#30 tag 24jam
Arah IHSG & Rekomendasi Saham Pilihan Analis untuk Akhir Pekan Ini (2/8)
para analis memberikan rekoemndasi saham untuk hari ini [912] url asal
#ihsg #indeks-harga-saham-gabungan-ihsg #saham-ihsg #proyeksi-ihsg #ihsg-hari-ini #rekomendasi-saham #rekomendasi-saham-hari-ini #prediksi-ihsg-hari-ini #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebij
(Kontan-Investasi) 02/08/24 07:55
v/12972145/
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai bulan Agustus di jalur hijau, menanjak 0,97% ke level 7.325,98 pada Kamis (1/8). Peluang penguatan IHSG masih terbuka, tapi perlu waspada aksi profit taking di akhir pekan ini, Jum'at (2/8).
Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto melihat IHSG mengalami rebound menyambut sentimen statement The Fed tentang potensi pemangkasan suku bunga. Namun, respons pasar tampak masih belum solid dengan nilai transaksi yang masih minim pada level Rp 9,4 triliun.
Meski begitu, pada perdagangan kemarin terjadi aksi beli bersih (net buy) yang cukup besar, sebesar Rp 860,93 miliar di pasar reguler.
Sementara itu, Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengamati sejumlah indeks yang melemah pada perdagangan kemarin.
Nasdaq memimpin pelemahan mayoritas indeks Wall Street sebesar -2,30%. Pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa The Fed mungkin sudah terlambat dalam memangkas sukubunga acuan untuk mencegah resesi ekonomi di Amerika Serikat (AS).
Sejalan dengan Wall Street, mayoritas indeks di Eropa juga melemah signifikan. Dari pasar komoditas, harga minyak mengalami pullback pada perdagangan kemarin. Harga brent melemah 1.63% ke US$ 79,52 per barel dan harga crude melemah 2.05% ke US$ 76,31 per barel.
Valdy memperkirakan IHSG dibayangi oleh pelemahan signifikan indeks-indeks global. Dus, IHSG rawan terkena aksi profit taking pada hari ini pasca penguatan hampir 1% pada perdagangan kemarin.
Founder Stocknow.id Hendra Wardana turut menyoroti pergerakan indeks AS yang mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin. Hal ini dapat memicu pesimisme investor terhadap pergerakan pasar saham, termasuk IHSG hari ini.
Secara teknikal, Hendra mengamati IHSG sedang bergerak dalam fase sideways pada rentang 7.207 -7.321. Hendra pun memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak dengan kecenderungan melemah terbatas dengan menguji level support 7.261 dan resistance di posisi 7.354.
Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi juga melihat peluang IHSG melakukan koreksi teknikal. Namun selama di atas support garis MA50, maka IHSG berpeluang untuk kembali rebound dan membuat higher high level.
Namun jika breakdown support garis MA20 maka IHSG berpeluang untuk kembali melakukan koreksi dan menguji support garis MA100. Wafi memprediksi rentang pergerakan IHSG saat ini berada dikisaran 7.200 hingga 7.400.
Sementara itu, William memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan menguat terbatas pada rentang 7.200 – 7.354. Level tersebut menjadi support - resistance saat terbentuknya pola konsolidasi.
Sedangkan Valdy menaksir IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang support 7.310, pivot pada 7.335 dan resistance di 7.450. Berikut rekomendasi saham pilihan dari para analis untuk perdagangan akhir pekan ini, Jum'at (2/8):
Rekomendasi saham dari Phintraco Sekuritas
Saham pilihannya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR),
Berikut beberapa analisanya:
1. BBRI
- Entry level: Rp 4.700 - Rp 4.750.
- Target harga 1: Rp 4.970 - Rp 5.000
- Targe harga 2: Rp 5.200 - Rp 5.300
- Stoploss: < Rp 4.600.
2. BBNI
- Entry level: Rp 5.000 - Rp 5.075
- Target harga 1: Rp 5.200
- Target harga 2: Rp 5.400
- Stoploss: < Rp 4.870
3. TOWR
- Entry level: Rp 800 - Rp 810
- Target harga: Rp 860
- Stoploss: < Rp 780.
Rekomendasi saham dari WH-Project:
1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
- Analisa: Pengujian support pada 2.720, tren melemah dan ada sentimen negatif dari kinerja.
- Rekomendasi: wait and see
- Support: Rp 2.720
- Resistance: Rp 3.040.
2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
- Analisa: Potensi membentuk demand zone pada area 5.850 – 6.325.
- Rekomendasi: buy
- Support: Rp 5.850
- Resistance: Rp 6.325.
3. PT Timah Tbk (TINS)
- Analisa: Potensi melemah terindikasi dari candlestick yang membentuk shooting star.
- Rekomendasi: sell on strength
- Support: Rp 915
- Resistance: Rp 1.035.
4. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
- Analisa: Tren menguat namun pergerakan harga sedang menguji resistance 430, berpotensi melemah apabila tidak mampu ditembus.
- Rekomendasi: speculative buy
- Support: Rp 414
- Resistance: Rp 430.
Rekomendasi saham dari Stocknow.id
1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
- Strategi swing trade, buy pada harga Rp 1.120
- Target harga 1: Rp 1.155
- Target harga 2: Rp 1.195
- Stoploss: Rp 1.080.
2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
- Strategi swing trade, buy pada harga Rp 820
- Target harga 1: Rp 845
- Target harga 2: Rp 860
- Stoploss: Rp 790.
3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
- Strategi swing trade, speculative buy pada harga Rp 3.830
- Target harga 1: Rp 3.970
- Target harga 2: Rp 4.070
- Stoploss: Rp 3.680.
4. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
- Strategi swing trade, buy pada harga Rp 580
- Target harga 1: Rp 595
- Target harga 2: Rp 615
- Stoploss: Rp 560.
Rekomendasi saham RHB Sekuritas Indonesia
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
- Buy area disekitar Rp 4.730
- Target jual di Rp 4.960 hingga Rp 5.300.
- Cut loss di Rp 4.650.
2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
- Buy area disekitar Rp 1.100
- Target jual di Rp 1.195 hingga Rp 1.300.
- Cut loss di Rp 1.055.
3. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
- Buy area disekitar Rp 2.480
- Target jual di Rp 2.700 hingga Rp 2.900.
- Cut loss di Rp 2.410.
4. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
- Buy area disekitar Rp 600
- Target jual di Rp 630 hingga Rp 660.
- Cut loss di Rp 580.
Masuk Blue Chip, Harga Saham Ini Malah Merosot, Sebaiknya Jual, Tahan / Beli?
Analis merekomendasikan beli saham JSMR dengan target harga Rp 5.700-Rp 6.000 per saham [703] url asal
#jasa-marga #pt-jasa-marga-tbk #pt-jasa-marga-tbk-jsmr #rekomendasi-saham #rekomendasi-saham-hari-ini #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #market-amp-rekomendasi
(Kontan-Investasi) 02/08/24 07:50
v/12972146/
Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendatang baru kelompok saham blue chip di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan harga pada hari pertama perdagangan. Dengan penurunan harga saham blue chip tersebut, sekarang saatnya jual, beli atau tahan?
