The Fed Belum Siap Pangkas Suku Bunga
Risalah FOMC Juni ungkapkan pejabat the Fed indikasikan inflasi bergerak ke arah yang benar. Namun, tidak cukup cepat memangkas suku bunga - Halaman all
(InvestorID) 04/07/24 04:00 9674197
WASHINGTON, investor.id – Risalah Federal Open Market Committee (FOMC) Juni mengungkapkan, para pejabat the Fed mengindikasikan bahwa inflasi bergerak ke arah yang benar. Namun, tidak cukup cepat bagi mereka untuk memangkas suku bunga.
“Para peserta menyatakan bahwa diperlukan data tambahan yang menguntungkan untuk memberi mereka keyakinan lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju 2%,” demikian pernyataan risalah tersebut dikutip dari CNBC internasional, Kamis (4/7/2024).
Meskipun risalah mencerminkan adanya perbedaan pendapat dari 19 bankir sentral yang berpartisipasi dalam diskusi, bahkan beberapa diantaranya menunjukkan kecenderungan untuk menaikkan suku bunga jika diperlukan, rapat tersebut menyimpulkan bahwa mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga.
The Fed menargetkan inflasi tahunan sebesar 2%, tingkat yang telah dilampaui sejak awal 2021. Para pejabat dalam rapat tersebut mengatakan data telah membaik belakangan ini, meskipun mereka menginginkan bukti lebih lanjut bahwa hal ini akan berlanjut.
“Peserta rapat menekankan bahwa mereka tidak akan memangkas kisaran suku bunga Fed hingga informasi tambahan muncul yang memberi mereka keyakinan lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju tujuan komite sebesar 2%,” tulis risalah tersebut.
Pada rapat tersebut, para pembuat kebijakan juga memberikan pembaruan tentang proyeksi ekonomi dan kebijakan moneter selama beberapa tahun ke depan.
‘Dot plot’ FOMC menunjukkan satu pemangkasan suku bunga sebanyak seperempat poin persentase pada akhir 2024, turun dari tiga yang diindikasikan setelah pembaruan terakhir pada bulan Maret. Meskipun dot plot menunjukkan satu kali pemangkasan tahun ini, pasar berjangka terus memperkirakan dua kali yang dimulai pada September mendatang.
Beda Pendapat
Terkait kebijakan moneter, risalah tersebut mencerminkan beberapa perbedaan pendapat. Beberapa anggota mencatat perlunya memperketat kendali jika inflasi terus berlanjut. Sementara yang lainnya menyatakan mereka harus siap untuk merespons jika ekonomi goyah atau pasar tenaga kerja melemah.
“Beberapa peserta mengamati bahwa, jika inflasi tetap tinggi atau meningkat lebih lanjut, kisaran suku bunga mungkin perlu dinaikkan. Sejumlah peserta berpendapat bahwa kebijakan moneter harus siap merespons pelemahan ekonomi yang tak terduga,” papar risalah tersebut.
Risalah tidak mengidentifikasi anggota individu maupun memberikan jumlah pasti pejabat yang menyatakan pandangan tertentu. Namun, dalam bahasa The Fed, ‘sejumlah’ dianggap lebih dari ‘beberapa’.
Ringkasan tersebut juga mencatat bahwa ‘sebagian besar’ melihat pertumbuhan ekonomi ‘secara bertahap mendingin’ dan kebijakan saat ini ‘restriktif’, istilah kunci saat para pejabat mempertimbangkan seberapa perlu restriktif kebijakan untuk memangkas inflasi tanpa menyebabkan kerugian ekonomi yang tidak semestinya.
Sejak rapat tersebut, pejabat sebagian besar tetap berpegang pada skrip kehati-hatian yang menekankan ketergantungan pada data daripada prakiraan. Namun, ada indikasi dari beberapa pejabat, termasuk Ketua The Fed Jerome Powell, bahwa pembacaan inflasi yang terus menggembirakan akan memberikan keyakinan bahwa suku bunga dapat dipangkas.
Dalam pidatonya di Portugal, Selasa (2/7/2024), Powell mengatakan risiko pemangkasan terlalu cepat dan risiko lonjakan inflasi dibandingkan pemangkasan terlalu lambat dan membahayakan pertumbuhan ekonomi telah lebih seimbang. Sebelumnya, para pejabat menekankan pentingnya untuk tidak menghentikan perang melawan inflasi terlalu cepat.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #the-fed #risalah-fomc-juni #risalah-the-fed #pemangkasan-suku-bunga #inflasi #pertumbuhan-ekonomi #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/international/366040/the-fed-belum-siap-pangkas-suku-bunga