Namun, medali yang diraih Litvinovich tidak tercantum di tabel perolehan karena Belarus dan Rusia dihukum atas invasi ke Ukraina, Halaman all [389] url asal
PARIS, KOMPAS.com - Ivan Litvinovich asal Belarus pada Jumat (2/8/2024) menjadi peraih medali emas pertama dari "negara netral" di Olimpiade Paris.
Atlet berusia 23 tahun itu mempertahankan gelarnya di final trampolin putra, sedangkan Wang Zisai dan Yan Langyu dari China meraih medali perak dan perunggu.
Namun, medali yang diraih Litvinovich tidak tercantum di tabel perolehan karena Belarus—yang merupakan sekutu Rusia—dihukum atas invasi pasukan Moskwa ke Ukraina pada Februari 2022.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengawasi ketat tampilnya atlet Rusia dan Belarus.
Agar bisa tampil di Olimpiade, atlet individu dari negara netral harus melewati pemeriksaan ganda.
Federasi olahraga internasional dan IOC memverifikasi para atlet itu tidak aktif mendukung perang di Ukraina atau memiliki hubungan apa pun dengan tentara negara mereka.
Mereka juga tidak diizinkan ikut serta dalam upacara pembukaan atau berkompetisi dengan bendera negaranya.
Jika atlet itu naik podium, prestasi mereka tidak akan dimasukkan ke tabel perolehan medali.
Hanya 15 atlet Rusia dan 17 atlet Belarus yang diundang bertanding di bawah bendera netral.
Saat Litvinovich di podium, lagu kebangsaan Belarus tidak dimainkan dan sebagai gantinya panitia memainkan lagu generik tanpa lirik sesuai permintaan IOC.
"Apa yang bisa dikatakan? Lagunya berbeda. Lagu kebangsaan kami lebih baik dan saya harap kami dapat berpartisipasi dalam kompetisi dengan mendengarkannya," katanya kepada wartawan, dikutip dari kantor berita AFP.
Litvinovich menolak menjawab ketika ditanya tentang partisipasinya di Olimpiade, khususnya terkait dukungan untuk negaranya yang telah ia sampaikan sebelumnya.
"Saya tidak ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Anda mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini untuk memprovokasi saya. Saya hanya akan menjawab pertanyaan tentang olahraga," ujar dia.
Sebelumnya pada hari itu, Viyaleta Bardzilouskaya dari Belarus meraih medali pertama, yakni perak, sebagai atlet "negara netral" di Olimpiade Paris. Ia mendapatkannya di nomor trampolin putri.