Saham blue chip adalah saham lapis satu yang telah berpengalaman lama di lantai bursa. Saham blue chip biasanya memiliki fundamental kuat dan nilai kapitalisasi pasar besar mencapai puluhan hingga ratusan triliun rupiah.
Di BEI, saham blue chip biasanya menjadi anggota indeks mayor seperti LQ45. BEI baru saja memperbarui daftar keanggotaan LQ45 untuk periode Agustus-Oktober 2024.
Saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menjadi anggota baru LQ45 mulai 1 Agustus 2024 kemarin. Namun pada perdagangan hari pertama sebagai blue chip, harga saham JSMR malah terkoreksi 150 poin atau 2,70% ke level 5.400.
Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto melihat, pergerakan saham JSMR ada di level support Rp 5.100 per saham dan resistance Rp 5.700-Rp 6.000 per saham dengan tren menguat. William pun merekomendasikan beli untuk JSMR dengan target harga Rp 5.700-Rp 6.000 per saham.
Analis Phillip Sekuritas Indonesia Joshua Marcius melihat, pergerakan saham JSMR tertahan di bawah area resistance Rp 5.650 per saham dan terbentuk rising wedge, sehingga berpotensi melemah ke area support Rp 5.100 per saham. Joshua pun merekomendasikan wait and see untuk JSMR.
Equity Analyst Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora melihat, kenaikan kinerja JSMR dikerek oleh momen Pemilu 2024, libur Lebaran, dan libur panjang lainnya.
“Momentum itu meningkatkan mobilitas masyarakat di semester i 2024,” ujar dia kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).
Di semester II, kinerja JSMR diperkirakan masih akan bertumbuh, mengingat ada rangkaian Pilkada 2024 di periode ini.
“Selain itu, adanya potensi penurunan suku bunga juga akan membuat beban bunga JSMR menurun, sehingga laba bersih akan bagus,” paparnya.
Andhika pun merekomendasikan sell on strength untuk JSMR, karena secara teknikal sudah berada di area resistance.
“Para pelaku pasar bisa sell on strength terlebih dahulu untuk jangka pendek,” paparnya.
Kinerja JSMR semester I 2024
JSMR mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,34 triliun di semester I 2024. Keuntungan Jasa Marga naik 104,32% secara tahunan alias year on year (YoY) dari Rp 1,14 triliun.
Melansir laporan keuangan, JSMR kompak mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba bersih di paruh pertama tahun ini. JSMR membukukan pendapatan sebesar Rp 13,07 triliun, naik 46,49% YoY.
Secara rinci, pendapatan JSMR ditopang segmen pendapatan tol sebesar Rp 8,37 triliun. Disusul segmen pendapatan konstruksi Rp 3,96 triliun dan segmen pendapatan usaha lainnya Rp 732,68 miliar.
Beban pokok pendapatan JSMR sebesar Rp 7,69 triliun di akhir Juni 2024, meningkat 45,63% YoY. Alhasil, laba kotor JSMR tercatat Rp 5,37 triliun di semester I 2024, tumbuh 47,74% YoY dari Rp 3,63 triliun di periode sama tahun lalu.
Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Nixon Sitorus mengatakan, Jasa Marga juga berhasil mencatatkan realisasi EBITDA Jasa Marga yang mencapai Rp 6,13 triliun, naik sebesar 47,89% dari tahun lalu.
Pencatatan laba bersih ini telah memasukkan efek dari penyesuaian atas penerapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 72/2023 terkait Penyusutan Harta Berwujud dan/atau Amortisasi Harta Tak Berwujud yang dilakukan oleh Jasa Marga, di mana terdapat penambahan Pendapatan Pajak Tangguhan sebesar Rp 600,41 miliar (non-cash).
Apabila efek atas penyesuaian PMK 72/2023 tersebut dikeluarkan dari perhitungan Laba Bersih, maka diperoleh nilai core profit Jasa Marga sebesar Rp 1,75 triliun pada semester I tahun 2024. Laba inti Jasa Marga ini tumbuh 52,05% dibandingkan dengan semester I tahun 2023.
Di sisi lain, Jasa Marga juga mencatat peningkatan total volume transaksi di jalan tol Jasa Marga Group sebesar 636,8 juta kendaraan sepanjang semester I 2024. Jumlah ini meningkat sebesar 1,3% YoY.
“Realisasi lalu lintas harian rata-rata (LHR) di jalan tol Jasa Marga Group mencapai 3,49 juta kendaraan setiap harinya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (31/7).
Hingga semester I 2024, Jasa Marga memiliki total panjang jalan tol Jasa Marga Group yang telah beroperasi sepanjang 1.264 KM yang merepresentasikan 47% jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.
“Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki Jasa Marga adalah 1.736 KM di seluruh Indonesia,” paparnya.
Laba Emiten Saham Blue Chip Ini Naik Tinggi Semester I 2024, Saat Beli / Jual?
Analis rekomendasi buy on wekness saham MEDC dengan mencermati support Rp 1.295 dan target harga Rp 1.420-Rp 1.470 [829] url asal
#pt-medco-energi-internasional-tbk #medc #rekomendasi-saham #rekomendasi-saham-hari-ini #saham-medc #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #market-amp-rekomendasi
(Kontan-Investasi) 02/08/24 07:23
v/12969717/
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja salah satu emiten saham blue chip di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini sangat bagus pada semester I 2024. Apakah saham blue chip ini layak untuk investasi?
Saham blue chip adalah saham lapis satu yang telah berpengalaman di lantai bursa. Saham blue chip biasanya memiliki fundamental kuat dan kapitalisasi pasar besar mencapau puluhan hingga ratusan triliun rupiah.
Di BEI, saham blue chip biasanya menjadi anggota indeks mayor seperti LQ45. Salah satu saham LQ45 dengan kinerja bagus pada semester I 2024 adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
MEDC meraih laba bersih senilai US$ 200,99 juta atau melejit setinggi 68,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau secara Year onYear (YoY).
Sebagai perbandingan, MEDC membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 119,46 juta pada semester I-2023. Untuk gambaran saja, jika dikonversi memakai kurs saat ini Rp 16.240 per dolar Amerika Serikat, maka laba bersih MEDC semester I-2024 setara dengan Rp 3,26 triliun.
Bottom line MEDC ikut terangkat oleh kenaikan pendapatan yang meningkat 4,50% YoY dari US$ 1,11 miliar menjadi US$ 1,16 miliar pada semester I-2024. Pendapatan MEDC didapat dari kontrak dengan pelanggan sebesar US$ 1,14 miliar dan pendapatan keuangan US$ 24,30 juta, yang masing-masing tumbuh 4,58% dan 10%.
Chief Executive Officer Medco Energi Internasional Roberto Lorato mengungkapkan kinerja MEDC pada semester I-2024 didorong oleh harga komoditas yang lebih tinggi dan peningkatan kontribusi pendapatan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Sebagai informasi, top line dan bottom line AMMN menanjak dengan level kenaikan signifikan. Pendapatan AMMN melejit 166,76% YoY menjadi US$ 1,54 miliar. Sedangkan laba bersih AMMN terbang 300% ke level US$ 475,25 juta.
