KOMPAS.com – Penyerang Manchester City, Jack Grealish, mengungkapkan pesan menyentuh yang disampaikan oleh eks asisten pelatih Inggris dan Leicester, Craig Shakespeare.
Craig Shakespeare diberitakan meninggal dunia pada usia 60 tahun pada Kamis (1/8/2024) waktu setempat.
Craig pernah bekerja sebagai pelatih kepala Leicester City pada 2017. Ia juga sempat menduduki posisi asisten pelatih di klub Norwich, Aston Villa, Watford, dan Everton.
Shakespeare turut andil menuliskan kisah "Cinderella" Leicester City kala menjuarai Liga Inggris 2015-2016. Kala itu, ia bekerja sebagai asisten pelatih Claudio Ranieri.
Grealish pun sempat bekerja sama dengan pria kelahiran Birmingham, Inggris, itu selama masih berseragam Aston Villa.
Menurut Jack Grealish, Craig Shakespeare merupakan sosok hebat di dalam dan luar lapangan.
“Shakey, salah satu orang terhebat yang pernah saya temui, bukan hanya dalam sepak bola, tetapi juga dalam hidup,” kata Grealish, dikutip dari Metro.
Craig menunjukkan kepedulian kepada Grealish yang tak terpanggil dalam skuad Inggris di Euro 2024 silam.
“Bulan lalu (dia) mengirimkan saya pesan teks ketika saya tidak masuk skuad Euro saat dia sakit, itu menunjukkan dia sosok seperti apa,” kata Grealish.
“Benar-benar berhati emas! Semua orang pasti merindukan Anda, Shakey. Saya mengirimkan semua cinta kepada keluarganya,” tuturnya.
Pemain kelahiran Birmingham itu lalu menunjukkan pesan yang disampaikan oleh Craig Shakespeare.
“Jack, terkadang sulit untuk menentukan apa yang harus dikatakan. Namun, saya sedih dan memikirkanmu,” kata Craig kepada Grealish.
“Pemain paling berbakat yang pernah bekerja sama dengan saya. Jaga dirimu,” demikian bunyi pesan singkat Shakespeare kepada Grealish
Jakarta: Mantan pelatih Leicester City, Craig Shakespeare, meninggal dunia pada usia 60 tahun. Menurut espn.co.uk, informasi ini dikabarkan keluarganya sendiri pada Kamis 1 Agustus 2024 waktu setempat.
Asosiasi Manajer Liga Inggris turut menyebutkan bahwa Shakespeare meninggal dengan tenang di tengah-tengah keluarganya. Tapi, mantan pelatih timnas Inggris pada 2016 itu sempat didiagnosa mengidap kanker pada Oktober tahun lalu.
Pada musim 2015-16, Shakespeare masih bertugas sebagai asisten pelatih Claudio Ranieri yang membawa Leicester City berjaya di Liga Primer Inggris. Setelah itu, dia diangkat sebagai pelatih kepala The Foxes pada awal 2017. Baca juga: Arsenal Rampungkan Transfer Bek Timnas Italia Riccardo Calafiori
Sayangnya, karier baru Shakespeare tidak berjalan mulus karena dia langsung dipecat pada Oktober 2017 akibat penurunan performa tim di awal musim 2017/2018. Setelah itu, Shakespeare melanjutkan karier sebagai asisten manajer di Everton, Watford, Aston Villa, dan Norwich City.
Pekerjaan terakhir Shakespeare adalah menjadi asisten pelatih Dean Smith di Leicester sejak April 2023. Namun, kontrak jangka pendeknya tidak diperpanjang lantaran The Foxes terdegradasi dari Liga Primer Inggris. (espn.co.uk)