LOMBOK TENGAH, investor.id – Seri MotoGP Mandalika 2024 di Lombok menjadi salah satu yang dinantikan para penggemar balapan. Jelang pelaksanaan MotoGP seri ke-17 tahun ini di Sirkuit Mandalika, persiapan logistik dan infrastruktur lomba mulai dilakukan.
Pada tanggal 24 September 2024, pukul 17.26 WITA, penerbangan kargo pertama Qatar Cargo jenis Boeing 777-300F yang membawa logistik untuk acara MotoGP ini telah mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok.
“Pesawat kargo Qatar Cargo jenis Boeing 777-300F berangkat dari Doha, Qatar, dengan membawa sekitar 80 ton logistik penting untuk persiapan MotoGP 2024,” ungkap Humas BIZAM, Arif Haryanto, Selesa (24/9).
Arif menyatakan , penerbangan kargo ini merupakan yang pertama dari lima penerbangan yang dijadwalkan untuk membawa logistik MotoGP selama dua hari ke depan.
“Selain penerbangan yang telah tiba, dua pesawat kargo lagi dijadwalkan mendarat pada pukul 21.00 WITA di hari yang sama, dengan tiga pesawat lainnya akan tiba pada tanggal 25 September 2024,” jelas Arif.
Selain logistik, Haryanto juga mengungkapkan prediksi lonjakan penumpang selama perhelatan MotoGP di Mandalika.
Selama periode 27 September hingga 1 Oktober 2024, diperkirakan akan ada peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Peningkatan ini didorong oleh pengajuan penerbangan tambahan dari berbagai maskapai, termasuk Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia, Batik Air, dan Wings Air.
“Selama periode tersebut, kami telah menerima pengajuan 78 penerbangan ekstra dari beberapa maskapai. Ini menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari masyarakat yang ingin menghadiri MotoGP Mandalika,” jelas Arif.
Dibandingkan dengan perhelatan MotoGP tahun lalu, diperkirakan akan ada lonjakan jumlah penumpang sebesar 23% pada puncak keramaian. Peningkatan ini juga mencerminkan minat yang semakin tinggi terhadap ajang balap internasional ini, serta kesiapan Lombok dalam menyambut wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Dalam rangka mendukung kesuksesan MotoGP 2024, pihak BIZAM telah mengambil langkah-langkah penting untuk memastikan kelancaran operasional bandara. Sejak tanggal 17 September 2024, bandara telah beroperasi selama 24 jam penuh guna mengakomodasi penerbangan kargo maupun penerbangan tambahan yang diajukan oleh maskapai,” terang Arif.
Selain itu, keputusan untuk memperpanjang jam operasional ini menurut Arif bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penerbangan dan memastikan semua kebutuhan logistik serta penumpang dapat terpenuhi tanpa hambatan.
Dikatakan Arif, hal tersebut juga merupakan salah satu bentuk komitmen BIZAM dalam mendukung ajang internasional yang berpotensi besar mendatangkan wisatawan dan meningkatkan perekonomian lokal. Selain penyesuaian jam operasional, pihak bandara juga telah menyiapkan infrastruktur penunjang yang optimal.
“Fasilitas bandara sudah kami persiapkan secara maksimal, dan ini terbukti dalam pengelolaan MotoGP dua kali sebelumnya, beberapa fasilitas pendukung yang telah ditingkatkan meliputi ruang tunggu, fasilitas keamanan, serta kapasitas parkir untuk mengakomodasi lonjakan jumlah kendaraan,” kata Arif.
Keberhasilan Lombok dalam menyelenggarakan MotoGP pada dua tahun sebelumnya menjadi tolak ukur kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk edisi 2024 ini. Pemerintah dan pihak terkait telah bekerja sama dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, mulai dari akses jalan menuju Sirkuit Mandalika, fasilitas akomodasi, hingga sistem transportasi yang memadai bagi wisatawan.
Sejumlah proyek infrastruktur yang telah rampung mencakup pelebaran jalan utama menuju kawasan Mandalika, penambahan transportasi umum, serta pengembangan kawasan komersial di sekitar sirkuit. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman yang nyaman bagi para penonton serta mendukung keberlangsungan kegiatan ekonomi lokal selama perhelatan MotoGP berlangsung.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News