Senin, 3 Perusahaan Masuk Bursa, Ini Para Pemiliknya

Senin, 3 Perusahaan Masuk Bursa, Ini Para Pemiliknya

Tiga perusahaan dijadwalkan mencatatkan (listing) perdana sahamnya di pada 8 Juli 2024. - Halaman all

(InvestorID) 06/07/24 14:30 9858259

JAKARTA, investor.id - Tiga perusahaan dijadwalkan mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/7/2024) pekan depan.

Mereka adalah PT Intra GolfLink Resort Tbk (GOLF), PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), dan PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES).

Intra GolfLink Resort merupakan perusahaan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Pemegang saham saat ini perseroan terdiri dari PT Bali Pecatu Graha 98,33% saham dan PT Mandalapratama Permai 1,67%. Di mana Tommy Soeharto adalah pengendali dan pemilik manfaat akhir perseroan. Adapun anak Tommy Soeharto, yakni Darma Mangkuluhur Hutomo menjabat komisaris utama perseroan.

Intra GolfLink menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sejumlah 1,95 miliar (10,01%) saham. Perseroan menetapkan harga IPO Rp 200 per saham. Dengan demikian, nilai IPO keseluruhan Rp 390 miliar. Masa penawaran umumnya pada 2-4 Juli 2024.

Terungkap bahwa pada masa penjatahan terpusat (pooling allotment), jumlah pemesanan yang masuk nilainya mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Dengan demikian, telah terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) di pooling allotment sebanyak 27 kali.

Intra GolfLink Resort bergerak dalam bidang jasa konsultasi manajemen dan pengelolaan lapangan golf, pengembangan properti.

Sementara itu Indo American Seafoods menggelar IPO sejumlah 290 juta (20,86%) saham. Perseroan mematok harga IPO Rp 250 sehingga nilai keseluruhan IPO ini adalah Rp 72,5 miliar.

Perseroan berdiri sejak tahun 2006 dan memiliki lokasi tambak udang, pabrik, dan kantor di Lampung Selatan. Indo American Seafoods (ISEA) merupakan bagian dari Grup Indokom. Perseroan utamanya mengekspor ke Jepang dan juga produk olahan udang mentah dan matang untuk pasar Amerika.

Pemegang saham Indo American Seafoods (ISEA) sebelum IPO terdiri dari PT Indo American Foods (IAF) sebanyak 87,75% saham, Saimi Saleh 7,5% saham, dan Ibnu Syena Alfitra 5% saham.

Pengendali perseroan adalah Saimi Saleh yang juga menjabat komisaris utama perseroan. Sedangkan, Ibnu Syena Alfitra menduduki posisi direktur utama perseroan.

Saimi Saleh ayah kandung dari Ibnu Syena Alfitra dan Ibnu Surya Ramadhan yang juga menjabat direktur perseroan.

BLES

Selanjutnya Superior Prima Sukses (BLES) juga dijadwalkan listing sahamnya di BEI pada 8 Juli. Perseroan menggelar IPO sebanyak 1.313.824.000 (15%) saham, dengan masa penawaran umum yang berlangsung 1-4 Juli 2024.

Superior Prima mematok harga penawaran umum Rp 183/saham sehingga nilai keseluruhan IPO Rp 240,42 miliar.

Disebutkan dalam prospektusnya bahwa apabila terjadi kelebihan pemesanan pada penjatahan terpusat, Superior Prima Sukses akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 131.382.400 saham dengan harga penawaran Rp 183 setiap saham.

Sehingga jumlah keseluruhan penawaran umum perdana saham adalah sebanyak-banyaknya 1.445.206.400 saham dengan nilai keseluruhan penawaran umum perdana saham adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 264,47 miliar.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Lotus Andalan Sekuritas.

Perseroan merupakan bagian dari kelompok usaha SPS Corporate, yaitu kelompok usaha yang dimiliki secara langsung oleh Dermawan Suparsono maupun secara tidak langsung melalui PT Global Base Universal.

SPS Corporate sendiri memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam dunia usaha, seperti manufaktur kertas tisu, kertas coklat, carton box, power plant, dan properti.

Pemegang saham Superior Prima Sukses (BLES) sebelum IPO terdiri dari Dermawan Suparsono sejumlah 1,77% saham; Liauw, Billy Law 2,66% saham; PT Tata Utama Gemilang 35,46% saham; PT Global Base Universal 48,76%; dan PT Tancorp Investama Mulia 11,35% saham.

Dermawan Suparsono berusia 50 tahun merupakan pengendali dan juga komisaris utama Superior Prima Sukses (BLES).

Adapun Tancorp Investama Mulia adalah entitas konglomerat ternama, Hermanto Tanoko. Di mana, putri Hermanto Tanoko, yakni Belinda Natalia menjabat komisaris BLES. Hermanto Tanoko tercatat sebagai orang terkaya nomor 16 versi The Real-Time Billionaires dari Forbes dengan kekayaan bersih US$ 2,3 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #tommy-soeharto #bursa-efek-indonesia #hermanto-tanoko #superior-prima-sukses #bles #intra-golflink-resorts #golf #indo-american-seafoods #isea #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366263/senin-3-perusahaan-masuk-bursa-ini-para-pemiliknya