#30 tag 24jam
Agen Otonom Terbaru untuk Tingkatkan Kinerja Tim
Copilot adalah cara berinteraksi dengan agen-agen ini. [793] url asal
#microsoft #artificial-intelligence #copilot-365 #agent-ai-microsoft #dynamics-365
(MedCom) 28/10/24 11:41
v/17098920/
Jakarta: Hingga saat ini, 60% bisnis yang terdaftar dalam Fortune 500 telah menggunakan Microsoft 365 Copilot untuk mempercepat hasil bisnis dan memberdayakan tim mereka. Dengan Copilot yang mendukung tim penjualan, Lumen Technologies memproyeksikan penghematan biaya sebesar USD50 juta setiap tahunnya.Honeywell menganalogikan peningkatan produktivitas ini layaknya menambah 187 karyawan penuh waktu, sementara Finastra mengurangi waktu produksi kreatif dari tujuh bulan menjadi tujuh minggu.
Microsoft mengumumkan kemampuan baru yang akan mempercepat pencapaian tersebut dan membawa proses bisnis bertenaga AI ke dalam setiap organisasi. Pertama, kapabilitas untuk menciptakan agen otonom dengan Copilot Studio akan tersedia dalam mode pratinjau publik (public preview) bulan depan.
Kedua, sepuluh agen otonom baru di Dynamics 365 untuk meningkatkan kapasitas tim penjualan, tim pelayanan, tim keuangan, dan tim supply chain. Copilot adalah asisten AI, dan Copilot Studio memungkinkan untuk membuat, mengelola, serta menghubungkan agen ke Copilot dengan mudah. Posisikan agen sebagai aplikasi baru untuk dunia yang didukung AI.
Setiap organisasi akan memiliki sekelompok agen — mulai dari agen berbentuk prompt dan respons yang sederhana, hingga agen yang sepenuhnya otonom. Mereka akan bekerja atas nama individu, tim, atau fungsi tertentu untuk mengeksekusi serta mengorkestrasi proses bisnis.
Copilot adalah cara berinteraksi dengan agen-agen ini, dan mereka akan melakukan segalanya; mulai dari mempercepat lead generation, memproses pesanan, hingga mengotomatisasi proses supply chain.
Awal tahun ini, mereka mengumumkan serangkaian kemampuan baru di Copilot Studio, termasuk kemampuan untuk membuat agen otonom. Bulan depan, kemampuan ini akan beralih dari mode private preview ke public preview, memungkinkan lebih banyak pelanggan untuk mempertimbangkan bagaimana AI dapat berperan dalam proses bisnis krusial mereka.
Agen-agen ini menggunakan konteks dari data di Microsoft 365 Graph, sistem pencatatan Dataverse dan Fabric, serta dapat mendukung segala hal mulai dari helpdesk IT hingga orientasi karyawan baru, dan bertindak sebagai asisten pribadi untuk penjualan maupun layanan.
Organisasi seperti Clifford Chance, McKinsey & Company, Pets at Home, dan Thomson Reuters telah menciptakan agen otonom untuk meningkatkan pendapatan, mengurangi biaya, dan memperluas dampak bisnis mereka.
Pets at Home, bisnis perawatan hewan peliharaan terkemuka di Inggris, menciptakan agen untuk tim profit protection-nya agar mereka lebih efisien dalam menyusun kasus yang perlu ditinjau oleh manusia yang terampil—berpotensi menghasilkan penghematan tahunan hingga tujuh digit.
McKinsey & Company menciptakan agen yang membantu proses onboarding bagi klien. Hasil uji coba menunjukkan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan leads berkurang hingga 90% dan kerja administratif berkurang hingga 30%.
Thomson Reuters membangun agen professional untuk mempercepat proses legal due diligence, dengan percobaan pertama menunjukkan bahwa tugas-tugas tersebut dapat diselesaikan dalam setengah waktu yang diperlukan. Agen ini memungkinkan Thomson Reuters meningkatkan efisiensi kerja untuk klien dan meningkatkan pipeline bisnis barunya.
Agen otonom baru memungkinkan pelanggan untuk beralih dari aplikasi bisnis lama ke proses bisnis berbasis AI. Sekarang, AI merupakan standard ROI baru dan akan menjadi keunggulan kompetitif masa depan.
Agen-agen baru ini dirancang untuk membantu tim penjualan, tim pelayanan, tim keuangan, dan tim supply chain dalam mendorong nilai bisnis — dan ini semua hanyalah permulaan. "Kami akan menciptakan lebih banyak agen di tahun mendatang, memberikan keunggulan kompetitif yang dibutuhkan pelanggan untuk mempersiapkan organisasi mereka di masa depan," ungkap Microsoft dalam keterangan resminya.
