#30 tag 24jam
Lantik Pengurus, JATMAN DKI Jelaskan Hubungan Erat Kejayaan Islam dan Tasawuf
JATMAN berupaya mempersatuan dan memperkuat program. [909] url asal
#jatman #tarekat #daniel-nafis #ahli-tarekat #thoriqoh #tasawuf #sufisme
(Republika - Khazanah) 11/08/24 21:20
v/14193674/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Mutabarroh an-Nahdliyah (JATMAN) Idaroh Wustho DKI Jakarta melantik pengurus periode 2024-2029. Acara ini tak hanya menandai awal kepemimpinan baru, namun juga menjadi ajang diskusi penting tentang peran strategis Ahli Thoriqoh Shufiyah dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dalam dunia Thoriqoh, Mursyid Am Thariqah Shidiqiyah Darqawiyah Syadziliyah dari Maroko, Syekh Dr. Abdul Mun’iem Al Ghumari, Ketua PWNU DKI Jakarta, Dr. KH Syamsul Ma’arif MA, Drs. KH Muhammad Yunus Abdul Hamid, Rais Majelis Ifta Jatman DKI.
Dalam sesi diskusi tematik yang digelar bersamaan dengan pelantikan, Mudir Jatman DKI Jakarta, Ustad Irawan Santoso, menyampaikan pandangan mendalam mengenai hubungan erat antara kejayaan Islam dan tasawuf. Menurutnya, kejayaan umat Islam sepanjang sejarah tak terlepas dari peran aktif sufisme. Ia menegaskan bahwa keruntuhan Islam di era modern seiring dengan memudarnya pengaruh sufisme.
"Kalau hari ini kita ingin menang, artinya Islam kembali merasakan kejayaan secara komunal, maka tentu kita harus kembali kepada tasawuf, kembali kepada sufi, kembali kepada bilik-bilik tarekat sebagaimana yang dulu dijalankan para pendahulu kita," ungkap Ustad Irawan beberapa waktu lalu.
Ia juga menyoroti bagaimana peran ahli Thoriqoh dalam sejarah Nusantara sering kali terabaikan dalam kurikulum pendidikan. Ustad Irawan menegaskan bahwa tokoh-tokoh penting seperti Sultan Agung, Sultan Aceh Darussalam, Cut Mutia, dan Panglima Polim adalah pengamal Thoriqoh yang berperan signifikan dalam perjuangan kemerdekaan.
"Dalam sejarah di Nusantara, itulah yang dihilangkan dalam kurikulum pelajaran sejarah mulai dari SD sampai perguruan tinggi, sehingga seolah-olah peranan para sufi ini dikucilkan padahal fakta sejarah berbicara lain. Semua itu bisa kita lihat dari siapa Sultan Agung, siapa Sultan Aceh Darussalam, siapa Cut Mutia, siapa Panglima Polim—mereka adalah ahli-ahli Thoriqoh," tegasnya.
Ia juga menyoroti perang besar yang dipimpin oleh ahli Thoriqoh, seperti Perang Diponegoro (1825-1830) dan Perang Aceh (Perang Sabil) yang merepotkan penjajah Hindia Belanda.
"Siapa Pangeran Diponegoro? Beliau adalah pengamal Thoriqoh Shufiyah pada saat itu. Di Sumatera, pada masa yang sama, meletus Perang Aceh (Perang Sabil). Itulah yang membuat Hindia Belanda kerepotan," lanjutnya.
Pelantikan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kepemimpinan Jatman DKI Jakarta, tetapi juga sebagai titik tolak kebangkitan spiritual umat Islam di Indonesia dengan kembali mengedepankan nilai-nilai tasawuf dalam kehidupan sehari-hari.
SUSUNAN PENGURUS IDAROH WUSTHO
JATMAN DKI JAKARTA 2024 -2029
I. MAJLIS IFTA (Fatwa)
KetuaSyeikh Drs. KH. Muhammad Yunus Abdul Hamid
AnggotaKH. Muhammad Danial Nafis, SE, MSi.
AnggotaKH Wahfiudin Sakam Bahrum. SE. MBA
AnggotaKH Achmad Marwazie
AnggotaDr. KH Ali M.Abdillah. MA
AnggotaDr. KH Muhammad Hilmi Ash Shiddiqi Al Araki
II. IFADLIYYAH
(PENGARAH DAN PENGAWAS)
Ro`isKH. Muhammad Danial Nafis, SE, MSi.
Wakil Ro`is AwwalDrs. H. M. Rusbiyanto Asfa
Wakil Ro`is TsaniH. Sulistyo Buddy Rakhmadi
Wakil Ro`is Tsalis`H. Abdul Latif. SE. MA
Wakil Ro`is Robi’KH. Muhammad Lukman Hafidz. ST. MT. ACLA
Wakil Ro`is KhomisKH. Wawan Kurniawan
Wakil Ro`is SadisDR. H. Muhammad Zaeni
(PENCATAT & PENGOLAH PROGRAM)
Katib H. Fery Rahmawan Asma, Lc, MA
Wakil Katib AwwalH. Yudha Eka Putra, S.M.
