JAKARTA, investor.id - Citi Global Perspectives & Solutions (Citi GPS) menerbitkan laporan terbaru berjudul "Cross Border Payments 24x7: Faster, Simpler, Smarter”. Laporan ini menyajikan pemikiran terbaru Citi tentang pembayaran lintas negara dan evolusi lanskap pembayaran.
Industri pembayaran berkembang dengan pesat, didorong oleh meningkatnya pertumbuhan arus kas lintas negara.
"Laporan ini menyebutkan hasil survei Citi Treasury and Trade Solutions (TTS) terhadap sekitar 100 lembaga keuangan di seluruh dunia, termasuk bank, FinTech, dan perusahaan asuransi," sebut keterangan resmi Citi dikutip Senin (28/10/2024).
Laporan ini juga menyajikan pandangan dari tim Future of Finance Citi, pakar eksternal, dan tim TTS Citi yang terkemuka. Bisnis TTS merupakan bagian dari Citi Services, yang memproses transaksi senilai hampir $5 triliun untuk klien setiap harinya. Citi Services melayani sekitar 19.000 klien dan menjalankan bisnis di 180 pasar berbeda.
Poin-poin penting dalam laporan ini meliputi:
- Bank perlu fokus untuk menyediakan metode pembayaran alternatif, di mana hampir dua pertiga responden survei melihat adanya permintaan tersebut dari nasabah.
- Menurut survei yang dilakukan oleh Citi TTS, manajemen bank menganggap bahwa menyediakan layanan operasional yang selalu aktif (24/7) adalah prioritas utama bank dalam lima tahun ke depan untuk mengatasi kendala pembayaran lintas negara.
- 38% perusahaan FinTech berharap memperoleh 5 sampai 10% pangsa pasar pembayaran lintas negara dalam dua hingga lima tahun ke depan.
- Dengan ISO 20022, diharapkan dapat mengurangi fragmentasi standar pembayaran lintas negara, menyediakan data yang kaya dan terstruktur pada setiap transaksi, meningkatkan data analitik yang secara teori akan menguntungkan semua pelaku pasar.
"Laporan ini juga mengkaji kemajuan terkini peta jalan G20 – upaya bersama untuk membuat pembayaran lintas negara menjadi lebih murah, cepat, dan mudah diakses," pungkas keterangan resmi Citi.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News