JAKARTA, KOMPAS.com - Pendukung pasangan gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menyoraki pasangan nomor urut 2, Andra Soni-Dimyati Natakusumah saat debat perdana Pilkada Banten 2024.
Mereka menyoraki pasangan nomor urut 2 itu saat moderator acara menyebut daerah Pandeglang menjadi wilayah yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di Banten.
"Dalam data laporan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan tahun 2023 terdapat daerah tingkat kemiskinan tinggi, yakni Pandeglang 9,27 (persen)," ujar Rivana Pratiwi saat membacakan pertanyaan debat Perdana Pilkada Banten 2024 di Auditorium Menara Bank Mega Kompleks Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2024).
Mendengarnya, para pendukung Airin-Ade langsung kompak menyoraki pasangan Andra Soni-Dimyati. Hal itu karena calon wakil gubernur Banten, Dimyati Natakusumah adalah mantan Bupati Pandeglang selama dua periode, sejak tahun 2000 hingga 2009.
Di periode pertama, yakni tahun 2000-2005, dia berpasangan dengan Mudjio. Sedangkan tahun 2005-2009, dia berpasangan dengan Erwan Kurtubi.
Selain Pandeglang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga termasuk dalam kategori tersebut. Namun, wilayah yang sempat di pimpin oleh Airin Rachmi Diany selama dua periode itu berada di posisi ke-9 dengan persentase 2,57.
"Lebak 8,68, Tangerang 6,93, serang 6,3, tangkot 5,89, serang kab, 4,85, Cilegon 3,98, Tangsel 2,57," lanjut moderator.
Sebagai informasi, debat perdana Pilkada Banten 2024 sendiri berlangsung pada malam ini, dimulai pukul 18.45 WIB, di Auditorium Menara Bank Mega Kompleks Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan.
Tema yang diusung dalam debat kali ini adalah "Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Akselerasi Pembangunan Berkeadilan di Provinsi Banten".
Diketahui, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi adalah pasangan nomor urut 01 yang diusung oleh Partai Golkar, PDIP, Partai Buruh, PBB, Partai Gelora, PKN, dan Partai Ummat.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 02 adalah Andra Soni-Dimyati Natakusumah yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS, PSI, PKB, PAN, PPP, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Garuda.