Wakil Katib TsaniAbdur Rauf Kurniadi
Wakil Katib TsalisH. Muhammad Ridwan
Wakil Katib Robi`KH. Wahid Nuruddin
Katib KhomisH. Suharis, SH
Katib SadisKH Ahmad Fatir Hambali
III. IMDLO’IYYAH (EKSEKUTIF PELAKSANA)
MUDIRIrawan Santoso Shiddiq. S.H.
Wakil Mudir AwwalH. Handri Ramadian. S.E. M.M.
Wakil Mudir TsaniH. Ali Syahbana, Lc. MA
Wakil Mudir TsalisH. Abdul Kholid, M.Ag
Wakil Mudir Robi`Hakim Muzayyan, S.HI. M.Hum
Wakil Mudir KhomisDr. KH I’ie Nasser Muhammad
Wakil Mudir SadisRahman Thoha. ST
SEKRETARISH. M. Kholis Royyan
Wakil Sekr. AwwalDr Idris Wasahua. S.Ag. M.H.
Wakil Sekr, TsaniAbdussalam Arfan
Wakil Sekr. TsalisM. Rijal Daud
Wakil Sekr Robi`Ahmad Hanafi SHI
Wakil Sek. KhomisH. Ahmad Hadi Ihsan
Wakil Sek. SadisZaenal Mulyadi Yusuf
AMINSUSHUNDUQH. Ubayt Kurniawan. ST, MAB
Wakil AS Awwaldr. Irhamni SpB Sub Sp Ped(K)
Wakil AS TsaniH. Surya Yadi Putra, M.Si.
