Perusahaan Energi Harus Kedepankan Prinsip TJSL
program-program TJSL mengantarkan dampak yang positif kepada masyarakat dan lingkungan - Halaman all
(InvestorID) 05/07/24 18:07 9768865
JAKARTA, investor.id – Perusahaan energi harus mampu mengedepankan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk memastikan dampak positif dari operational excellence ke masyarakat dan lingkungan.
Hal itulah yang dilakukan perusahaan panas bumi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), melalui sejumlah program TJSL atau corporate social responsibility (CSR). Menurut Direktur Utama PGE Julfi Hadi, program-program TJSL Perusahaan telah mengantarkan dampak yang positif kepada masyarakat dan lingkungan. Program- program TJSL Perusahaan berhasil memberikan manfaat kepada 24.543 orang.
Dari jumlah tersebut, para kelompok rentan seperti ibu hamil, anak dengan disabilitas, pemuda pengangguran, lansia, kelompok prasejahtera, petani kopi, dan penjahit perempuan juga menjadi penerima manfaat program.
Tidak hanya itu, program-program TJSL Perusahaan juga memberikan kontribusi kepada pelestarian lingkungan, yang mana PGE berhasil mengurangi limbah hingga 16,3 ton, mengurangi emisi hingga 4.654,7 ton CO2e per tahun, dan melakukan penanaman pohon dengan jumlah lebih dari 68 ribu pohon tertanam. PGE juga telah melakukan upaya konservasi kepada 368 elang dan 29 monyet Yaki.
“Komitmen baik kami ini telah mendapatkan pengakuan secara nasional dan internasional. Kami semakin optimistis bahwa geotermal tidak hanya menjadi energi potensial dengan ketersediaan yang melimpah, tetapi juga membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Julfi Hadi.
Pada ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2024 menganugerahi penghargaan kepada Direktur Utama PGE Julfi Hadi dan juga operasi Perusahaan di tiga wilayah kerja panas bumi. Dalam ajang ISRA 2024 yang digelar di Solo, 27 Juni 2024 lalu, Julfi Hadi dinobatkan sebagai Social Responsibility Person of the Year atas komitmen penuh dan perannya dalam pengurangan emisi karbon. Dia memiliki peran penting dalam mengintegrasikan clean development mechanism (CDM) ke dalam operasional
Perusahaan dan pencapaian Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE- GRK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) atas kegiatan Proyek Lahendong Unit 5 dan 6.
Selain itu, PGE Kantor Pusat, Area Kamojang, Ulubelu, dan Lahendong memperoleh penghargaan silver untuk kategori Economic Empowerment. Sejumlah program TJSL PGE di wilayah kerja tersebut, yaitu Neng Elie, Eloc Berseri, dan Mapalus Tumompaso, berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dengan social return on investment (SROI) masing-masing sebesar 307%, 342%, dan 181%.
“Saya bangga atas pencapaian ini yang diraih berkat kerja keras seluruh keluarga PGE dalam memajukan berbagai dan inisiatif program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. Dengan penghargaan ini, PGE semakin mempertahankan posisinya sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia, dan kelak akan menjadi world center of geothermal excellence,” kata Julfi Hadi.
Editor: Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #panas-bumi #csr #tjsl #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/366213/perusahaan-energi-harus-kedepankan-prinsip-tjsl