MEDC menggenggam sebanyak 15,16 miliar saham atau setara 20,91% kepemilikan pada AMMN. Roberto menambahkan, kinerja operasional MEDC juga sejalan dengan panduan, termasuk program pengeboran yang membuahkan hasil.
"Fitch dan S&P juga meningkatkan peringkat kredit kami menjadi BB-, yang merupakan bukti keberhasilan MedcoEnergi dalam menjalankan strategi pertumbuhan dan deleveraging yang konsisten,” ungkap Roberto dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (31/7) malam.
Secara operasional, produksi minyak dan gas (migas) MEDC pada semester I-2024 tercatat sebanyak 153 million barrel oil equivalent per day (mboepd). Di atas panduan, tetapi 5% lebih rendah dari realisasi semester I-2023.
Hal itu terutama disebabkan oleh berkurangnya hak kelola Corridor setelah perpanjangan Production Sharing Contract (PSC), permintaan gas yang lebih rendah di Singapura dan divestasi Blok 12W Vietnam. Tetapi sebagian diimbangi oleh volume minyak yang lebih tinggi dari Blok 60 Oman dan Natuna.
Di segmen ketenagalistrikan, MEDC mencatatkan penjualan sebesar 2.003 Gigawatt hour (GWh). Sedangkan dari sisi belanja modal (capex), MEDC mengalokasikan dana sebanyak US$ 188 juta pada semester I-2024.
Serapan capex itu terdiri dari US$ 152 juta pada segmen migas, terutama untuk melanjutkan pengembangan di Natuna, Corridor, dan sumur produksi di Blok 60 Oman. Sedangkan US$ 36 juta sebagai capex ketenagalistrikan.
Direktur Utama Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro merasa puas dengan kinerja MEDC pada semester I-2024. "Akuisisi Oman berjalan dengan baik, dan dividen yang lebih tinggi baru-baru ini menunjukkan komitmen kami yang berkelanjutan untuk memberikan imbal balik kepada para pemegang saham," ungkapnya.
Sekadar mengingatkan, dalam panduan tahun 2024, MEDC membidik produksi migas sebesar 145 mboepd - 150 mboepd dan 4.100 GWh penjualan ketenagalistrikan. MEDC mengalokasikan capex sebesar US$ 350 juta untuk segmen migas dan US$ 80 juta untuk ketenagalistrikan.
Rekomendasi Saham
Investment Analyst Stockbit Hendriko Gani menilai kinerja MEDC pada semester I-2024 sesuai ekspektasi. Catatan Hendriko, capaian laba bersih MEDC disebabkan oleh pendapatan tidak berulang seperti pendapatan dividen, serta didorong oleh lonjakan laba entitas asosiasi.
Tapi secara operasional, laba usaha MEDC berada di bawah ekspektasi. Seiring dengan kenaikan beban pokok pendapatan pada kuartal II-2024 yang menyebabkan tergerusnya margin laba kotor.
Sementara itu, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer melihat peluang MEDC untuk melanjutkan pertumbuhan pada sisa tahun ini masih terbuka. Dorongan bagi MEDC akan datang dari kenaikan harga minyak mentah global.
"Apalagi baru-baru ini harga minyak mentah dunia kembali terkerek, sejalan dengan terhambatnya pasokan minyak akibat konflik yang terus meluas," kata Miftahul kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).
Sebagai rekomendasi, Miftahul menyarankan trading buy saham MEDC dengan target harga Rp 1.395. Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William turut melihat potensi bagi MEDC untuk kembali menumbuhkan kinerja pada semester II-2024.
William merekomendasikan buy MEDC dengan support di Rp 1.200 dan resistance pada Rp 1.500. Sedangkan secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengingatkan saham MEDC masih memiliki potensi untuk terkoreksi dalam jangka pendek.
Dus, Herditya menyarankan peluang buy on wekness dengan mencermati support Rp 1.295 dan resistance di Rp 1.390, untuk target harga Rp 1.420-Rp 1.470.
Pada perdagangan Kamis (1/8), harga saham MEDC ditutup menguat 1,52% ke harga Rp 1.340 per saham. Selama perdagangan 5 hari terakhir, harga saham MEDC terakumulasi naik 70 poin atau 5,51%.
Ini Kata Analis Anugerah Sekuritas Soal Potensi Penjualan dan Kupon Sukuk Ritel SR021
Potensi penawaran SR021 masih akan baik diterima masyarakat [283] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan-Investasi) 02/08/24 07:10
v/12968928/
Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sukuk Ritel (SR) seri SR021 akan segera diterbitkan pada 23 Agustus - 18 September 2024 (tentative). Penawaran produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel ini diproyeksi masih akan diterima baik oleh masyarakat.
Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto menilai, potensi penawaran SR021 masih akan baik diterima masyarakat. Hal itu karena pendalaman pasar Surat Berharga Negara (SBN) ritel terus lebih baik.
“Dari sisi serapan, saya memperkirakan SR021 bisa mencapai sekitar Rp 15 triliun – Rp 20 triliun,” ujar Ramdhan kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).
Menurut Ramdhan, kemungkinan penjualan SR021 mencapai Rp 20 triliun sangat terbuka karena sifatnya dapat diperdagangkan (tradable). Ini artinya investor dapat mencairkan atau menjual kepemilikan SBN ritelnya, jika membutuhkan dana cepat.
Dari sisi potensi imbal hasil (kupon) SR021, dia memperkirakan, besaran kupon bisa lebih kecil dari seri sebelumnya. Kupon SR021 mungkin akan berkisar 6,2% - 6,4% per tahun untuk kedua tenor yang akan diterbitkan.
Sebagai perbandingan, SR020 menawarkan kupon sebesar 6,3% dan 6,4% untuk tenor 3 tahun dan tenor 5 tahun.
Sementara, SBR013 yang baru sebelumnya terbit menawarkan kupon 6,45% dan 6,60% untuk masing-masing tenor 2 dan 4 tahun.
Ramdhan memandang, kondisi pasar surat utang terkini sudah cukup membaik yang tercemin dari turunnya yield obligasi.
Walau tidak begitu signifikan, pasar obligasi Indonesia dinilai merespon positif terkait arah suku bunga the Fed dan Bank Indonesia (BI) yang akan bergerak turun.
Ramdhan memproyeksi, yield SBN 10 tahun sebagai acuan mungkin akan berkisar 6,7% - 6,8% di akhir 2024.
Penguatan pasar obligasi kemungkinan agak terbatasi karena masih adanya ketidakpastian terkait pemilu di Amerika Serikat (AS) dan arah suku bunga Fed yang berubah dari proyeksi awal tahun.
