BI : Modal Asing Senilai Rp 10,23 Triliun Lari dari Pasar Keuangan Domestik
Modal asing senilai Rp 10,23 triliun keluar dari pasar keuangan dalam periode 4-7 November 2024. Mayoritas modal asing keluar melalui SBN - Halaman all
(InvestorID) 10/11/24 13:35 17976508
JAKARTA,investor.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa modal asing senilai Rp 10,23 triliun keluar dari pasar keuangan dalam periode 4-7 November 2024. Mayoritas modal asing keluar melalui surat berharga negara (SBN) dalam periode tersebut.
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan aliran modal asing keluar melalui SBN sebesar Rp 4,66 triliun, melalui pasar saham sebesar,p pasar saham sebesar Rp 2,29 triliun dan melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 3,28 triliun.
“Berdasarkan data transaksi 4 – 7 November 2024, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 10,23 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp 2,29 triliun di pasar saham, Rp 4,66 triliun di pasar SBN, dan Rp 3,28 triliun di SRBI,” terang Ramdan dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (10/11/2024).
Baa Juga : Jelang Pergantian Presiden, Modal Asing Kabur Rp 1,09 Triliun
Secara kumulatif dari 1 Januari sampai dengan 4 November 2024 transaksi yang terjadi adalah nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp 38,51 triliun di pasar saham, Rp 38,86 triliun di pasar SBN dan Rp 192,99 triliun di SRBI. Pada semester-II 2024, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp 38,17 triliun di pasar saham, Rp 72,82 triliun di pasar SBN dan Rp 62,65 triliun di SRBI.
Level yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasury Note tenor 10 tahun turun ke level 4,326% pada Kamis (7/11/2024). Nilai premi risiko investasi (credit default swap) Indonesia 5 tahun turun menjadi 67,59 basis poin pada Kamis (7/11/2024) dibandingkan posisi pada Jumat (1/11/2024) yang sebesar 71,58 basis poin. Sementara itu, data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan posisi nilai tukar rupiah adalah Rp 15.671 per dolar AS pada Jumat (8/10/2024).
“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” tutur Ramdan.
Editor: Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@ymail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #modal-asing #capital-outflow #bank-indonesia #sbn #srbi #pasar-saham #berita-ekonomi-terkini