Sejak Kapan Manusia Membuat Popcorn?
Arkeolog memiliki banyak sisa-sisa benda keras, seperti perkakas batu, tetapi benda yang lebih lunak, seperti sisa makanan, jauh lebih sulit ditemukan Halaman all
(Kompas.com) 06/07/24 15:47 9868283
KOMPAS.com - Para ahli mengatakan, asal-usul makanan cukup sulit dipecahkan. Pasalnya, arkeologi bergantung pada sisa-sisa benda padat untuk mencari tahu apa yang terjadi di masa lalu.
Arkeolog memiliki banyak sisa-sisa benda keras, seperti tembikar dan perkakas batu, tetapi benda yang lebih lunak, seperti sisa makanan, jauh lebih sulit ditemukan.
Jika beruntung, benda yang lebih lunak ditemukan di tempat yang sangat kering sehingga dapat mengawetkannya.
Nenek moyang jagung
Untungnya, jagung memiliki beberapa bagian yang keras, seperti kulit biji. Kulit biji adalah bagian popcorn, yang biasanya, tersangkut di gigi.
Dan, karena kita harus memanaskan jagung dengan cara dibakar agar dapat dimakan, para arkeolog menemukan buktinya dengan cara itu.
Yang paling menarik dari semuanya, beberapa tanaman, termasuk jagung, mengandung fragmen kecil seperti batu yang disebut fitolit yang dapat bertahan selama ribuan tahun.
Para ilmuwan cukup yakin terkait asal-usul jagung. Jagung mungkin pertama kali ditanam oleh penduduk asli Amerika di wilayah yang sekarang disebut Meksiko. Para petani awal di sana menjinakkan jagung dari sejenis rumput yang disebut teosinte.
Sebelum bercocok tanam, petani akan mengumpulkan teosinte liar dan memakan bijinya, yang mengandung banyak pati.
Mereka kemudian memilih teosinte dengan biji terbesar dan akhirnya menyiangi dan menanamnya.
Seiring berjalannya waktu, tanaman liar tersebut berkembang menjadi tumbuhan yang kita sebut jagung saat ini.
Ada bukti pertanian yang menunjukkan bahwa jagung berasal dari goa-goa di Meksiko sejak 9.000 tahun lalu. Dari sana, pertanian jagung menyebar ke seluruh Amerika Utara dan Selatan.
Jagung meletus
Mencari tahu kapan orang mulai membuat popcorn lebih sulit. Ada beberapa jenis jagung, yang sebagian besar akan meletus jika dipanaskan, tetapi satu varietas, yang sebenarnya disebut "popcorn" menghasilkan popcorn terbaik.
Para ilmuwan telah menemukan fitolit dari Peru fan biji jagung yang dibakar, dari jenis jagung yang dapat "meletus" ini sejak 6.700 tahun yang lalu.
Dapat dibayangkan bahwa meletuskan biji jagung pertama kali ditemukan secara tidak sengaja. Beberapa biji jagung mungkin jatuh ke dalam api saat memasak, dan siapa pun yang ada di dekatnya menyadari bahwa ini adalah cara baru yang praktis untuk menyiapkan jagung.
Popcorn zaman dulu mungkin tidak seperti camilan yang biasa kita makan di bioskop saat ini, mungkin tidak ada garam dan mentega.
Popcorn juga mungkin tidak disajikan panas dan mungkin agak kenyal dibandingkan dengan versi yang biasa kita makan saat ini.
Sangat sulit untuk mengetahui secara pasti mengapa atau bagaimana popcorn ditemukan, tetapi ahli menduga hal itu adalah cara yang cerdas untuk mengawetkan pati yang dapat dimakan dalam jagung dengan membuang sedikit air di dalam setiap biji jagung, yang membuatnya lebih rentan terhadap pembusukan.
Air panas dalam biji jagung yang keluar sebagai uap itulah yang membuat popcorn meletus. Jagung yang meletus itu kemudian dapat bertahan lama.
#popcorn #sejarah-popcorn #asal-usul-popcorn #sejak-kapan-manusia-membuat-popcorn
https://www.kompas.com/sains/read/2024/07/06/154702923/sejak-kapan-manusia-membuat-popcorn