#30 tag 24jam
Intel ‘Arrow Lake’ Core Ultra 5 245K, Kelas Menengah yang Mengagumkan
Review prosesor Intel Core Ultra 5 245K. [715] url asal
#hardware #review-hardware #review-prosesor #prosesor #intel #intel-core-200s #intel-arrow-lake #intel-core-ultra-5-245k #review-intel-core-ultra-5-345k #teknologi
(MedCom) 28/10/24 09:02
v/17094836/
Jakarta: Diumumkan pada awal bulan ini, prosesor Intel Core Ultra 200S Series langsung menyita perhatian enthusiast dari hardware dan PC. Lini prosesor ini diperkenalkan sebagai seri pertama dari generasi ‘Arrow Lake’, generasi terbaru dan penerus Raptor Lake.Sebagai pengingat, Intel Core ‘Arrow Lake’ adalah prosesor Intel Generasi ke-15. Selain itu Core Ultra 200S adalah prosesor untuk platform desktop sementara Core Ultra 200V adalah untuk mobile alias laptop.
Intel Core Ultra 200S masih diperkenalkan dengan embel huruf “K” dan “non-K” pada sejumlah SKU atau varian yang dihadirkan.
Pada konfigurasi arsitekturnya, prosesor Intel Core Ultra 200S dengan Arrow Lake masih menghadirkan kombinasi dua core yang terdiri dari P-Core dan E-Core. Komponen P-Core masih menggunakan arsitektur Lion Cove sementara E-Core dengan Skymont.
(1).jpg)
P-Core dari Intel Core Ultra 200S ‘Arrow Lake’ disebut menawarkan peningkatan kinerja sembilan persen dibandingkan P-Core pada prosesor Intel Core Generasi ke-14. E-Core yang dimiliki diklaim punya tingkat efisien 32 persen dibandingkan E-Core dari Intel Core Generasi ke-14 di single thread.
Intel Core Ultra 200S ‘Arrow Lake’ dirancang dengan teknologi packaging 3D Foveros Advanced yaitu model tile di mana Compute Tile menggunakan fabrikasi TSMC N3B dan Graphics Tile dengan TSMC N5P.
Intel untuk kali pertamanya menggunakan fabrikasi TSMC N3B untuk CPU dari prosesor desktop. Selain itu prosesor Intel Core Ultra 200S ‘Arrow Lake’ juga menjadi prosesor desktop pertama Intel yang dibekali oleh Intel NPU3 untuk menyediakan kinerja AI, performanya diklaim mencapai 13TOPs sementara di bagian integrated GPU dibekali Intel Xe berbasis arsitektur Xe-LPG.
Sebelumnya, Medcom.id sudah mengulas performa dari varian Intel Core Ultra 9 285K yang masuk dalam lini tertinggi dari Intel Core Ultra 200S. Kini kami menjajal performa dari Intel Core Ultra 5 245K untuk kelas menengah karena di generasi terkini tidak tersedia SKU Core Ultra 3.
BACA JUGA: Intel Core Ultra 9 285K, Semua Soal Efisiensi dan Adem
Bagaimana Performanya?
Intel Core Ultra 5 245K hadir dengan konfigurasi 14-cores yang terdiri dari 6 P-Core dan 8 E-Core kemudian ada 14-threads serta 4 GPU cores. Clock speed maksimal dari prosesor ini diklaim mencapai 5,2 GHz dan harga ritelnya mulai dari USD309 atau kisaran Rp4,8 juta.
