Transformasi Yayasan BUMN, Erick Thohir Gandeng Temasek
Melalui kerja sama ini, Yayasan BUMN melakukan rebranding, bertransformasi dengan memperkuat visi dan misi serta meluncurkan logo dan konsep baru. Halaman all
(Kompas.com) 06/07/24 18:15 9877657
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Yayasan BUMN bekerja sama dengan Temasek Foundation, yayasan Temasek Holdings Limited, perusahaan milik pemerintah Singapura.
Melalui kerja sama ini, Yayasan BUMN melakukan rebranding, bertransformasi dengan memperkuat visi dan misi serta meluncurkan logo dan konsep baru. Transformasi ini guna memastikan pengelolaan yayasan yang optimal dan tepat guna.
"Sejalan dengan transformasi Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN, kami juga mendorong Yayasan BUMN bertransformasi. Bertransformasi melihat isu-isu masa depan, mengenai isu hijau, isu kesehatan ibu dan anak, dan bagaimana keberlanjutan," ujarnya dalam acara relaunching Yayasan BUMN, di Sarinah, Jakarta, Jumat (5/7/2024).
Ia menuturkan, dalam transformasi ini, fokus Yayasan BUMN akan mengerucut pada dua topik besar yang dampaknya sangat signifikan, yakni isu kesehatan dan isu lingkungan.
Transformasi di bidang kesehatan di antaranya fokus pada peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak serta kesehatan mental, melalui pendekatan yang kolaboratif dan partisipatif.
Sementara terkait dengan lingkungan, adanya degradasi lahan yang mempengaruhi 20 persen lahan di Indonesia menjadi isu tersendiri di yang layak menjadi perhatian bagi Yayasan BUMN.
Erick bilang, Yayasan BUMN dan Temasek Foundation pun telah membuat berbagai program kerja sama, mulai dari riset, hibah, serta program yang fokus memberikan dampak besar pada masyarakat.
Melalui kerja sama ini, ia mengaku, Yayasan BUMN akan banyak belajar dari Temasek Foundation dalam mengelola yayasan yang mendorong kepedulian terhadap pembangunan manusia dan keberlanjutan lingkungan.
Salah satu program yang akan dijalankan Yayasan BUMN dan Temasek Foundation yakni memberikan wadah bagi para inovator Indonesia.
Yayasan membuka pendaftaran untuk 500 peserta yang memiliki program inovatif terkait perbaikan ekosistem lingkungan, kesehatan, dan kesehatan mental di Indonesia. Nantinya jika terpilih, yayasan akan memberikan hibah.
"Ini untuk anak-anak muda Indonesia, inovator Indonesia yang bisa konsisten bagaimana memperbaiki ekosistem kita yang sedang rusak, baik di alam maupun di mental health atau kesehatan. Nah ini kita coba," kata Erick.
Ia menambahkan, dalam upaya transformasi, Yayasan BUMN juga menggandeng para expert panel di
setiap bidangnya sebagai advisor. Salah satunya, aktris Prilly Latuconsina yang ditunjuk menjadi mentor.
Prilly sendiri juga diketahui merupakan Co-Founder Generasi Peduli Bumi, serta Founder dan CMO Sinemaku.
"Tidak bisa anak muda Indonedia dilepas begitu saja tanpa ada mentoring. Tentu mereka perlu pendampingan sehingga bisa melakukan sebuah percepatan," tutupnya.