Perangi Perburuan Liar, Cula Badak Disuntik Radioaktif

Perangi Perburuan Liar, Cula Badak Disuntik Radioaktif

Cula badak jadi 'item' yang sangat dicari di pasar gelap Halaman all

(Kompas.com) 07/07/24 14:33 9970639

KOMPAS.com - Ilmuwan Afrika Selatan menyuntikan bahan radioaktif ke dalam culabadak yang masih hidup.

Proyek rintisan tersebut dilakukan untuk memudahkan mendeteksi badak di pos perbatasan yang bertujuan untuk membatasi perburuan liar.

Afrika Selatan adalah rumah bagi sebagian besar badak dunia dan juga menjadi pusat perburuan liar yang didorong oleh permintaan dari Asia.

Cula badak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mendapatkan efek terapeutik.

Mengutip Science Alert, Kamis (27/6/2024) dalam proyek ini, James Larkin, direktur unit radiasi dan fisika kesehatan Universitas Witwatersrand yang memelopori inisiatif ini, mengatakan ia telah memasukkan dua keping radioaktif kecil ke dalam cula.

Bahan radioaktif akan membuat cula tidak berguna karena pada dasarnya beracun untuk dikonsumsi manusia.

Badak yang disuntik radioaktif tidak merasakan sakit apa pun. Selain itu dosis bahan radioaktifnya sangat rendah sehingga tidak berdampak terhadap kesehatan hewan atau lingkungan.

Selain itu, radioaktif dapat memicu detektor yang dipasang secara global di pos perbatasan internasional yang memiliki detektor radiasi genggam untuk mendeteksi barang selundupan.

Tahap terakhir dari proyek adalah perawatan setelah hewan menjalani penyuntikan radioaktif.

Sebanyak dua puluh badak hidup akan menjadi bagian dari proyek yang diberi nama Rhisotope ini.

Tim kemudian akan mengambil sampel darah lanjutan untuk memastikan badak dilindungi secara efektif.

Bahan radioaktif sendiri akan bertahan selama lima tahun.

"Mungkin ini adalah cara yang bisa menghentikan perburuan liar," kata Arrie Van Deventer, pendiri tempat perlindungan badak Limpopo di kawasan Waterberg, Afrika Selatan.

Kementerian Lingkungan Hidup Afrika Selatan menyebut meski ada upaya pemerintah untuk mengatasi perdagangan satwa liar, 499 mamalia raksasa dibunuh pada tahun 2023 dan sebagian besar di taman yang dikelola negara.

Dan cula badak sangat dicari di pasar gelap di mana harga berdasarkan beratnya bisa menyaingi emas.

Rhino foundation sendiri menyebut sekitar 15.000 badak hidup di negara Afrika bagian selatan.

#badak #cula #radioaktif #perburuan-liar

https://www.kompas.com/sains/read/2024/07/07/143300923/perangi-perburuan-liar-cula-badak-disuntik-radioaktif