Prosesor Intel Core Ultra 5 245K kami uji pada dengan Medcom.id yang tercantum pada tabel di bawah ini.
| Testbed | Medcom.id |
| Motherboard | Asus TUF Gaming Z890-Plus WiFi |
| VGA | AMD Radeon RX 6800 |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | Apacer AS2280Q4 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | ViewSonic VX2758A-2K-Pro-2 |
| Mouse | Logitech MX Master 3 Logitech M650 |
| Keyboard | Logitech MX Keys Logitech Signature K950 |
| Mousepad | Logitech Desk Mat |
Untuk pengujian atau benchmark, kami menggunakan PCMark pada kategori Office, Cinebench 2024, 3DMark Steel Nomad, serta 2 game yaitu Assassin’s Creed Mirage dan Cyberpunk 2077. Hal yang perlu dicatat terkait pengujian, skornya benchmark sintesis mungkin cenderung lebih rendah ketimbang prosesor Intel generasi ke-14.



Pada pengujian PCMark 10 diperoleh skor 8833 poin, dan pengujian Cinebench 2024 skor multi-core di angka 1393 poin sementara single-core di 122 poin. Pengujian lain di 3DMark Steel Nomad diperoleh skor 3187 poin.


Pengujian lain menggunakan benchmark in-game di Cyberpunk 2077 resolusi 2560x1440 diperoleh frame rate rata-rata (average) di 122fps. Game lain yaitu Assassin’s Creed Mirage di grafis tertinggi Ultra High diperoleh frame rate rata-rata 94fps.
Lini Intel Core Ultra 200S sendiri menekankan efisiensi daya dan suhu yang lebih rendah saat beroperasi. Selama pengujian, terbukti suhu yang dihasilkan lebih rendah, dengan suhu tertinggi mencapai 70 derajat pada kondisi 100%.
Kami juga memanfaatkan AIO cooler sebagai tandem pendinginannya. Selain itu, untuk beberapa game, performanya juga akan turun. Perlu diingat bahwa penurunan frame per detik tidak signifikan, dan dalam skenario penggunaan harian, tidak akan terasa.
Kesimpulan
Intel Core Ultra 200S dengan varian Intel Core Ultra 5 245K tetap punya performa yang mengagumkan. Meskipun menekankan efisiensi konsumsi daya tapi performa yang disajikan tetap terasa tinggi dan memuaskan.
Perbedaan performa berdasarkan pengujian dengan seri generasi sebelumnya tidak akan begitu terasa dalam penggunaan sehari-hari. Performa Intel Core Ultra 5 245K bisa dibilang cocok untuk pengguna yang enggan pusing dengan kebutuhan daya serta sistem pendingin yang high-end.
- Performa memuaskan, tidak terasa perbedaan untuk pemakaian sehari-hari
- Konsumsi daya lebih rendah
- Tidak membutuhkan sistem pendingin high-end
- Harga masih termasuk ramah kantong dengan performanya
- Membutuhkan motherboard dengan chipset terbaru
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
CPU Intel Core Ultra 200S Series Meluncur, Lebih Hemat Daya dan Bawa NPU
Seri prosesor ini disebut fokus pada konsumsi daya (performance per watt), sehingga lebih sejuk dan efisien dibanding chip generasi ke-14 sebelumnya. Halaman all [1,214] url asal
#artificial-intelligence #intel #intel-core-ultra-200s #arrow-lake #intel-core-ultra-9-285k #harga-intel-core-ultra-200s-series #prosesor
(Kompas.com) 11/10/24 13:06
v/16302833/
KOMPAS.com - Perusahaan semikonduktor Intel resmi meluncurkan jajaran prosesordesktop dari seri Intel Core Ultra 200S, Kamis (10/10/2024).
Huruf S pada "Core Ultra 200S" merujuk pada Arrow Lake-S, yakni salah satu prosesor generasi terbaru Intel, selain Arrow Lake-HX dan Arrow Lake-H yang ditujukan untuk laptop.
Intel Core Ultra 200S dibagi menjadi lima SKU (stock keeping unit), yakni Intel Core Ultra 9 285K, Core Ultra 7 265K, Core Ultra 7 265KF, Core Ultra 7 245K, dan Core Ultra 7 245KF. Varian KF tidak dibekali unit pengolah grafis (GPU) bawaan (built-in).
