KOMPAS.com - Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWS) menemukan planet di luar Tata Surya bernama HD 189733 b.
Menariknya planet yang letaknya hanya 64 tahun cahaya dari Bumi ini tidak hanya panas membara tetapi juga memiliki atmosfer yang penuh dengan hidrogen sulfida.
Artinya, exoplanet itu kemungkinan besar berbau telur busuk jika kita melakukan perjalanan mengunjunginya.
Seperti dikutip dari Live Science, Selasa (9/7/2024) HD 189733 b adalah raksasa gas yang terletak sekitar 64 tahun cahaya di konstelasi Vulpecula.
Planet mengorbit sangat dekat dengan bintang asalnya sekitar 13 kali lebih dekat daripada Merkurius yang mengorbit matahari.
Planet juga menyelesaikan satu orbit setiap dua hari, akibatnya suhu permukaan planet bisa mencapai 925 derajat Celcius, cukup panas untuk melelehkan jenis batuan tertentu menjadi magma.
Pengamatan sebelumnya mengungkapkan bahwa terdapat hujan kaca cair di planet ini. Hujan kaca cair ini kemungkinan bertiup dengan kecepatan hingga 800 km/jam atau sekitar tiga kali lebih cepat daripada badai kategori 5 di Bumi.
Namun dalam sebuah studi baru, ada temuan menarik lain dari HD 189733 b.
Peneliti mengarahkan JWST ke HD 189733 b untuk mempelajari lebih lanjut tentang dunia alien yang unik tersebut.
Selain mengukur jumlah karbon dioksida, oksigen, air, dan logam berat di atmosfer planet, tim juga menemukan bahwa planet tersebut mengandung hidrogen sulfida.
Itu merupakan gas beracun tidak berwarna yang mudah terbakar dan dihasilkan oleh pembusukan bahan organik dan gunung berapi yang berbau seperti telur busuk.
Para peneliti sebelumnya menduga hidrogen sulfida dapat ditemukan di planet gas raksasa seperti Jupiter dan Uranus karena kedua planet mengandung molekul yang sama.
Namun, Namun, gas tersebut jarang terlihat di luar tata surya kecuali dalam jumlah kecil di medium antar bintang, atau ruang antar bintang.
Sehingga temuan hidrogen sulfida pada HD 189733 b merupakan batu loncatan penting untuk menemukan molekul ini di planet lain dan mendapatkan lebih banyak pemahaman tentang bagaimana berbagai jenis planet terbentuk.
Kehadiran hidrogen sulfida penting karena berarti exoplanet mengandung belerang yang merupakan elemen penting untuk membangun molekul lebih kompleks.
Belerang juga merupakan elemen kunci bagi hampir semua bentuk kehidupan di Bumi.
Namun dalam hal ini, kecil kemungkinan HD 189733 b menjadi tempat tinggal kehidupan di luar Bumi karena suhu dan kondisi dan cuacanya yang sangat buruk.
Tetapi mengetahui bahwa planet tersebut dapat ditemukan di luar Tata Surya dapat meningkatkan kemungkinan adanya exoplanet serupa yang dapat menampung beberapa bentuk kehidupan asing.
Para peneliti sekarang berencana menggunakan JWST untuk mempelajari planet lain yang serupa untuk melihat apakah mereka juga mengandung hidrogen sulfida.
JWST sendiri telah merevolusi cara para ilmuwan mempelajari exoplanet seperti HD 189733 b.
Instrumen teleskop yang canggih dapat mendeteksi berbagai bahan kimia dari seluruh kosmos, termasuk gas rumah kaca di satelit tata surya, air di sekitar bintang-bintang jauh, dan karbon pada awal mula alam semesta.
Studi baru diterbitkan pada 8 Juli di jurnal Nature.