Berikut adalah beberapa di antaranya:
Sales Qualification Agent: Pada profesi dengan waktu benar-benar setara dengan uang, agen ini memungkinkan tim penjualan untuk fokus membuka peluang penjualan dengan prioritas tertinggi, sementara agen tersebut mengidentifikasi prospek, membantu memprioritaskan peluang, dan menjangkau pelanggan potensial dengan email dan respons yang dipersonalisasi.
Supplier Communications Agent: Agen ini memungkinkan pelanggan untuk mengoptimalkan rantai pasok mereka dan meminimalisir gangguan berbiaya besar dengan secara mandiri memantau kinerja pemasok, mendeteksi keterlambatan, dan merespons sesuai kebutuhan — membebaskan tim pengadaan dari pemantauan manual yang memakan waktu dan tenaga.
Customer Intent dan Customer Knowledge Management Agents: Sebuah bisnis hanya memiliki satu kesempatan untuk membuat kesan pertama yang menarik, dan kedua agen ini adalah game changer bagi tim layanan pelanggan (customer care) yang sedang menghadapi volume panggilan tinggi namun kekurangan tenaga kerja, dan perlu menghadapi ekspektasi pelanggan yang tinggi.
Para agen ini bekerja sama dengan customer service representative dengan mempelajari cara menyelesaikan masalah pelanggan dan secara mandiri mempelajari artikel berbasis pengetahuan untuk meningkatkan praktik terbaik di seluruh tim layanan pelanggan.
Seiring dengan semakin banyaknya agen AI di perusahaan, pelanggan perlu meyakini bahwa mereka memiliki tata kelola data dan keamanan yang kuat. Agen yang tersedia melalui Dynamics 365 mematuhi komitmen keamanan, privasi, dan AI yang bertanggung jawab. Agen yang dibangun di Copilot Studio juga telah mengikuti standar pengaman dan kontrol yang ditetapkan oleh instruksi, pengetahuan, serta tindakan yang ditentukan oleh pembuatnya.
Sumber data yang terhubung dengan agen AI telah mematuhi langkah-langkah dan kontrol keamanan yang ketat — dan semuanya dapat dikelola di Copilot Studio. Ini termasuk pencegahan kehilangan data, protokol autentikasi yang kuat, dan lainnya. Setelah agen-agen ini dibuat, administrator IT dapat menerapkan serangkaian fitur komprehensif untuk mengatur penggunaannya.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Office LTSC 2024 Resmi, Tanpa Internet dan Tak Perlu Berlangganan
Office LTSC 2024 merupakan versi Microsoft Office yang tak memerlukan biaya berlangganan dan tak butuh koneksi internet. Halaman all [528] url asal
#microsoft #microsoft-365 #office-ltsc-2024
(Kompas.com) 18/09/24 10:25
v/15173098/
KOMPAS.com - Setelah diperkenalkan pada Maret lalu, Microsoft akhirnya resmi merilis perangkat lunak (software) produktivitas baru bernama Office Long Term Servicing Channel (LTSC) 2024 pekan ini.
Office LTSC 2024 merupakan versi Microsoft Office yang tak memerlukan biaya berlangganan, tidak seperti berbagai aplikasi Microsoft Office yang sudah tergabung ke dalam layanan Microsoft 365.
Artinya, para perusahaan atau pelanggan bisnis bisa membeli lisensi Office LTSC 2024 hanya satu kali dan memilikinya secara permanen.
Selain itu, Office LTSC 2024 juga tidak memerlukan koneksi internet ketika dipakai, serta tidak membutuhkan pembaruan (update) secara berkala. Sebab, software ini memang dirancang supaya tidak mendapatkan fitur baru hingga lima tahun ke depan.
Menurut Microsoft, Office LTSC 2024 merupakan software yang tepat bagi para pelanggan bisnis di beberapa industri, terutama mereka yang tak ingin pembaruan Microsoft Office mengganggu sistem komputer mereka.
"Office LTSC 2024 juga hadir untuk perangkat yang memang dirancang supaya tetap aman dan tak terhubung dengan internet, atau perangkat di sebuah layanan publik yang tak memerlukan pembaruan secara berkala," kata perwakilan Microsoft dalam blog resmi mereka.
Karena tak terhubung dengan internet, maka Office LTSC 2024, lanjut Microsoft, juga opsi tepat bagi para perusahaan yang tidak ingin dihantui dengan berbagai peretas (hacker) yang berkeliaran di dunia maya, lantaran memang tak memerlukan koneksi internet.
