Gunanusa Eramandiri (GUNA) Listing Pekan Depan, Mercy Harga Bajaj?

Gunanusa Eramandiri (GUNA) Listing Pekan Depan, Mercy Harga Bajaj?

Gunanusa Eramandiri (GUNA) dijadwalkan mencatatkan sahamnya pada 9 Juli 2024. - Halaman all

(InvestorID) 06/07/24 13:09 9867811

JAKARTA, investor.id - PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) dijadwalkan mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (9/7/2024) pekan depan.

Perseroan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) 500 juta (20%) saham di harga Rp 150/saham. Sehingga nilai keseluruhan IPO ini adalah Rp 75 miliar.

Masa penawaran umum telah selesai pada 2-5 Juli 2024, dan pencatatan saham di BEI pada 9 Juli 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Panin Sekuritas.

Pemegang saham Gunanusa Eramandiri (GUNA) sebelum IPO terdiri dari Tjokro Gunawan sejumlah 30% saham, Ivan Cokro Saputra 30% saham, Cecilia Lanny Budiman 20% saham, dan Bernice Cokrosaputro 20% saham.

Perseroan telah menetapkan Tjokro Gunawan dan Ivan Cokro Saputra sebagai pengendali dari perseroan. Adapun Tjokro Gunawan merupakan komisaris utama perseroan, sedangkan Ivan Cokro Saputra adalah direktur utama perseroan.

Gunanusa Eramandiri (GUNA) merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang makanan ringan kacang olahan, didirikan oleh Tjokro Gunawan yang telah memiliki pengalaman dalam industri makanan ringan kacang pada tahun 1993 di Cikarang.

Pada awal berdiri, perseroan memfokuskan usahanya pada pembuatan produk kacang tanah yang berkualitas di pabrik seluas 1.000 m2. Seiring berjalannya waktu, perseroan terus melakukan ekspansi bisnis dengan mengakuisisi beberapa perusahaan atau memulai lini bisnis baru yang dapat menopang kegiatan usaha perseroan serta memproduksi jenis kacang lainnya sebagai pengembangan bisnis.

Selama lebih dari 2 dekade, perseroan fokus pada industri pengolahan kacang. Perseroan terus menambah kategori kacang yang diproduksi di 3 fasilitas pabrik dengan luas total 14.885 m2  guna melayani pasar dari berbagai negara.

Seluruh dana yang diperoleh dari IPO saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja perseroan, seperti untuk pembiayaan kebutuhan operasional perseroan, antara lain untuk pembelian bahan baku kacang almond dan kacang tanah.

Valuasi

Sementara itu dalam prospektus IPO manajeman Gunanusa Eramandiri (GUNA) menjelaskan bahwa berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, perseroan mendapatkan laba per saham sebesar Rp 31. Dengan harga saham yang ditawarkan per lembar saham adalah sebesar Rp 150, maka didapatkan price earning ratio (PER) perseroan adalah sebesar 4,84x dan price to book value (PBV) perseroan adalah sebesar 0,55x.

Manajemen menambahkan, bila melihat data PER melalui perhitungan dengan menggunakan asumsi laba neto tahun berjalan per 31 Desember 2023 adalah PER sebesar antara 4,84x yang nilainya lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi PER industri food & beverage yang bernilai 14,84x.

Sedangkan untuk posisi PBV perseroan, lanjut manajemen, dengan asumsi perhitungan book value 31 Desember 2023 menunjukkan nilai PBV perseroan sebesar 0,55x yang nilainya lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi PBV industri food & beverage yang bernilai 1,58x.

“Hal ini menunjukkan tingkat valuasi saham perseroan yang ditawarkan pada valuasi yang menarik dibandingkan perusahaan sejenis,” ungkap manajemen Gunanusa.

Apakah Gunanusa Eramandiri (GUNA) merupakan ‘Mercy harga Bajaj’?

Asal tahu saja, istilah \'Mercy harga Bajaj\' merupakan istilah yang biasa diungkapkan oleh salah satu investor kawakan dalam menilai sebuah perusahaan bagus tapi harga sahamnya murah alias undervalue.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #gunanusa-eramandiri #guna #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366266/gunanusa-eramandiri-guna-listing-pekan-depan-mercy-harga-bajaj