Pendapatan Naik, Intip Prospek Tiga Emiten Teknologi di BEI
Meski masih menderita kerugian, tetapi mayoritas emiten teknologi menunjukkan perbaikan dan pertumbuhan kinerja keuangan. [710] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan-Investasi) 02/08/24 06:15
v/12963775/
Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski masih menderita kerugian, tetapi mayoritas emiten teknologi kelas kakap menunjukkan perbaikan dan pertumbuhan kinerja keuangan di semester pertama 2024.
Berikut kinerja keuangan tiga emiten sektor teknologi di semester pertama 2024:
| Pendapatan | % | Laba | % Laba | |
| GOTO | Rp 7,73 triliun | 12,40% | -Rp 2,69 triliun | 62,30% |
| BELI | Rp 7,85 triliun | 0,98% | -Rp 1,18 triliun | 32,7% |
| BUKA | Rp 2,41 triliun | 10,61% | -Rp 751,9 miliar | -93,16% |
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp 7,73 triliun per Juni 2024. Pendapatan GOTO meningkat 12,40% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 6,88 triliun.
Sejalan dengan itu, beban dan biaya yang harus dipikul GOTO mengalami efisiensi. Per Juni 2023, jumlah beban GOTO hanya sebesar Rp 9,46 triliun atau turun 27,15% YoY dari Rp 12,99 triliun.
Dari sisi bottom line, rugi diatribusikan kepada pemilik entitas induk GOTO mencapai Rp 2,69 triliun per Juni 2024. Ini menyusut 62,30% secara dari Rp 7,16 triliun per Juni 2024.
Presiden Direktur Grup GoTo Patrick Walujo mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari strategi pasar massal GOTO, inovasi produk, dan pendekatan kepada pelanggan.
Dia bilang Grup GOTO telah memperluas dan memperdalam jangkauan pelanggan dengan produk-produk baru yang menarik lebih banyak orang, sambil menurunkan biaya pelayanan.
"Untuk di paruh kedua tahun ini, kami akan semakin mempercepat laju pertumbuhan, membangun fondasi kuat yang telah dikembangkan," kata Patrick dalam earning calls baru-baru ini.
Penurunan rugi bersih juga terjadi dialami oleh perusahaan besutan Grup Djarum, yakni PT Global Digital Niaga Tbk (BELI). Rugi tahun berjalan BELI per 30 Juni 2024 mencapai Rp 1,18 triliun atau menyusut 32,7% secara tahunan.
Dari sisi top line, pendapatan bersih emiten pengelola e-commerce Blibli ini mencapai Rp 7,85 triliun di sepanjang semester I-2024. Raihan ini naik 0,98% YoY dari Rp 7,77 triliun dari posisi semester I-2023
Ronald Winardi, Chief Financial Officer Global Digital Niaga bilang strategi pertumbuhan omnichannel yang selektif, meningkatkan laba bruto, dan pengendalian biaya yang disiplin telah efektif dalam meningkatkan kinerja.
"Kami akan terus menjalankan strategi omnichannel, yang mencakup perluasan titik kontak konsumen melalui kemitraan dengan pemegang merek global terkemuka," kata Ronald.
Berbeda dari dua emiten sebelumnya, rugi bersih PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) justru semakin membengkak. Sebenarnya, BUKA masih mencetak pertumbuhan pendapatan, tapi harus tertekan oleh kerugian investasi.
Adapun BUKA membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 10,61% YoY menjadi Rp 2,41 triliun di semester I-2024. Pada periode yang sama di 2023, pendapatan bersih BUKA mencapai Rp 2,18 triliun.
Namun pertumbuhan top line BUKA harus tertekan karena rugi nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi bersih mencapai Rp 1,32 triliun di semester I-2024. Di periode yang sama pada 2023, pos ini hanya minus Rp 120,82 miliar.
Alhasil, rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Bukalapak mencapai Rp 751,9 miliar. Ini lebih buruk dari posisi per Juni 2023, sebesar minus Rp 389,27 miliar.
Presiden Direktur Bukalapak Teddy Oetomo menyampaikan meskipun kuartal II-2024 relatif lebih statis, tetapi pihaknya puas dengan kinerja BUKA di paruh pertama tahun ini.
Teddy menjelaskan mengulangi kesuksesan kinerja kuartal pertama merupakan sebuah tantangan dengan adanya bulan Ramadan yang secara khusus mempengaruhi pendapatan segmen offline to online (O2O).
Momen Ramadan yang jatuh pada Maret 2024 merupakan periode tertinggi dan sudah tercatat di kuartal I-2024. Namun perayaan Idul Fitri diikuti oleh musim liburan menunjukkan penurunan tingkat belanja.
"Meskipun begitu, secara keseluruhan pendapatan meningkat 11% di paruh pertama tahun ini dibandingkan tahun lalu dengan take rate lebih dari 3%," jelas Teddy.
Merespon rilis kinerja tersebut, beberapa saham teknologi berhasil bangkit. Terutama, GOTO yang berhasil bangkit dari level gocap. Hingga akhir perdagangan Kamis (1/8) GOTO parkir di level Rp 54 per saham.
Equity Analyst Mirae Asset Sekuritas Christopher Rusli menjelaskan saat ini perusahaan teknologi tengah berfokus pada profitabilitas karena biaya pendanaan yang meningkat dan investor memprioritaskan profitabilitas.
Dia mencermati para emiten teknologi telah beralih dari strategi pertumbuhan tanpa batas menjadi fokus pada EBITDA atau laba bersih disesuaikan, yang mengarah pada peningkatan monetisasi dan rasionalisasi biaya.
"Namun sentimen positif untuk sektor teknologi diperlukan agar mendorong harga saham naik, dengan potensi penurunan suku bunga pada paruh kedua tahun 2024 akan menjadi katalis utama," jelas Christopher.
Cek Rekomendasi 4 Saham Prajogo Pangestu Setelah Rilis Kinerja Keuangan
Empat emiten Prajogo Pangestu membukukan kinerja yang beragam dalam periode setengah tahun ini. [802] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan-Investasi) 02/08/24 05:50
v/12963785/
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat emiten Grup Barito membukukan kinerja yang bervariasi di akhir semester pertama tahun ini. Kinerja tiga emiten milik taipan Prajogo Pangestu tidak terlalu mentereng. Hanya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang tumbuh signifikan.
Direktur Utama PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Agus Salim Pangestu mengungkapkan bahwa penurunan pendapatan konsolidasi disebabkan oleh volatilitas sektor petrokimia global. Bersamaan dengan itu, ada turnaround maintenance (TAM) terjadwal yang mengakibatkan penurunan volume penjualan secara keseluruhan.
Kemudian, ada pemeliharaan di salah satu unit operasi panas bumi. Di sisi yang lain, kontribusi dari Sidrap I yang baru saja diakuisisi membantu mengurangi sebagian penurunan pendapatan. Pada periode ini berhasil mencapai rekor produksi tertinggi sejak pertama kali beroperasi.
Agus mengatakan bahwa BRPT terus melanjutkan ekspansi. Emiten ini bertumbuh secara organik dan anorganik lewat serangkaian akuisisi untuk mendukung pertumbuhan.