Ada Word, Excel, PowerPoint, dkk
Nah, di dalam Office LTSC 2024, pengguna akan bisa menggunakan sejumlah aplikasi esensial yang biasa ditemui di Microsoft Office dan Microsoft 365. Beberapa di antaranya seperti Microsoft Word, Excel, PowerPoint, Outlook, OneDrive, OneNote, hingga Access.
Meski demikian, di aplikasi ini, pengguna tidak bisa mengedit dokumen mereka di beberapa perangkat lainnya, seperti aplikasi Office di smartphone, secara langsung. Sebab, dokumen pengguna hanya akan tersimpan di perangkat, tidak di internet (cloud) seperti Microsoft 365.
Seperti disebutkan di atas, Office LTSC 2024 tidak akan mendapatkan pembaruan fitur, namun Microsoft akan tetap mengirimkan sejumlah pembaruan fitur keamanan apabila diperlukan.
Selain itu, Microsoft juga memberikan dukungan pemakaian (support) untuk software ini selama lima tahun ke depan lewat kebijakan Fixed Lifecycle Policy. Artinya, pelanggan tak perlu khawatir apabila ada masalah terkait pemakaian software produktivitas Microsoft tersebut.
Untuk ketersediaan, Office LTSC 2024 sudah bisa dijajal para pelanggan bisnis, komersil, dan pemerintahan berstatus "volume licensed" atau yang sudah membeli lisensi Office untuk satu perusahaan mulai hari ini.
Rencananya, Office LTSC 2024 bagi pengguna umum dan bisnis baru akan tersedia pada 1 Oktober 2024 mendatang.
Informasi mengenai ketersediaan Office LTSC 2024 untuk pengguna umum (consumer) akan disampaikan Microsoft dalam beberapa minggu ke depan, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Microsoft.com, Rabu (18/9/2024).
365 Atlet Terbaik Lampung Siap Bertanding di Ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 - kumparan.com
Penjabat (PJ) Gubernur Lampung melepas 365 atlet terbaik Lampung untuk bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. #pubisherstory #lampunggeh [197] url asal
#lampung-geh #lampung #news #365 #atlet #terbaik #siap #bertanding
(Kumparan.com) 29/08/24 13:56
v/14808463/
Lampung Geh, Bandar Lampung - Penjabat (PJ) Gubernur Lampung melepas 365 atlet terbaik Lampung untuk bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pelepasan itu dilakukan dengan ditandai penyerahan bendera kontigen Lampung yang dilaksanakan di Mahan Agung, Provinsi Lampung, Kamis (29/8).
Dalam sambutannya, PJ Gubernur Lampung, Samsudin mengapresiasi kepada seluruh kontigen PON Provinsi Lampung yang telah bekerja keras untuk mengikuti kompetisi PON 2024. "Saya slalu mengingatkan bahwa kalian akan bertanding, akan berjuang menghadapi atlet atlet yang bukan atlet tingkat Kabupaten, Provinsi tetapi atlet atlet yang sudah berpengalaman di ajang ajang Pekan Olahraga Nasional," katanya.
Samsudin menyakini, para atlet Kontigen Lampung memiliki semangat tinggi untuk mengalahkan atlet-atlet lain serta dapat membawa medali emas untuk Lampung. "Saya yakin dengan semangat berangkat dari Provinsi Lampung bukan berangkat dengan tidak membawa apa-apa, tetapi kalian berangkat dengan niat akan meraih, mengambil, merebut medali emas untuk kebanggaan Provinsi Lampung," ucapnya.
Samsudin pun berpesan kepada seluruh atlet untuk memanfaatkan kesempatan dengan sebaik mungkin. "Kesempatan tidak pernah datang 2 kali untuk mendapatkan emas di PON 2024 dan itu tidak akan terulang kedua kalinya, lakukan dengan sebaik baiknya berjuang dengan sebaik baiknya raih medali emas untuk kebangsaan Provinsi Lampung," pungkasnya. (Yul)
Microsoft Down di Puluhan Negara, Penerbangan Hingga TV Lumpuh
Sejumlah layanan Microsoft gangguan alias down di puluhan negara. Ada apa? [614] url asal
#microsoft #microsoft-365 #windows #microsoft-azure #microsoft-down #keamanan-siber
(CNN Indonesia) 19/07/24 14:57
v/11314075/
Gangguan akses (down) pada sejumlah layanan Microsoft membuat penerbangan, saluran televisi, hingga bank di berbagai negara mengalami pemadaman massal.
Melansir CNN, Ryanair di situsnya meminta penumpang untuk tiba di bandara tiga jam lebih awal imbas "masalah TI pihak ketiga, yang berada di luar kendali Ryanair dan mempengaruhi semua maskapai penerbangan yang beroperasi di seluruh jaringan".
Frontier Airlines dan beberapa maskapai lainnya terhenti selama berjam-jam setelah regulator menghentikan penerbangan imbas gangguan sistem pada Kamis (18/7) malam.