Wakil AS TsalisH. Novel Anuverta
IV. IMDADIYYAH / LAJNAH (LEMBAGA PELAKSANA KEGIATAN)
1. TAKHSISH KUTUB THARIQIYAH, MAKTABUD DA’IMI LI SILSILATIH THORIQIYAH
WA TARIKHIHA
1. Ust. H. Azka Fuady .Lc
2. Dr. H. Ahmad Faizin, Lc. MA
3. Ust. Danu Hangga S Ag
4. Ahmad Qushairi. SHI. MPd I
5. Ust Shohib Ismail
6. Zainal Abidin
7. Abdullah Arifuddin
8. Nasruddin S. Th.I
9. Fuad, S.HI
2. MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN SDM THARIQIYAH
1. Ust. Rohdian Al Ahad. SE
2. Reza Miladi
3. Ahmad Ali Harazim
4. Siddiq
5. Nuralim Karsono
6. Ahmad Romli
7. Anindyo Widhoyoko. M. Phil
3. TA`LIF WANNASYER THARIQIYAH & INFOKOM
1. M Iskandar MA
2. Saepulloh. MA
3. Suratman
4. Abdul Manan
5. H. A. Rojana Idris. S Ag. M Pd
6. Zaki Mubarok. M Hum
7. Adnan Mauludin Fajriyadi. S.Kom
8. Ahmad Suhendi
9. Mizar Neta
10. Saeful Bahri
11. Bahtiar
12. Andy Abdul Hamid
4. DAKWAH & DZIKIR
1. Imam Abu Ubaidah
2. Okki Efendi. S Pd I
3. H. Azhar Lc
4. H. Syarifuddin
5. Abdul Mukti. M Sos
6. Drs. H. Ahmad Ridwan. M Pd
7. Ali Makmur. S Fil I
8. Muhammad Abdul Fatah Al Hafidz
9. Denny Rahmat
10. Husain
5. IQTISHADIYYAH ( EKONOMI )
1. Rakai Panangkaran
2. H. Mohammad Yasin. S Pd
3. Bedri Firman. Lc. ME Sy
4. Hajar Saputra
5. Muhammad Salik Fillah
6. Abdulloh Mursan
7. Adi Susanto , SE
8. Erik Irawan Pradana
9. Supadio
6. ADVOKASI & BANTUAN HUKUM
1. Ali Wardy SH. MH
2. Andri Junirsal, S.H.., M.H.
3. M Ivan Patiwangi SH
4. Bany Rozano S.H.
5. Zulfikri Lubis, SH, MH., C.T.L.C.
6. Ahmad Fadli, S.H.
7. Tony Hersing, SE. SH
7. MUSLIMAT WATHONAH
1. Dra. Hj Dewi Ani Endriyanti
2. Dian Lutfiana S. Pi
3. Dr. Uswatun Hasanah, MA. Hum
4. Ustadzah Siti Aminah
5. Chali Matussa’diyah ST
6. Aih Rohmawati. SP
7. Nina Ratna Sari
8. Farah Alvamuna Bangma. S.I.Kom
9. Siti Rohimah
10. Istirokah
Biografi Habib Luthfi bin Yahya, Ulama dari Pekalongan
Habib Luthfi bin Yahya merupakan seorang ulama keturunan Rasulullah SAW. [455] url asal
#biografi-habib-luthfi #profil-habib-luthfi #mengenal-habib-luthfi #jatman #kakek-habib-luthfi-pekalongan
(Republika - Khazanah) 31/07/24 09:01
v/12721755/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Habib Luthfi bin Yahya merupakan seorang ulama dari Pekalongan, Jawa Tengah. Kini, tokoh yang lahir pada 10 November 1947 itu menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI.
Dilansir dari laman NahdlatulUlama (NU) Online, Habib Luthfi bin Yahya adalah keturunan Nabi Muhammad SAW, baik dari jalur ayah maupun ibunya. Nasabnya sampai kepada Husain bin Ali, yakni cucu Rasulullah SAW dari Fathimah az-Zahra, istri Ali bin Abi Thalib.
Sejak kecil, Habib Luthfi bin Yahya memperoleh pendidikan agama Islam dari kedua orang tuanya. Pendidikan dasarnya didapatkan dari Sekolah Rakyat Pekalongan (1953-1960) dan Madrasah Salafiyah Pekalongan (1960-1963).
Saat berusia 12 tahun, ia mulai mengembara untuk menuntut ilmu. Ketika itu, Habib Luthfi mengikuti pamannya yang bermukim di Indramayu (Jawa Barat), yakni Habib Muhammad.
Kemudian, ia menjadi santri di pelbagai pondok pesantren. Di antara lembaga-lembaga tempatnya menuntut ilmu adalah Pondok Pesantren Benda Kerep, Cirebon (1960-1964); Pondok Pesantren Balai Kambang, Jepara (1964-1968); Majelis Ta’lim Kyai Bajuri, Indramayu (1965-1966); dan Pondok Pesantren Bani Malik, Purwokerto (1969-1982).
Habib Luthfi juga mendapatkan beasiswa untuk belajar ke Hadramaut (Yaman). Sesudah tiga tahun di sana, ia kembali ke Tanah Air untuk nyantri lagi di sejumlah pesantren.
Di antara guru-gurunya adalah seorang ulama besar asal Lasem Rembang (Jateng), yakni Mbah Kiai Ma’shum. Demikian pula dengan Habib Ali bin Husein Alattas dari Cikini (Jakarta) dan Habib Anis bin Alwi bin Ali al-Habsyi dari Solo (Jateng).
Laman NU Online mendaftar, sekurang-kurangnya guru Habib Luthfi sebanyak 95 orang. Mereka adalah alim ulama yang terkemuka, khususnya di tengah lingkungan pesantren dan majelis-majelis ilmu.
Habib Luthfi bin Yahya juga mengambil tarekat (thariqah), antara lain Naqsyabandiyah, Syadziliyah, dan Tijaniyah. Dari sejumlah gurunya, ia mendapatkan ijazah sehingga bisa membaiat dan menjadi mursyid.
Silsilah sanad Tarekat Naqsyabandiyah al-Kalidyah Habib Luthfi adalah sebagai berikut.
- Al-Qutb Al-Ghauts Al-Jami’ Sayyidi Syah Muhammad Baha’udin an-Naqsyabandi al-Hasni (pendiri Tarekat Naqsyabandiayah);
- Al-Qutb Al-Ghauts Al- Jami’ Al- Mujadid Maulana Muhammad Khalid
- Al-Qutb Al-Arif Sayyid Abdullah Afandi
- Al-Qutb Al-Arif Sulaiman Al-Quraimi
- Al-Qutb Al-Kabir Sayyid Salaman Zuhdi
- Sayyidi Syekh Muhammad Ilyas bin Ali bi Hamid
- Sayyidi Syekh Ash’ad Abd Malik
- Habib Luthfi bin Yahya.
Adapun silsilah Sanad Tarekat Syadziliyah tokoh tersebut adalah sebagai berikut.
- Mufti Makkah-Madinah al-Kabir Sayyid Shalih al-Hanafi;
- Al-Alim Al-Al Alamah Ahmad An-Nahrawi Al-Maki;
- Dari Sayyidi Syekh Muhammad Ash’ad Abdul Malik;
- Habib Luthfi bin Yahya.
Habib Luthfi juga merupakan rais aam Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman), yakni berafiliasi kepada organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU).
Suami dari almarhumah Syarifah Salma binti Hasyim itu dikaruniai lima orang anak. Mereka adalah Syarif Muhammad Bahauddin, Syarifah Zaenab, Syarifah Fathimah, Syarifah Ummi Hanik, dan Syarif Husain.