"Akuisisi dan kemitraan strategis akan terus memperkuat posisi pasar dan mendukung transisi kami menjadi pemain regional yang terkemuka," ungkap Agus dalam keterbukaan informasi, Rabu (31/7).
Berikut kinerja empat emiten Grup Barito di semester pertama 2024:
| Pendapatan | % | Laba | % Laba | |
| BRPT | US$ 1,15 miliar | -16,05% | US$ 34,49 juta | 13,60% |
| TPIA | US$ 866,49 juta | -19,34% | -US$ 47,46 juta | -8.000% |
| BREN | US$ 290,07 juta | -2,32% | US$ 57,95 juta | 0,53% |
| CUAN | US$ 309,69 juta | 348,43% | US$ 29,57 juta | 163,31% |
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebagai induk Grup Barito meraih laba bersih senilai US$ 34,49 juta pada semester I-2024. Meningkat 13,60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau Year onYear (YoY), yang kala itu sebesar US$ 30,36 juta.
Capaian ini didapat ketika pendapatan BRPT menyusut 16,05% YoY menjadi US$ 1,15 miliar. Pendapatan BRPT ditopang oleh segmen petrokimia senilai US$ 866 juta dan energi sebesar US$ 290 juta.
Pendapatan dari petrokimia dan energi masing-masing turun sekitar 19,4% dan 2,4%. Sedangkan pendapatan BRPT dari segmen lainnya stabil di level US$ 3 juta.
Tantangan di bisnis petrokimia tercermin dari penurunan kinerja top line dan bottom line anak usaha BRPT, yakni TPIA. Pendapatan TPIA anjlok 19,34% YoY dari US$ 1,07 miliar menjadi US$ 866,49 juta pada semester I-2024.
Secara bottom line, rugi bersih TPIA meroket 7.999,65% YoY menjadi US$ 47,46 juta pada semester I-2024. Sebagai perbandingan, rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk TPIA di semester I-2023 masih sebesar US$ 586.000.
Direktur Chandra Asri Pacific Suryandi mengatakan bahwa kinerja TPIA sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi pasar global yang penuh tantangan dan pemeliharaan terjadwal (TAM) pada kuartal II-2024. Hal ini menyebabkan penurunan volume penjualan.
Volume penjualan pada semester I-2024 tercatat sebesar 91 kilo ton (KT), menurun dari 105 KT pada semester I-2023. Meski mengalami penurunan kinerja, Suryandi mengatakan TPIA melakukan strategi ekspansi untuk mencapai pertumbuhan eksponensial dan berkelanjutan.
Pada Mei 2024, TPIA dan Glencore Plc menandatangani Perjanjian untuk mengakuisisi seluruh kepemilikan Shell Singapore Pte. Ltd. di Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP). Melalui CAPGC Pte. Ltd., perusahaan joint-venture yang mayoritas dimiliki oleh TPIA dan minoritas oleh Glencore.
Akuisisi tersebut mencakup kilang dengan kapasitas 237.000 barel per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton di Pulau Bukom, dan aset kimia hilir di Pulau Jurong. Transaksi ini diharapkan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2024.
Meski kinerja tidak terlalu mentereng, harga saham emiten Grup Barito kompak menanjak pada Kamis (1/8). BRPT menguat 2,75% ke level Rp 1.120, TPIA meningkat 1,81% menjadi Rp 9.825 dan BREN naik 0,29% ke posisi Rp 8.675.
Sementara harga CUAN justru stagnan di level Rp 8.475 per saham. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto mengamati bahwa laju pasar saham di awal Agustus ini, termasuk pada saham Grup Barito tidak semata-mata digerakkan oleh rilis kinerja semester I-2024.
William melihat ada faktor eksternal yang juga memiliki peran signifikan, terutama dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September 2024. "Penguatan hari ini kemungkinan ada euforia pasar," ungkapnya kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).
William lantas mengingatkan pelaku pasar untuk berhati-hati, lantaran secara teknikal ada indikasi jenuh beli pada sejumlah saham milik Prajogo Pangestu. William menyarankan sell on strength pada saham BREN, TPIA dan CUAN. Sedangkan untuk BRPT masih layak buy dengan target harga di Rp 1.250.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menambahkan, secara teknikal ada potensi koreksi dalam jangka pendek untuk BRPT dan BREN. Namun di sisi lain keduanya berpeluang melaju pada awal fase uptrend.
Dus, Herditya menyarankan untuk mencermati peluang buy on weakness BRPT untuk target harga Rp 1.170-Rp 1.240 dan BREN dengan target Rp 9.525-Rp 10.025. Rekomendasi lainnya, speculative buy saham TPIA dan CUAN dengan target harga masing-masing Rp 9.875-Rp 9.975 dan Rp 8.925-Rp 9.100 per saham.
Wall Street Anjlok: Dow, S&P 500 dan Nasdaq Tertekan Data Ekonomi Terbaru
Kamis (1/8), indeks Dow ditutup turun 1,21%, indeks S&P 500 melemah 1,37% dan indeks Nasdaq Composite melemah 2,30% [636] url asal
#wall-street #dow-jones-industrial-average #nasdaq-composite #s-amp-p-500 #indeks-s-amp-p-500 #nasdaq #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #internasional
(Kontan-Investasi) 02/08/24 05:26
v/12961463/
Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street ditutup melemah tajam setelah serangkaian data ekonomi yang dirilis Kamis (1/8) memicu kekhawatiran bahwa ekonomi mungkin melambat lebih cepat dari yang diantisipasi, sementara Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.
Kamis (1/8), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 494,82 poin atau 1,21% menjadi 40.347,97, indeks S&P 500 melemah 75,62 poin, atau 1,37% ke 5.446,68 dan indeks Nasdaq Composite melemah 405,25 poin atau 2,30% ke 17.194,15.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) tersebut dibuka menguat, sebagian didorong oleh kinerja Meta Platforms yang melampaui ekspektasi. Induk perusahaan Facebook tersebut juga mengeluarkan prospek optimistis untuk kuartal ketiga.
Saham Meta pun ditutup menguat 5,87% sebagai dorongan terbesar bagi indeks S&P 500.
Namun, penguatan di awal perdagangan itu menguap setelah data menunjukkan ukuran aktivitas manufaktur dari Institute for Supply Management (ISM) turun ke level terendah dalam delapan bulan pada bulan Juli di angka 46,8, yang menandakan kontraksi.
"Hal ini menimbulkan ketakutan yang nyata bahwa Fed tertinggal dalam pemotongan suku bunga," Lou Basenese, President dan Chief Market Strategist MDB Capital di New York.
"Hanya sedikit investor yang yakin bahwa The Fed akan melakukan soft landing dan sekarang data mulai mendukung kekhawatiran tersebut."
Bulan Agustus biasanya merupakan salah satu bulan terlemah dalam setahun untuk pasar saham.
Data lain menunjukkan, jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran meningkat ke level tertinggi dalam 11 bulan di minggu lalu. Ini menunjukkan adanya pelemahan di pasar tenaga kerja, meskipun faktor musiman juga berperan.
Investor akan mencermati laporan penggajian pemerintah pada hari Jumat untuk mengetahui tanda-tanda pelemahan lebih lanjut di pasar tenaga kerja.