Seri prosesor ini disebut fokus pada konsumsi daya (performance per watt), sehingga lebih sejuk dan efisien dibanding chip generasi ke-14 sebelumnya.
Selain itu, Intel Core Ultra 200S menjadi chipdesktop pertama bikinan Intel yang dibekali neural processing unit (NPU), untuk menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Bicara soal daya, jajaran prosesor terbaru ini bakal mengurangi separuh konsumsi daya (dibanding CPU Intel generasi ke-13 dan ke-14) saat pengguna melakukan tugas desktop dasar, dan diklaim bakal hemat daya saat digunakan untuk bermain game.
Sebagai contoh, Intel menguji coba game Assassin's Creed Mirage di chip Intel Core Ultra 200S paling mumpuni, yakni Core Ultra 9 285K, dan membandingkannya dengan hasil uji coba (benchmark) prosesor Core i9-14900K.
Hasilnya, Intel Core Ultra 9 285K bisa menghadirkan performa yang mirip atau lebih baik, tetapi dengan menghemat daya sekitar 80 Watt. Game Warhammer 40,000: Space Marine 2 dapat dijalankan dengan konsumsi daya 165 Watt lebih rendah dibanding Core i9-14900K.
Intel juga mengeklaim akan menurunkan konsumsi daya hingga 58 Watt di game Call of Duty: Modern Warfare III, F1 24, dan Total War: Pharaoh.
Suhu paket (package temperature) disebut menurun sekitar 13 derajat Celsius dibanding Core i9-14900K, saat digunakan untuk gaming dalam resolusi 1.080p dengan sistem pendingin all-in-one berukuran 360 mm.
The Verge Intel Core Ultra 9 285K lebih hemat konsumsi daya dibanding Intel Core i9-19400KMeskipun Intel menggunakan soket baru LGA-1851 untuk prosesor ini, semestinya sistem pendingin all-in-one yang sudah ada di pasaran tetap bisa digunakan.
Untuk kecerdasan buatan, NPU Intel Core Ultra 200S memiliki performa komputasi 13 triliun operasi per detik (TOPS). Artinya, prosesor ini tidak memenuhi syarat untuk memanfaatkan fitur AI Microsoft Copilot Plus, seperti Recall dan Cocreator.
Sebab, sebuah prosesor harus memiliki kinerja 40 TOPS jika ingin menjalankan fitur Microsoft Copilot Plus.
Sehubungan dengan itu, Robert Hallock selaku Vice President of Client Computing Group di Intel mengatakan bahwa sebenarnya perusahaan tersebut bisa memasukkan NPU 40 TOPS di prosesor itu.
Akan tetapi, harus ada banyak pengorbanan seperti pengurangan jumlah inti atau perubahan jumlah inti GPU.
"Anda mulai melakukan pengorbanan dalam dimensi kinerja fundamental, yang sangat diperhatikan oleh para penggemar antusias. Itu terasa seperti perpaduan yang tidak tepat," kata Hallock.
Spesifikasi Intel Core Ultra 200S series
Intel menggunakan teknologi pengemasan 3D terbarunya untuk membuat chip Intel Core Ultra 200S series, dan ukuran komponen prosesor (package) ini dikurangi 33 persen dibanding chip generasi ke-14.
Akibatnya, chip Intel Core Ultra 9 285K yang paling mumpuni bakal membawa 24 core, 24 thread, dan kecepatan boost clock 5,7 GHz.
Kecepatan ini lebih lambat dibanding Core i9-14900K, dan thread-nya pun lebih sedikit karena Intel menghapus proses hyperthreading (memungkinkan satu prosesor memproses lebih banyak tugas secara bersamaan) untuk efisiensi daya.
Intel Core Ultra 9 285K memiliki 8 inti performa Lion Cove (P-cores) dan 16 inti hemat daya Skymont (E-cores). E-cores ini ditingkatkan agar lebih efisien dalam memproses instruksi, dan latensinya juga dikurangi.
