Bupati Indramayu Bina UMK, Targetkan Tembus Pasar Internasional

Bupati Indramayu Bina UMK, Targetkan Tembus Pasar Internasional

Pembinaan bertujuan memberikan solusi dan membangkitkan potensi besar produk-produk UMK untuk menembus pasar internasional.

(MedCom) 06/07/24 22:31 9898660

Jakarta: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melakukan pembinaan dan sosialisasi Usaha Mikro Kecil (UMK). Pembinaan bertujuan memberikan solusi dan membangkitkan potensi besar produk-produk UMK untuk menembus pasar internasional.

"Karena UMK dirasa punya potensi tersebut, namun belum banyak yang paham celah agar UMK Indramayu bisa Goes to Export," ujar Bupati Indramayu Nina Agustina, Sabtu, 6 Juli 2024.

Sekretaris Daerah Indramayu Aep Surahman menyebut Pemkab Indramayu berkomitmen untuk mengembangkan UMK. Hal ini bisa dilihat dari 10 program unggulan Kabupaten Indramayu, 2 di antaranya yaitu Kredit Usaha Warung Kecil (Kruw-Cil) dan Perempuan Berdikari (Pe-Ri) berpijak pada pengembangan UMKM.
"Pemerintah yakin bahwa pelaku UMK di Indramayu mempunyai semangat yang tinggi dalam mengemban usahanya, namun tidak cukup untuk memasuki pasar internasional, harus mempunyai pengetahuan dan cara-cara terbaik," ujar Aep.

Aep menjelaskan sampai saat ini Pemkab Indramayu telah mengeluarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 74.970 pelaku UMK. Namun, dari jumlah tersebut hanya beberapa saja yang dapat tembus ekspor, terutama di sektor perikanan.

"Adanya pembinaan dan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan ilmu berharga bagi semua pelaku pengusaha yang hadir untuk bisa menembus pasar ekspor," ujar Aep.
Baca juga: Pebisnis Pemula Wajib Tahu 7 Istilah Keuangan yang Sering Dijumpai

Aep menambahkan terkait produk yang akan dijual harus benar-benar diperhatikan, seperti pengemasan, pengiriman dan penanganan dokumen ekspor dengan cermat. Serta, membentuk kemitraan atau kolaborasi dengan distributor lokal atau agen di pasar internasional agar mempermudah akses produk ke pasar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Indramayu Dadang Oce Iskandar menyampaikan pelaksanaan kegiatan tersebut terdapat 120 pelaku UMK. Terdiri dari pengrajin ekonomi kreatif dan perwakilan kuliner.

Oce menjelaskan pembinaan tersebut difokuskan pada prospek, sebelum mencapai tujuan akhir yaitu ekspor produk. Harus memperhatikan segala hal yang menjadi panduan dalam pelaksanaanya, agar perjalanan menuju ekspor tidak ada kendala.

"Berdagang di pasar internasional sangat berbeda dengan domestik. Maka dari itu, pelaku UMK harus selalu siap beradaptasi dengan perubahan pasar. Sehingga UMK Indramayu dapat memenuhi standar dan persyaratan ekspor, dan dapat bersaing secara global," ujar Oce.



(AGA)

#bupati-indramayu #umkm

https://www.medcom.id/nasional/daerah/JKRdQxVb-bupati-indramayu-bina-umk-targetkan-tembus-pasar-internasional