Baik S&P 500 maupun Nasdaq mencatat kenaikan persentase harian terbesar sejak Februari pada sesi sebelumnya, didorong oleh reli saham chip setelah Fed mempertahankan suku bunga tetap, seperti yang diharapkan.
Sektor defensif seperti utilitas dan real estat memimpin kenaikan, karena kekhawatiran geopolitik atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong dolar dan menarik imbal hasil Treasury lebih rendah.
Penurunan saham megacap seperti Apple, yang turun 1,68%, dan Amazon yang koreksi 1,56% menjelang hasil kuartalan yang akan dirilis setelah bel penutupan sangat membebani indeks teknologi dan konsumen diskresioner, yang termasuk di antara yang berkinerja terburuk dari 11 sektor utama pada S&P.
Setelah bel penutupan, saham Amazon turun 4,47% menyusul hasil dan prospek kuartalannya.
Menurut data LSEG, dari 342 perusahaan pada indeks S&P 500 yang telah melaporkan laba hingga Kamis pagi, 79,2% telah melampaui ekspektasi analis. Jumlah itu sedikit di atas tingkat 79% selama empat kuartal terakhir. Tingkat pertumbuhan laba yang diperkirakan untuk kuartal tersebut adalah 13,3%, naik dari 10,6% pada 1 Juli.
Harga saham berkapitalisasi kecil pada indeks Russell 2000 merosot 3,03% untuk penurunan persentase harian terbesar sejak 13 Februari. Saham berkapitalisasi kecil akhir-akhir ini bergejolak karena investor beralih antara saham yang lebih murah dan saham yang lebih mahal.
"Tanpa ekonomi yang baik, saham-saham kecil yang sensitif terhadap ekonomi ini tidak akan menghasilkan apa-apa, bahkan dengan pemotongan suku bunga," kata Steve Sosnick, ahli strategi pasar Interactive Brokers, Greenwich, Connecticut.
Saham Nvidia anjlok 6,67% dalam aksi jual saham chip yang lebih luas yang dipicu oleh perkiraan pendapatan konservatif ARM Holdings dan Qualcomm yang menandai penurunan pendapatan akibat dampak pembatasan perdagangan.
Saham ARM anjlok 15,72% dan Qualcomm koreksi 9,37% karena indeks semikonduktor PHLX turun 7,14% untuk penurunan persentase harian terbesar sejak Maret 2020.
Sementara saham Moderna anjlok 21,01% setelah memangkas perkiraan penjualan tahun 2024 untuk vaksin COVID-19 dan virus pernapasan syncytial hingga 25%.
Saham Eli Lilly naik 3,5% setelah hasil uji coba menunjukkan obat penurun berat badan Zepbound mengurangi risiko rawat inap, kematian, dan hasil lainnya untuk orang dewasa obesitas dengan jenis gagal jantung yang umum.
IHSG Kembali ke Atas 7.300, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Untuk Jumat (2/8)
IHSG menguat 0,97% atau 70,22 poin ke 7.325,98 pada perdagangan di BEI, Kamis (1/8). [439] url asal
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan-Investasi) 02/08/24 05:15
v/12967814/
Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 0,97% atau 70,22 poin ke 7.325,98 pada perdagangan Kamis (1/8) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Wahyu Saputra memperkirakan, pada Jumat (2/8) jika IHSG bearish akan kembali melemah ke kisaran support 7.255–7.275. Namun jika IHSG mampu bergerak bullish, maka berpeluang menembus resistance 7.374–7.396.
Wahyu memperkirakan, arah IHSG pada sesi perdagangan Jumat (2/8) akan dipengaruhi data ekonomi luar negeri yaitu ada keputusan Bank of England yang menurunkan suku bunga acuan pada Kamis (1/8) malam sebesar 25 bps menjadi 5% dari level tertinggi dalam 16 tahun terakhir sebesar 5,25%.
IHSG juga akan dipengaruh data PMI manufaktur Amerika pada Juli. PMI manufaktur secara tak terduga turun menjadi 48,5 pada Juni 2024 dari 48,7 pada Mei, di bawah perkiraan 49,1.
"Angka tersebut menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur selama tiga bulan berturut-turut dan yang terendah sejak Februari, karena permintaan kembali lemah, output menurun, dan input tetap akomodatif," kata Wahyu.
Equity Research Analyst Alrich Paskalis Tambolang melihat, IHSG bergerak menguat sepanjang perdagangan Kamis (1/8). Secara teknikal, Stochastic RSI bergerak naik oversold area menuju pivot. Sementara MACD cenderung menyempit pada positive slope.
"Dengan demikian, IHSG kami perkirakan akan menguji resistance pada area 7.450-7.500 di Jumat (2/8)," kata Alrich kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).
Menurut Alrich, penguatan IHSG kemarin didorong euforia oleh pernyataan positif dari Federal Reserve terkait pemangkasan suku bunga serta data domestik yang dirilis pada Kamis (1/8). Data inflasi menunjukkan perlambatan laju inflasi menjadi 2,13% YoY pada Juli, turun dari 2,51% YoY. Di sisi lain, inflasi inti relatif stabil di kisaran 1,95% YoY dari level sebelumnya 1,90%.
"Selain itu, nilai tukar rupiah juga terapresiasi 0,15% menjadi Rp 16.230 per sore Kamis (1/8)," ujarnya.
Alrich melihat pasar akan memperhatikan rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran AS. Data NFP diproyeksikan akan turun dari 206.000 menjadi 175.000 pada Juli 2024. Selain itu, tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap berada di level 4,10%.
Alrich merekomendasikan untuk mencermati saham BBNI, BMRI, BBTN, BBRI dan TOWR.
Wahyu merekomendasikan untuk buy saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan target harga Rp 5.175-Rp 5.250, buy PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan target harga Rp 1.770-Rp 1.800, buy PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan target harga Rp 1.680-Rp 1.705 dan buy PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan target harga Rp 450-Rp 458.
Harga Minyak Mentah Stabil karena OPEC Tetap pada Kebijakan Minyaknya
OPEC+ untuk mempertahankan kebijakan outputnya tidak berubah di tengah ancaman konflik yang lebih luas di Timur Tengah [479] url asal
#the-fed #minyak-wti #harga-minyak-mentah #minyak-brent #brent #harga-minyak #wti #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #komoditas
(Kontan-Investasi) 01/08/24 22:56
v/12924614/
Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga minyak mentah sedikit berubah pada hari Kamis (1/8). Saat investor mempertimbangkan keputusan kelompok produsen OPEC+ untuk mempertahankan kebijakan outputnya tidak berubah di tengah ancaman konflik yang lebih luas di Timur Tengah setelah pembunuhan seorang pemimpin Hamas di Iran.
Melansir Reuters, harga minyak mentah Brent turun 8 sen atau 0,1% menjadi US$80,76 per barel pada pukul 10:30 pagi ET (1430 GMT). Sedangkan, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 20 sen, atau 0,3%, menjadi US$77,71.
