KOMPAS.com – Atlet balap sepeda Indonesia Bernard Benyamin Van Aert berhasil mengamankan tiket Olimpiade Paris 2024 hasil kerja kerasnya mengikuti berbagai kejuaraan dunia.
Bernard menjadi satu-satunya atlet dari Asia Tenggara yang berhasil lolos, juga sekaligus menjadi pemecah penantian panjang Indonesia selama 20 tahun absen dari track cycling di Olimpiade. Bernard sendiri bakal melawan 20 atlet terbaik dunia di nomor Omnium Track.
Atlet berdarah Pontianak itu saat ini menjalani training camp intensif di Spanyol menggunakan sepeda asal Indonesia, Polygon Helios A.
“Jadi kebanggaan bisa menggunakan brand asal Indonesia untuk persiapan Olimpiade kali ini. Menggunakan sepeda Polygon tidak hanya mendukung performa saya secara teknis, tetapi juga memberikan motivasi tambahan karena membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” ujar lelaki 27 tahun itu dalam keterangan tertulis, Minggu (28/7/2024).
Ia juga membeberkan bahwa mengikuti Olimpiade merupakan mimpinya sejak belia.
“Perasaan saya sudah pasti sangat bangga bisa membawa Merah-Putih mengikuti multievent paling besar di dunia olahraga ini. Ini juga salah satu mimpi saya sejak kecil bisa mengikuti olimpiade dan juga menjadi tantangan besar buat saya untuk menampilkan yang terbaik,” ujarnya.
Dok Polygon Bikes Bernard Benyamin Van Aert bakal mengikuti Olimpiade Paris 2024.Keinginan untuk mengejar mimpinya hingga Olimpiade pertama kali terinspirasi dari pelatih yang membina Bernard pada 2012 yang juga lolos pada Olimpiade 1992 di Barcelona, Kalimanto Tulus Widodo atau karib disapa Om Anto oleh Bernard.
“Om Anto selalu tanamkan harus punya mimpi sebagai olimpian. Karena atlet menjadi seorang olimpian itu sudah prestige sekali. Karena ini Olimpiade pertama buat saya, tantangan terbesar adalah melawan diri sendiri. Bagaimana saya bisa meningkatkan performa terbaik saya di latihan supaya bisa memberikan hasil terbaik nanti di Paris,” papar Bernard.
Sebagai informasi, Bernard turun ke Olimpiade Paris 2024 bersama 28 atlet Indonesia lain dari 12 cabang olahraga, meliputi bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, atletik, renang, selancar ombak, senam, balap sepeda, dayung, dan judo.
“Melihat passion Bernard yang luar biasa, serta konsisten dalam setiap prosesnya, membuat saya percaya bahwa Indonesia masih memiliki peluang besar untuk bisa bersaing di level internasional,” tutur Brand Marketing Polygon Bikes Alda Miranda.
Alda juga menyampaikan harapannya malam itu. Ia ikut terpacu untuk yakin bisa memberikan hasil yang terbaik buat Merah-Putih di Olimpiade nanti.