"Sistem kami saat ini terkena dampak pemadaman Microsoft, yang juga berdampak pada perusahaan lain," kata Frontier dalam pernyataan di situsnya.
"Kami menghargai kesabaran Anda," ucap perusahaan, sambil menawarkan pengembalian uang (refund) kepada penumpang.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan Frontier meminta mereka untuk menghentikan sementara keberangkatan maskapai tersebut di seluruh AS. Beberapa saat setelah pukul 10 malam ET, FAA mencabut ground stop di Frontier.
Maskapai ini juga membatalkan 131 penerbangan, kemarin, dan menunda 223 penerbangan lainnya, yang mencapai hampir 30 persen dari keseluruhan penerbangannya, menurut pelacak data FlightAware.
Allegiant dan SunCountry juga mengatakan di situs web mereka bahwa mereka mengalami kesulitan akses.
"Karena pemadaman global pada vendor pihak ketiga, kemampuan pemesanan, check-in, dan pengelolaan perjalanan kami untuk sementara tidak tersedia," kata SunCountry di situsnya.
"Situs web Allegiant saat ini tidak tersedia karena masalah Microsoft Azure," kata Allegiant.
Sementara, maskapai penerbangan lain tidak terpengaruh oleh down ini. United Airlines, Southwest, dan American Airlines mengatakan mereka tidak terkena dampak.
Dikutip dari Telegraph, acara sarapan Sky News tidak mengudara pada Jumat pagi, digantikan oleh rekaman.
Downdetector, situs pemantau akses internet, melaporkan lonjakan laporan gangguan akses pada sejumlah layanan, termasuk aplikasi-aplikasi Microsoft, situs web perbankan, dan aplikasi maskapai penerbangan.
Secara online, pengguna melaporkan masalah yang terjadi di Australia, Selandia Baru, India, dan Jepang, dengan Inggris kemungkinan akan terkena dampak paling besar pada jam sibuk hari Jumat.
Downdetector mencatat setidaknya tiga layanan Microsoft yang masih dilaporkan mengalami gangguan.
Pertama, Microsoft Store yang down di 28 negara, tidak termasuk Indonesia. Keluhan pengguna, di AS contohnya, terjadi buat aplikasi (36 persen). web (34 persen), dan login (31 persen).
Puncak laporan terjadi pada Jumat (19/7) pukul 08.09 dengan 516 laporan. Sempat turun, per pukul 14.09 WIB laporan gangguan kembali naik jadi 303 laporan.
Kedua, Microsoft 365 yang down di 51 negara termasuk Indonesia. Keluhan pengguna, di Indonesia contohnya, ada pada Onedrive (81 persen), web (12 persen), dan login (8 persen). Puncaknya terjadi pada pukul 08.26 WIB dengan 25 laporan.
Sementara di AS, puncak laporan terjadi pukul 06.55 WIB dengan 907 laporan. Per pukul 14.10, laporan menurun jadi 106.
Ketiga, Microsoft Azure yang mengalami down di 51 negara, termasuk RI.
Di AS, puncak gangguan terjadi pukul 05.43 WIB dengan 1.795 laporan. Terbaru, masih ada 96 laporan down masuk.
Microsoft, di situs laporan status perangkat lunak cloud Azure, mengatakan sekitar pukul 6 sore waktu setempat, kemarin, layanan tersebut terhenti untuk beberapa pelanggan di wilayah Amerika Tengah.
"Termasuk kegagalan dalam operasi manajemen layanan dan konektivitas atau ketersediaan layanan," kata pernyataan itu.
Perusahaan mengatakan menemukan penyebabnya dan berupaya memperbaikinya. Juru bicara perusahaan tidak segera merespons permintaan komentar.
Troy Hunt, seorang peneliti keamanan siber, mengungkap gangguan Microsoft itu membuat munculnya blue screen di berbagai komputer Windows.
"Sesuatu yang sangat aneh sedang terjadi saat ini," kicaunya dalam sebuah postingan di X, sambil menyebut orang-orang di seluruh dunia mengeluh komputer Windows mereka tiba-tiba menampilkan "blue screen of death" dan memasuki mode pemulihan.
Insinyur keamanan siber menunjukkan ada masalah pada Crowdstrike, sebuah perangkat lunak antivirus, yang tampaknya menyebabkan komputer mogok.
Senad Arun, pendiri perusahaan riset cyber Imperum, menggambarkan insiden tersebut sebagai "Crowdstrike Doom's Day".
Dalam sebuah postingan di situsnya, Crowdstrike mengatakan, "Crowdstrike mengetahui laporan kerusakan pada Windows terkait dengan Sensor Falcon."