Kontrak paling aktif pada kedua patokan tersebut melonjak sekitar 4% pada sesi sebelumnya.
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh terbunuh di ibu kota Iran, Teheran, pada hari Rabu.
Dengan terbunuhnya komandan militer tertinggi Hezbollah di Beirut oleh Israel kurang dari 24 jam sebelumnya, kekhawatiran meningkat bahwa perang 10 bulan di Gaza antara Israel dan Hamas berubah menjadi konflik yang lebih luas yang dapat mengganggu pasokan minyak dari wilayah tersebut.
"Minyak mentah melanjutkan tren naik terbaru pada berita bahwa Iran sedang bertemu dengan perwakilan regional untuk membahas serangan balasan terhadap Israel," kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.
Kissler menambahkan bahwa pasar minyak tidak akan terganggu secara parah sampai pasokan minyak mentah terpengaruh oleh konflik tersebut.
Sementara itu, pertemuan para menteri puncak OPEC+ mempertahankan kebijakan output minyak tidak berubah termasuk rencana untuk mulai mengurangi satu lapisan pemotongan output mulai Oktober dan mengulangi bahwa kenaikan tersebut dapat dihentikan atau dibalik jika diperlukan.
Kebijakan OPEC+ yang disepakati pada bulan Juni menyerukan beberapa anggota untuk secara bertahap menghapus pemotongan sebesar 2,2 juta barel per hari dari Oktober 2024 hingga September 2025.
Kelompok ini juga sepakat untuk memperpanjang pemotongan sebelumnya sebesar 3,66 juta barel per hari hingga akhir 2025.
Juga mendukung harga, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) pada hari Rabu menunjukkan permintaan ekspor yang kuat mendorong persediaan minyak mentah AS turun sebesar 3,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 26 Juli.
Di tempat lain, Bank of England memangkas suku bunga dari level tertinggi dalam 16 tahun pada hari Kamis setelah pemungutan suara tipis dari pembuat kebijakan yang terbagi atas apakah tekanan inflasi telah mereda secara cukup.
Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu (31/7) bahwa suku bunga dapat dipotong secepatnya pada bulan September jika ekonomi AS mengikuti jalur yang diharapkan.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman, yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan permintaan minyak.
Namun, dalam jangka panjang, investor tidak yakin akan permintaan China, kata analis Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menambahkan bahwa kekhawatiran ini akan terus membatasi kenaikan harga minyak.
Data resmi dari China menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur turun ke level terendah dalam lima bulan pada bulan Juli karena pabrik-pabrik berjuang dengan penurunan pesanan baru dan harga yang rendah.
Sebuah survei sektor swasta juga menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China pada bulan Juli menyusut untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan karena pesanan baru menurun.
Simak Strategi Menyusun Portofolio Investasi di Era Penurunan Suku Bunga
Investasi saham mencatatkan kinerja yang cukup tinggi sepanjang Juli 2024. [343] url asal
#ihsg #investasi-saham #portofolio-investasi #investasi-portofolio #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #tips
(Kontan-Investasi) 01/08/24 22:12
v/12920909/
Reporter: Nadya Zahira | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi saham mencatatkan kinerja yang cukup tinggi sepanjang Juli 2024. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,72% secara month on month (MoM), dan naik 0,23% secara year to date(YtD) alias sejak awal tahun.
CEO Pinnacle Investment Indonesia (PT Pinnacle Persada Investama) Guntur Putra mengatakan, sepanjang bulan ini secara keseluruhan kinerja investasi saham dan reksadana berbasis saham menunjukkan returntertinggi, khususnya untuk pasar Indonesia. Reksadana saham kinerjanya naik 2,47% secara MoM.
Guntur menjelaskan, sentimen yang membuat kinerja reksadana saham naik sepanjang Juli 2024, salah satunya yakni, dari dinamika pasar baik global maupun domestik, dan sentimen investor. Sedangkan kenaikan investasi pada saham didorong oleh inflasi AS Juni, yang nilainya di bawah ekspektasi atau lebih baik.
Oleh sebab itu, Guntur memprediksi bahwa ke depannya, kinerja saham dan reksadana saham akan tetap positif. Hal ini seiring dengan semakin kuatnya ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang akan tetap dilakukan pada September 2024.
“Penurunan suku bunga umumnya akan mendukung sektor yang sensitif terhadap biaya pinjaman, seperti properti dan saham yang berorientasi pada pertumbuhan,” kata Guntur kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).
Dengan begitu, dia mengatakan untuk instrumen menarik yang bisa dikoleksi investor dengan kondisi saat ini yaitu, reksadana pendapatan tetap dan saham karena ada probabilitas besar The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya, yang kemungkinan akan disusul oleh Bank Indonesia (BI).
Kendati begitu, Guntur menegaskan kepada para investor, untuk tetap melakukan penyesuaian investasinya dengan profil risiko masing-masing dan tujuan investasi, serta jangka waktu berinvestasi.
“Pasalnya, sangat penting untuk mempertimbangkan diversifikasi portfoolio dan mengalokasikan dana ke berbagai jenis aset untuk mengurangi risiko secara keseluruhan,” kata dia.
Berikut rekomendasi alokasi portofolio investasi dari Guntur berdasarkan tipe investor:
Investor dengan profil risiko konservatif
- 50% obligasi, termasuk obligasi pemerintah dan korporasi
- 30% reksadana pasar uang
- 20% saham blue chipatau reksadana saham blue chip
Investor dengan profil risiko moderat
- 40% obligasi, termasuk obligasi pemerintah dan korporasi
- 30% saham blue chipatau reksadana saham blue chip
- 20% reksadana pasar uang
- 10% emas
Investor dengan profil risiko agresif
- 50% saham blue chipatau reksadana saham blue chip
- 30% obligasi
- 15% reksadana pasar uang
- 5% emas
J Resources (PSAB) Mencetak Laba US$ 10 Juta di Semester I-2024
J Resources Asia Pasifik (PSAB) mencetak kinerja apik baik dari sisi pergerakan harga saham maupun kinerja keuangan. [528] url asal
#pt-j-resources-asia-pasifik-tbk #psab #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #emiten
(Kontan-Investasi) 01/08/24 21:55
v/12919256/
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencetak kinerja apik baik dari sisi pergerakan harga saham maupun kinerja keuangan. Dalam periode separuh pertama tahun 2024, top line dan bottom line emiten tambang emas ini kompak menanjak.
PSAB berhasil membalikkan kinerja menjadi positif, dengan meraih laba bersih senilai US$ 10,08 juta. Perbaikan signifikan dibandingkan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PSAB senilai US$ 18,32 juta pada semester I-2023.
Perbaikan bottom line ini sejalan dengan lonjakan top line. PSAB membukukan penjualan senilai US$ 130,14 juta hingga periode Juni 2024. Melonjak 125,85% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau secara Year on Year (YoY), yang kala itu hanya mencapai US$ 57,62 juta.
Merujuk laporan keuangan yang rilis di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (31/7), pendapatan PSAB didapat dari penjualan emas dan perak, yang dominan ditujukan kepada Metalor Technologies Singapore Pte. Ltd. senilai US$ 108,66 juta dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan nilai US$ 15,72 juta.
