JAKARTA, investor.id - PT GENTS baru-baru ini mencapai tonggak penting dengan menyelesaikan perbaikan turbin gas F-class pertama dalam 30 tahun sejarah perusahaan. Pencapaian ini tidak hanya menyoroti kemampuan PT GENTS yang semakin meningkat, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
“Dengan mengadopsi teknologi canggih dan praktik lean, PT GENTS telah memperluas kemampuannya untuk mengelola perbaikan turbin yang lebih kompleks, sejalan dengan tujuan Indonesia untuk memperkuat industri lokal. Pencapaian ini menempatkan perusahaan sebagai pemain yang kompetitif di panggung global, memperluas jangkauan layanannya dari Amerika ke Asia dan meningkatkan ekspor sektor energi Indonesia,” ungkap Country Director Leader Gas Power Indonesia GE Vernova, George Djohan dikutip Jumat (25/10/2024).
PT GENTS berperan sebagai pusat layanan penting dalam ekosistem GE Vernova, yang berfokus pada layanan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) untuk komponen turbin gas. Didirikan pada tahun 1994 dan berlokasi di Bandung, Indonesia, PT GENTS berkomitmen untuk menjaga keandalan turbin gas, sehingga mendukung operasi global GE di sektor power/tenaga listrik.
George Djohan menambahkan, peningkatan yang dilakukan seperti mesin CNC dan proses heat treatment yang lebih baik, telah menghasilkan peningkatan produktivitas sebesar 30%, yang secara signifikan mengurangi siklus perbaikan dan meningkatkan waktu pengiriman. Kemajuan ini didukung lebih lanjut oleh investasi berkelanjutan dalam teknologi dan pengembangan tenaga kerja.
Seiring dengan meningkatnya permintaan global untuk layanan MRO, terutama untuk armada turbin gas yang menua, lanjutnya, PT GENTS berada dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan tren ini. Lokasinya yang strategis dan komitmen terhadap kualitas menjadikannya pilihan menarik bagi pelanggan global, membuka peluang untuk pertumbuhan dan kesuksesan yang signifikan di tahun-tahun mendatang.
George Djohan menambahkan, salah satu tantangan utama yang dihadapi PT GENTS dalam memperluas kemampuan perbaikan turbin gas adalah mengelola kompleksitas ekspansi proyek di tengah gangguan rantai pasokan global. “Hal ini mengharuskan kami untuk menyeimbangkan ambisi pertumbuhan dengan kebutuhan untuk memperkuat operasi yang ada,” sebutnya.
Untuk menanggapi hal tersebut, pihaknya secara proaktif menyederhanakan operasi dengan menggunakan metodologi lean dan digitalisasi.
“Dengan menyelaraskan kembali sumber daya kami, kami berhasil mengelola kompleksitas ini, yang tidak hanya meningkatkan standar layanan kami dengan keselamatan dan kualitas sebagai prioritas utama, tetapi juga memungkinkan kami untuk memperluas kemampuan baik di dalam negeri maupun secara internasional. Pendekatan strategis ini telah secara signifikan memperkuat posisi kompetitif kami di pasar energi global,” pungkasnya.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News