KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dan Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kalsel menerima piagam Museum Rekor Indonesia (Muri) usai membentangkan kain batik khas Banjar, Sasirangan terpanjang di dunia.
Tercatat sebanyak 6.127 orang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, pelajar, dan masyarakat terlibat membentangkan kain Sasirangan di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru, Selasa (20/8/2024).
Berdasarkan hasil verifikasi tim MURI, tercatat panjang bentang kain Sasirangan terdiri dari 107 motif dan mencapai panjang 6.008 meter.
Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri menyerahkan piagam rekor kepada Ketua Dekranasda Kalsel Raudatul Jannah atau Acil Odah di kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru.
"Dengan dukungan yang luar biasa dari banyak pihak, maka melalui Sasirangan ini sebagaimana ungkapan rasa cinta dan bangga kita kepada warisan budaya Kalimantan Selatan agar tetap lestari hingga kini dan nantinya," ucap Acil Odah.
Acil Odah menjelaskan Sasirangan merupakan kain tradisional yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2013.
Tak hanya itu, kain Sasirangan juga telah resmi tercatat sebagai Indikasi Geografi milik Kalimantan Selatan dari Kemenkumham dengan status hak cipta.
Lebih lanjut, Acil Odah menyampaikan penghargaan MURI ini merupakan hasil sinergi dari seluruh unsur di Kalimantan Selatan.
Melalui penghargaan Muri ini, Acil mengharapkan dapat lebih meningkatkan minat orang untuk berkunjung menikmati wisata dan budaya di Kalimantan Selatan.