P-cores dan E-cores berbagi smart cache L3 36MB. Satu P-core memiliki cache L2 3MB, sedangkan satu E-core mempunyai cache L2 4MB.
Oleh karena itu, Core Ultra 9 285K diklaim 8 persen lebih cepat dalam tugas single-thread, dan 15 persen lebih cepat dalam tugas multi-thread, dibandingkan Intel Core i9-14900K.
Soal performa, Intel Core Ultra 9 285K bisa bersaing dengan AMD Ryzen 9 9950X dan Ryzen 9 7950X3D. Akan tetapi, Intel masih kalah melawan AMD Ryzen 7 7800X3D.
Contohnya, ketika bermain game Cyberpunk 2077 dalam resolusi 1.080 dengan kualitas visual High, performa Intel Core Ultra 9 285K lebih rendah 21 persen dibanding AMD Ryzen 7 7800X3D.
The Verge Soal performa, Intel Core Ultra 9 285K bisa bersaing dengan AMD Ryzen 9 9950X dan Ryzen 9 7950X3D. Akan tetapi, Intel masih kalah melawan AMD Ryzen 7 7800X3D.Meskipun kalah di sejumlah game, Intel Core Ultra 9 285K justru unggul di sektor kreasi konten.
Performa di software PugetBench sama, tetapi Core Ultra 9 285K lebih unggul 5 persen di Blender, 18 persen di Geekbench 6.3, 21 persen di Cinebench 2024, dan 30 persen di POV-Ray.
Intel Core Ultra 200S series turut mendukung chipset Intel 800 series, yang membawa 48 jalur PCIe 4.0, Wi-Fi 6E serta ethernet 1GbE yang terintegrasi, Bluetooth 5.2, dua Thunderbolt 4 di CPU, dan masih banyak lagi.
Intel juga meningkatkan dukungan memori hingga DDR5-6400. Prosesor ini mendukung hingga 48 GB per modul DIMM, dengan kapasitas maksimal hingga 192 GB, sebagaimana dikutip KompasTekno dari TheVerge, Jumat (11/10/2024).
Prosesor Intel Core Ultra 200S series bakal diluncurkan pada 24 Oktober 2024. Harga Intel Core Ultra 200S series bisa dilihat di bawah ini:
- Intel Core Ultra 9 285K - 589 dollar AS (sekitar Rp 9,1 juta)
- Intel Core Ultra 7 265K - 394 dollar AS (sekitar Rp 6,1 juta)
- Intel Core Ultra 7 265KF - 379 dollar AS (sekitar Rp 5,9 juta)
- Intel Core Ultra 7 245K - 309 dollar AS (sekitar Rp 4,8 juta)
- Intel Core Ultra 7 245KF - 294 dollar AS (sekitar Rp 4,5 juta)
Perbandingan spesifikasi kelima prosesor tersebut dapat disimak di bawah ini:
| Nama prosesor | Jumlah core | Jumlah thread | Jumlah inti GPU | Kinerja NPU | Kecepatan maksimum GHz |
| Intel Core Ultra 9 285K | 24 core (8P+16E) | 24 thread | 4 inti GPU | 13 TOPS | 5,7 GHz |
| Intel Core Ultra 7 265K | 20 core (8P+12E) | 20 thread | 4 inti GPU | 13 TOPS | 5,5 GHz |
| Intel Core Ultra 7 265KF | 20 core (8P+12E) | 14 thread | - | 13 TOPS | 5,5 GHz |
| Intel Core Ultra 7 245K | 14 core (6P+8E) | 14 thread | 4 inti GPU | 13 TOPS | 5,2 GHz |
| Intel Core Ultra 7 245KF | 14 core (6P+8E) | 14 | - | 13 TOPS | 5,2 GHz |