BOGOR, KOMPAS.com – Calon Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A Rachim, melakukan blusukan ke Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (26/9/2024).
Dalam blusukan perdananya, Dedie mendengarkan aspirasi warga, yang sebagian besar mengeluhkan kurangnya infrastruktur pendidikan, khususnya untuk tingkat SMP dan SMA.
Dedie pun berjanji akan menambah jumlah sekolah SMP di wilayah tersebut.
“Insya Allah, kalau kita punya lahan, nanti kita tambah SMP baru di wilayah Kedung Halang atau di wilayah Bogor Utara,” ucap Dedie saat ditemui Kompas.com.
Terkait pembangunan SMA, Dedie mengaku hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Meski begitu, Dedie berkomitmen untuk mendorong agar dua SMA baru dapat dibangun di Kota Bogor dalam lima tahun ke depan.
“Kemudian kalau SMA, SMA ini kewenangannya provinsi. Untuk lima tahun ke depan, Insya Allah kita dorong pemerintah provinsi untuk membangun dua SMA baru di Kota Bogor,” ujarnya.
Mantan Wakil Wali Kota Bogor itu menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan lahan di wilayah Kayu Manis dan Rancamaya untuk pembangunan sekolah baru.
Dedie berharap dukungan dari pemerintah provinsi dapat merealisasikan inisiatif ini untuk meningkatkan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat.
“Yang sudah ada lahannya itu di Kayu Manis, tapi jauh, di Tanah Sareal. Satu lagi di Rancamaya, di Bogor Selatan. Mudah-mudahan di Bogor Utara juga kita bisa tambah paling tidak satu atau dua (sekolah) kalau memungkinkan,” ujarnya.
Dedie menyadari, pendidikan di Kota Bogor masih menjadi tantangan besar yang belum sepenuhnya teratasi selama masa kepemimpinannya bersama Bima Arya.
Oleh karena itu, masalah pendidikan menjadi visi misi utama yang akan digaungkan melalui program Bogor Pintar, yang diusulkan pasangan calon Dedie Rachim-Jenal Mutaqin dalam Pilkada 2024.
“Jadi ini PR memang, makanya saya dan Jenal memprioritaskan masalah pendidikan dalam visi misi pasangan calon Dedie-Jenal,” ujarnya.