Penjualan kepada Metalor Technologies dan Antam masing-masing mencerminkan 83% dan 12% dari jumlah penjualan. Selain itu, penjualan PSAB juga ditujukan kepada Beijing Fuhaihua Import and Export Corp Ltd. sebesar US$ 5,14 juta dan ke Transamine Far East Limited sebanyak US$ 612.459.
Sejalan dengan kenaikan penjualan, beban pokok penjualan PSAB meningkat 124% (YoY) menjadi US$ 62,90 juta. Sehingga PSAB mengantongi laba kotor sebesar US$ 67,23 juta atau melejit 127,58% secara tahunan.
Setelah dijumlah dengan berbagai pos pembukuan lainnya, PSAB mencatatkan laba tahun berjalan senilai US$ 16,25 juta pada semester I-2024. Berbalik dari rugi US$ 14,56 juta yang diderita pada semester I-2023.
Dengan perbaikan kinerja ini, PSAB pun mencetak laba per saham sebesar US$ 0,0004 per 30 Juni 2024. Berbalik dari rugi per saham US$ 0,0007 pada periode yang sama tahun lalu.
Perbaikan kinerja PSAB telah tercermin dari harga saham yang melonjak signifikan. Secara year to date, harga saham PSAB mengakumulasi penguatan sebanyak 147,73%. Pada awal Agustus ini, Kamis (1/8), harga PSAB menyusut 0,91% ke level Rp 218 per saham.
Sebagai informasi, PSAB dikuasai oleh Jimmy Budiarto sebagai pemegang saham pengendali, dengan kepemilikan 92,50%. PSAB mengendalikan sejumlah entitas usaha, yang mayoritas sahamnya dimiliki melalui PT J Resources Nusantara.
Anak perusahaan PSAB tersebut getol melakukan investasi. Terbaru, aksi PT J Resources Nusantara (JRN) diganjar penghargaan dalam Jakarta Investment Award 2024 yang digelar Rabu (31/7).
JRN meraih peringkat kedua untuk perusahaan dengan kontribusi realisasi investasi terbesar pada sektor jasa lainnya tahun 2023 kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Selain realisasi investasi, dua kriteria lain yang dinilai adalah kepatuhan pemenuhan pelaporan dan tanggung jawab sosial serta lingkungan.
"Ini merupakan apresiasi atas kontribusi J Resources mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi yang berkelanjutan," kata Direktur J Resources Nusantara Anang Rizkani Noor dalam rilis yang disiarkan Kamis (1/8).
Adapun, PT J Resources Nusantara secara langsung memiliki enam anak perusahaan. Meliputi J&P Resources Gold OHQ (Malaysia), J Resources Netherland BV, PT J Resources Mining Services Indonesia, PT J Resources Bolaang Mongondow, PT Sago Prima Pratama dan PT Arafura Surya Alam.
Wall Street Berseri dengan Harapan Pemotongan Suku Bunga September, Saham Meta Naik
Saham Meta Platforms melonjak 7,9%, setelah pendapatan kuartal kedua melampaui perkiraan [479] url asal
#wall-street #the-fed #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #internasional
(Kontan-Investasi) 01/08/24 21:35
v/12918199/
Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Indeks utama Wall Street naik pada hari Kamis (1/8), didorong oleh sinyal The Fed tentang kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan September.
Di samping itu, perkiraan penjualan yang optimistis dari Meta, meskipun penurunan saham chip dapat membatasi kenaikan.
Melansir Reuters, pukul 09:37 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 245,31 poin atau 0,60% menjadi 41.088,10, S&P 500 naik 28,47 poin atau 0,52% menjadi 5.550,77, dan Nasdaq Composite naik 53,82 poin atau 0,31%, menjadi 17.653,22.
Saham Meta Platforms melonjak 7,9%, setelah pendapatan kuartal kedua melampaui perkiraan.
Serta perkiraan penjualan kuartal ketiga yang optimistis menunjukkan kemungkinan bahwa biaya kecerdasan buatan (AI) akan tertutupi, sehingga meningkatkan sektor Layanan Komunikasi sebesar 2,0%.
"Sangat mungkin bahwa Meta menghabiskan terlalu banyak untuk AI, tetapi mereka berpikir AI adalah tren yang sangat penting, dan selama 15 tahun ke depan ini akan menjadi tempat yang harus dituju," kata Chris Zaccarelli, kepala investasi Independent Advisor Alliance.
Hasil kuartalan pemilik Facebook ini adalah yang pertama di antara perusahaan "Magnificent Seven" yang menggairahkan investor, meredakan kekhawatiran terkait pengeluaran AI setelah pendapatan mengecewakan dari Alphabet dan Microsoft bulan lalu.
Pasar berada dalam ketegangan, mencari tanda-tanda bahwa raksasa teknologi dapat mempertahankan keuntungan besar mereka setelah membawa Wall Street ke rekor tertinggi tahun ini berkat euforia AI dan harapan pemotongan suku bunga lebih awal.
Sebagian besar saham megacap naik, dengan Apple dan Amazon.com masing-masing naik 0,4% dan 0,9%, menjelang hasil mereka setelah pasar tutup. Saham Tesla turun 2,3%.
Saham favorit perdagangan AI, Nvidia, naik 0,8%, sehari setelah menambah sekitar $330 miliar ke nilai pasar - rekor kenaikan satu hari untuk perusahaan Wall Street mana pun.
Sebagai informasi, S&P 500 dan Nasdaq mengalami hari terbaik mereka sejak 22 Februari pada hari Rabu (31/7).
Setelah Ketua The Fed Jerome Powell menawarkan kemungkinan pergeseran kebijakan menjadi pelonggaran pada bulan September.
Namun, dengan meningkatnya prospek pemotongan suku bunga, investor sekarang mencoba menilai apakah bank sentral akan dapat melonggarkan kebijakan pada kecepatan yang konsisten dengan mencapai "soft landing" yang telah lama ditunggu-tunggu untuk ekonomi.
Data terbaru menunjukkan, klaim pengangguran mingguan naik menjadi 249.000, lebih tinggi dari perkiraan 236.000 - tanda lain dari kelemahan pasar tenaga kerja menjelang pembacaan Non-farm Payrolls pada hari Jumat (2/8).
Indeks Russell 2000 small-cap naik 0,5%, setelah mencatat kenaikan bulanan terbesar pada bulan Juli sejak awal 2024, dengan harapan bahwa perusahaan mid- dan small-cap akan mendapat manfaat dari lingkungan suku bunga rendah.
Saham Moderna merosot 19,2%, setelah memangkas perkiraan penjualan 2024 untuk vaksin COVID-19 dan respiratory syncytial virus hingga 25%.
Saham Eli Lilly naik 2,5% setelah hasil uji coba menunjukkan obat penurun berat badan Zepbound mengurangi risiko rawat inap, kematian, dan hasil lainnya bagi orang dewasa obesitas dengan jenis gagal jantung umum.