Harga CPO Makin Memuncak Ditopang Sentimen dari Indonesia
Harga CPO makin memuncak pada Jumat (8/11/2024).reli tiga hari beruntun ditopang oleh sentimen dari Indonesia, apakah itu? - Halaman all
(InvestorID) 09/11/24 06:39 17947474
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) makin memuncak pada Jumat (8/11/2024). Ini menjadi reli tiga hari beruntun ditopang oleh sentimen dari Indonesia.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat, kontrak berjangka CPO untuk November 2024 naik 122 Ringgit Malaysia menjadi 5.160 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2024 meningkat 148 Ringgit Malaysia menjadi 5.144 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Januari 2025 terkerek 149 Ringgit Malaysia menjadi 5.101 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Februari 2025 meningkat 142 Ringgit Malaysia menjadi 5.039 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO Maret 2025 terkerek 134 Ringgit Malaysia menjadi 4.938 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO April 2025 menguat 131 Ringgit Malaysia menjadi 4.821 Ringgit Malaysia per ton.
Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga CPO terpantau masih bertahan pada tren bullish. Sentimen yang mempengaruhi datang dari rencana pemerintah Indonesia untuk mulai meningkatkan mandatori biodiesel dari B35 menjadi B40 mulai Januari 2025, dan ditargetkan untuk ditingkatkan menjadi 50% pada tahun 2028.
“Rencana tersebut mengindikasikan potensi pengurangan pasokan CPO Indonesia ke pasar global. Selain itu, penurunan output Malaysia dalam jangka pendek akibat hujan musiman juga turut menjadi katalis pendukung bagi harga CPO,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, Jumat.
Harga Minyak Kedelai
Menurut Yoga, harga CPO juga ditopang oleh minyak kedelai hari ini bergerak pada tren bullish. Sentimen yang mempengaruhi datang dari kemenangan Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat (AS) yang meningkatkan permintaan kedelai AS oleh China baru-baru ini.
“Hal itu karena kekhawatiran akan potensi hambatan perdagangan baru antara China dengan AS di bawah kepemimpinan Trump nantinya,” jelas Yoga.
Untuk itu, lanjut Yoga, harga CPO bergerak pada rentang resistance terdekat di 5.100 Ringgit Malaysia per ton dan level support terdekat di 4.950 Ringgit Malaysia per ton.
Menurut yoga, selama sepekan harga CPO mengalami kenaikan sebesar 3,01%. Sepanjang bulan November hingga penutupan pekan kedua, harga CPO tercatat menguat sebesar 3,56%. “Dilihat secara ytd, harga CPO bergerak bullish dengan peningkatan sebesar 37,65%,” paparnya.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-cpo #kontrak-berjangka-cpo #cpo #sentimen-cpo #biodiesel-b40 #minyak-kedelai #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/379591/harga-cpo-makin-memuncak-ditopang-sentimen-dari-indonesia