KONTAN.CO.ID - KAI Bandara meluncurkan inovasi terbaru. Yaitu sistem refund real-time yang mempermudah proses pengembalian dana. Mengutip siaran pers, inovasi refund yang baru diluncurkan bertepatan dengan 18 Tahun KAI Bandara.
Informasi saja, PT Railink, operator KAI Bandara baru saja merayakan 18 tahun berdiri sejak pertama kali beroperasi di Medan menuju Kualanamu International Airport, Sumatera Utara pada tahun 2013.
Sistem inovasi refund ini memungkinkan penumpang yang melakukan pembatalan tiket untuk menerima pengembalian uang menjadi semakin mudah dan cepat.
Proses ini terintegrasi antara ARTS dan Brick, sehingga memudahkan transaksi dan mempercepat waktu pengembalian dana.
Melalui inovasi Refund, penumpang dapat mengharapkan pengembalian dana yang lebih cepat, dengan target waktu maksimal 14 hari kerja, dibandingkan dengan 30 hari kerja pada sistem sebelumnya.
Selain itu, fitur pengecekan data rekening secara real-time juga telah diterapkan. Sehingga proses verifikasi data berjalan lebih akurat dan efisien.
Perubahan lainnya yang signifikan adalah kini proses pengembalian dana yang sebelumnya dilakukan oleh PT Railink, telah dialihkan kepada PT Eastern Transglobal, mitra baru yang berperan dalam mempercepat proses transfer refund secara lebih efisien dan tepat waktu.
Dengan adanya perubahan ini, proses refund dapat lebih terjamin keandalannya, memberikan pengalaman yang lebih baik kepada penumpang.
“Melalui sistem Refund, kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan kepuasan bagi para penumpang. Kami memahami bahwa terkadang rencana perjalanan dapat berubah, dan kami ingin memastikan bahwa proses pembatalan tiket tidak menyulitkan mereka,” jelas Sosiawan Surbakti, perwakilan dari PT Railink.
Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen KAI Bandara untuk terus meningkatkan layanan dan memperbaiki pengalaman perjalanan penumpang.
Dengan mengedepankan teknologi dan inovasi, KAI Bandara berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin modern dan dinamis.
Langkah ini merupakan bukti nyata dari usaha KAI Bandara dalam memberikan layanan prima yang tidak hanya cepat tetapi juga transparan, memberikan pengalaman terbaik kepada setiap pelanggan.
PT KAI mencatat jumlah penumpang yang memakai layanan KAI Group mencapai 218 juta orang pada semester I 2024. Simak informasi selengkapnya di sini. Halaman all [573] url asal
KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume penumpang KAI Group pada Semester I 2024 yaitu sebanyak 218.964.010 pelanggan.
Jumlah tersebut terdiri dari 22.223.702 pelanggan KA Jarak Jauh, 3.511.405 pelanggan KA lokal (dikelola KAI), 179.101.318 pelanggan KAI Commuter, 2.709.305 pelanggan KAI Bandara, 8.685.648 pelanggan LRT Jabodebek, dan 2.665.710 pelanggan Whoosh.
Angka tersebut meningkat 22 pesern dibanding Semester I 2023, yang tercatat sebanyak 179.577.935 pelanggan.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya dalam menggunakan layanan kereta api. KAI Group berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan melalui berbagai inovasi yang secara konsisten kami hadirkan,” kata VP Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang dikutip Kompas.com, Jumat (12/7/2024).
Peningkatan volume penumpang tersebut, lanjut Anne, ditunjang oleh adanya pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) baru mulai Juni 2023.
Pada Gapeka tersebut, KAI mengoperasikan sejumlah kereta api baru seperti KA Argo Merbabu (Gambir–Semarang Tawang Bank Jateng PP), Argo Semeru (Gambir–Surabaya Gubeng PP), Pandalungan (Gambir–Jember PP), Manahan (Gambir–Solo Balapan PP), dan KA Lokal Banyubiru (Semarang Tawang Bank Jateng–Solo Balapan PP).
Di samping itu, pada Semester I 2023 masih berlaku persyaratan yang berkaitan dengan Covid-19. Untuk moda transportasi baru yakni kereta cepat Whoosh dan LRT Jabodebek juga baru diresmikan pada paruh kedua tahun 2023.
Adapun daftar kereta api jarak jauh yang paling banyak melayani penumpang selama Semester I 2024 sebagai berikut
KA Airlangga (relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi PP) sebanyak 691.702 penumpang
KA Serayu (relasi Pasar Senen–Purwokerto PP) sebanyak 647.526 penumpang
KA Sancaka (relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng PP) sebanyak 638.523 penumpang
KA Putri Deli (relasi Medan–Tanjung Balai PP) sebanyak 603.837 penumpang
KA Kaligung (relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan) sebanyak 592.750 penumpang.
