilai-tukar-rupiah #inflasi