Harga Batu Bara Menguat Tiga Hari Beruntun

Harga Batu Bara Menguat Tiga Hari Beruntun

Harga batu bara menguat lagi pada Kamis (4/7/2024). Dengan demikian, harga batu bara menguat dalam tiga hari beruntun. - Halaman all

(InvestorID) 05/07/24 06:45 9826498

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara menguat lagi pada Kamis (4/7/2024). Dengan demikian, harga batu bara menguat dalam tiga hari beruntun. Hal itu ditopang oleh sentimen dari India.  

Harga batu bara Newcastle untuk Juli 2024 naik US$ 1,5 di US$ 136,5 per ton. Sedangkan Agustus 2024 terkerek US$ 1,5 menjadi US$ 137,9 per ton. Sementara itu, September 2024 meningkat US$ 1,7 menjadi US$ 139,1 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Juli 2024 meningkat 2,8% menjadi US$ 106,55. Sedangkan, Agustus 2024 naik US$ 3,85 di US$ 109,45. Sementara itu, September 2024 terkerek US$ 4,05 menjadi US$ 111,9.

Dikutip dari oilprice.com, pertumbuhan produksi tenaga surya adalah yang paling lambat dalam enam tahun, menurut data dari regulator jaringan federal India yang dikutip oleh Reuters. Di sisi lain, produksi batu bara melonjak sebagai respons terhadap peningkatan permintaan. Hasilnya, pangsa hidrokarbon dalam bauran energi India naik menjadi 77,1% selama periode enam bulan.

India memiliki ambisi besar dalam bidang tenaga surya dan sudah menjadi salah satu produsen panel teratas secara global. Pada kuartal pertama tahun ini, kapasitas produksi tenaga surya melonjak hingga 400%, mencapai jumlah penambahan kuartalan tertinggi yang pernah tercatat, yakni total 10 GW.

Namun, hal itu belum cukup untuk menanggapi permintaan listrik yang lebih tinggi selama bulan-bulan panas berikutnya, berdasarkan data operator jaringan yang menunjukkan batu bara adalah sumber utama generator listrik yang digunakan untuk memenuhi permintaan.

Pada kuartal pertama tahun ini, seiring dengan meningkatnya kapasitas tenaga surya, demikian pula produksi batu bara, di tengah penurunan produksi tenaga air. Konsumsi batu bara pada kuartal pertama memang mencapai rekor, mencapai 338 terawatt-jam, menurut laporan dari LSM iklim Ember.

Pangsa batu bara dalam pembangkit listrik India melonjak hingga 77% pada minggu pertama bulan April, naik sekitar 2 poin persentase dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, menurut data dari Grid Controller of India yang dikutip oleh Bloomberg saat itu. Sub benua tersebut bergantung pada batu bara untuk sekitar 70% kebutuhan energinya, meskipun ada pembangunan tenaga surya sebagai bagian dari upaya transisi.

Produksi Batu Bara India

Meskipun ada upaya ini, India juga mendukung perluasan produksi batu bara lokal untuk mengurangi ketergantungannya pada batu bara impor. Bulan lalu, produksi batu bara domestik naik 14,5% menjadi 84,63 ton.

Sementara itu, menurut data terbaru dari Tinjauan Statistik Energi Dunia dari Energy Institute, India sekarang mengonsumsi lebih banyak batu bara daripada gabungan benua Eropa dan Amerika Utara.

Bagan menunjukkan bahwa hal ini tidak terjadi hingga baru-baru ini. Konsumsi batu bara di Eropa dan Amerika Utara tinggi untuk waktu yang lama tetapi telah menurun secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Pada saat yang sama, konsumsi India terus meningkat.

India telah mengalami industrialisasi dan tumbuh pesat. Negara ini memiliki permintaan besar akan energi murah, dan cadangan batu bara yang melimpah di negara ini digunakan untuk memenuhinya.

Berdasarkan basis per kapita, konsumsi batu bara di India baru saja melampaui tingkat di kedua wilayah tersebut. Itu terjadi setelah berabad-abad konsumsi yang lebih tinggi di Amerika Utara dan Eropa.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #batu-bara #sentimen-batu-bara #produksi-batu-bara #listrik-india #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366155/harga-batu-bara-menguat-tiga-hari-beruntun