Sementara itu, stasiun keberangkatan KA jarak jauh dengan penumpang terbanyak selama Semester I 2024 yaitu:
Stasiun Pasar Senen sebanyak 2.205.387 penumpang
Stasiun Gambir sebanyak 1.503.622 penumpang
Stasiun Yogyakarta sebanyak 1.397.831 penumpang
Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 877.199 penumpang
Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 815.844 penumpang.
Dari sisi ketepatan waktu keberangkatan maupun kedatangan kereta api penumpang, juga mengalami peningkatan performa.
Pada Semester I 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,76 persen, meningkat dibanding Semester I 2023 yakni 99,57 persen.
Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api penumpang pada Semester I 2024 mencapai 96,80 persen, meningkat dibanding Semester I 2023 yakni 94,26 persen.
“KAI akan terus melakukan perbaikan-perbaikan di seluruh lini guna meningkatkan pelayanan bagi pelanggan serta keselamatan perjalanan kereta api. Dengan upaya peningkatan kualitas secara kontinyu ini, kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan,” pungkas Anne.
PT KAI mencatat jumlah penumpang yang memakai layanan KAI Group mencapai 218 juta orang pada semester I 2024. Simak informasi selengkapnya di sini. [573] url asal
KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume penumpang KAI Group pada Semester I 2024 yaitu sebanyak 218.964.010 pelanggan.
Jumlah tersebut terdiri dari 22.223.702 pelanggan KA Jarak Jauh, 3.511.405 pelanggan KA lokal (dikelola KAI), 179.101.318 pelanggan KAI Commuter, 2.709.305 pelanggan KAI Bandara, 8.685.648 pelanggan LRT Jabodebek, dan 2.665.710 pelanggan Whoosh.
Angka tersebut meningkat 22 pesern dibanding Semester I 2023, yang tercatat sebanyak 179.577.935 pelanggan.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya dalam menggunakan layanan kereta api. KAI Group berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan melalui berbagai inovasi yang secara konsisten kami hadirkan,” kata VP Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan resmi yang dikutip Kompas.com, Jumat (12/7/2024).
Peningkatan volume penumpang tersebut, lanjut Anne, ditunjang oleh adanya pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) baru mulai Juni 2023.
Pada Gapeka tersebut, KAI mengoperasikan sejumlah kereta api baru seperti KA Argo Merbabu (Gambir–Semarang Tawang Bank Jateng PP), Argo Semeru (Gambir–Surabaya Gubeng PP), Pandalungan (Gambir–Jember PP), Manahan (Gambir–Solo Balapan PP), dan KA Lokal Banyubiru (Semarang Tawang Bank Jateng–Solo Balapan PP).
Di samping itu, pada Semester I 2023 masih berlaku persyaratan yang berkaitan dengan Covid-19. Untuk moda transportasi baru yakni kereta cepat Whoosh dan LRT Jabodebek juga baru diresmikan pada paruh kedua tahun 2023.
Adapun daftar kereta api jarak jauh yang paling banyak melayani penumpang selama Semester I 2024 sebagai berikut
KA Airlangga (relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi PP) sebanyak 691.702 penumpang
KA Serayu (relasi Pasar Senen–Purwokerto PP) sebanyak 647.526 penumpang
KA Sancaka (relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng PP) sebanyak 638.523 penumpang
KA Putri Deli (relasi Medan–Tanjung Balai PP) sebanyak 603.837 penumpang
KA Kaligung (relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan) sebanyak 592.750 penumpang.
Sementara itu, stasiun keberangkatan KA jarak jauh dengan penumpang terbanyak selama Semester I 2024 yaitu:
Stasiun Pasar Senen sebanyak 2.205.387 penumpang
Stasiun Gambir sebanyak 1.503.622 penumpang
Stasiun Yogyakarta sebanyak 1.397.831 penumpang
Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 877.199 penumpang
Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 815.844 penumpang.
Dari sisi ketepatan waktu keberangkatan maupun kedatangan kereta api penumpang, juga mengalami peningkatan performa.
Pada Semester I 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,76 persen, meningkat dibanding Semester I 2023 yakni 99,57 persen.
Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api penumpang pada Semester I 2024 mencapai 96,80 persen, meningkat dibanding Semester I 2023 yakni 94,26 persen.
“KAI akan terus melakukan perbaikan-perbaikan di seluruh lini guna meningkatkan pelayanan bagi pelanggan serta keselamatan perjalanan kereta api. Dengan upaya peningkatan kualitas secara kontinyu ini, kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan,” pungkas Anne.