
Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi membuka pendaftaran beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) 2025. Ini merupakan
beasiswa pendidikan jenjang doktor di perguruan tinggi Austria.
Beasiswa diperuntukkan bagi
dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Buat dosen yang tertarik berikut syarat dan ketentuan serta cara daftarnya dikutip dari laman Dikti Kemdikbud:
Syarat dan ketentuan
- Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
- Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS)
- Memiliki gelar magister, dengan tahun kelulusan maksimal 5 tahun pada tahun pendaftaran
- Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going)
- Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal, yaitu: TOEFL iBT® 90; atau TOEFL ITP® 550; atau IELTS™ 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir)
- Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 2-4 halaman (title, content, methodology, dan timetable), yang telah disetujui calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria
- Usia maksimal 35 tahun (pada 31 Desember tahun pendaftaran)
- Memiliki CV dalam bahasa Inggris
- Memiliki dua (2) buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing magister atau atasan langsung)
- Memiliki paspor yang masih berlaku (minimal 1 tahun)
- Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan
- Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister (dalam bahasa Inggris) sesuai aslinya
- Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah
- Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.
Pendaftaran melalui laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id dan memilih menu beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP). Pendaftaran paling lambat 1 Maret 2025.
Informasi lebih lanjut terkait beasiswa IASP 2025 dapat dilihat di laman https://grants.at/en/ atau menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdikbud.go.id.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id(REN)