JAKARTA, KOMPAS.com - Meluapnya Kali Sekretaris kerap menyebabkan banjir di permukiman warga di Jalan Haji Muhajar, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Ada hujan atau tidak, warga sudah harus bersiap untuk melindungi diri mereka dari banjir ketika air kali mulai naik.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, kali tersebut memiliki ukuran yang tidak terlalu lebar, yakni sekitar lima meter.
Tepi sungainya cukup dekat dengan tembok rumah warga. Bahkan, ada beberapa bagian yang tidak ada jarak sama sekali.
Pada beberapa titik, kali yang airnya keruh itu juga mengeluarkan bau kurang sedap, terutama apabila ada angin berhembus.
Di pinggiran kali terlihat ada tumpukan sampah yang menggenang meskipun tak banyak.
Tak diketahui apakah sampah-sampah itu berasal dari aliran banjir atau hasil pelanggaran dari warga setempat.
Sempat asri
Salah seorang warga bernama Sapri mengatakan, sekitar 30-40 tahun lalu, keadaan Kali Sekretaris sangat asri dengan sawah-sawah di sampingnya.
Menurut pria 58 tahun itu, kondisi kali berubah sejak mulai dibangun penampungan air dan semakin padatnya rumah warga.
"Pas dibangun penampungan air dan rumah-rumah, ya sudah, mulai banjir sampai sini," kata Sapri saat berbincang dengan Kompas.com, Minggu (7/7/2024).
Tak hanya Sapri, warga lainnya, Sopyan (47), juga mengenang masa-masa ketika Kali Sekretaris masih menjadi tempat yang nyaman untuk bermain bagi anak-anak di era 80'an.
"Dulu kalinya itu enggak pernah bermasalah. Memang penyebabnya selain karena kurang serapan, kalinya makin lama ini makin mengecil dan enggak pernah diurusin lagi sama pemda," kata Sopyan.
"Permukiman sini juga paling padat dan paling rendah datarannya, makanya cepat banjir kalau kali sudah meluap," sambung dia.
Minta dibenahi
Untuk mengurangi dampak banjir, warga pun berharap pemerintah setempat mulai memerhatikan dan melakukan pembenahan terhadap kali tersebut.
Sapri mengatakan, dulu kali itu pernah dikeruk untuk mencegah banjir, terlebih ketika musim hujan tiba.
JAKARTA, KOMPAS.com - Warga RT 4 di Jalan Haji Muhajar, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sudah bertahun-tahun terdampak banjir.
Salah seorang warga bernama Sapri (58) mengatakan, wilayah tempatnya bermukim itu selalu menjadi langganan banjir jika hujan datang.
Bahkan, pada banjir tahun 2020, ketinggian air bisa mencapai hingga dua meter lebih, atau sampai menutupi genteng.
"Kalau banjir yang kemarin 1,4 meter, itu sudah biasa. Yang parah pas 2020 sampai nutupin atap, genteng," ujar Sapri saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (7/7/2024).
Selain karena hujan deras yang panjang, banjir juga lebih sering terjadi akibat Kali Sekretaris yang meluap dan tumpah di area permukimannya.
Menurut warga lainnya, Sopyan (47), kali tersebut sudah semakin sempit sehingga tidak mampu menampung air hujan yang terjadi secara terus-menerus.
"Memang penyebabnya selain karena kurang serapan, kalinya makin lama ini makin mengecil dan enggak pernah diurusin lagi sama pemda," kata Sopyan.
"Permukiman sini juga paling padat dan paling rendah datarannya, makanya cepat banjir kalau kali udah meluap," sambung dia.
Untuk mengurangi dampak banjir, warga pun berharap pemerintah setempat mulai memerhatikan dan melakukan pembenahan terhadap kali tersebut.
"Dulu pernah dikeruk tuh pas zamannya Ahok. Dia enggak jadi (gubernur) lagi, ya enggak diterusin," ungkap Sapri.
"Ya harapannya sih dilebarin ini kalinya, dikeruk atau bagaimana. Diperhatikan lah biar enggak banjir melulu. Istilahnya dinormalisasi. Karena cuma sekali doang itu dulu," imbuh dia.
Sebelumnya, beberapa wilayah di DKI Jakarta, terutama di Jakarta Barat, dilanda banjir usai hujan deras mengguyur pada Sabtu (6/7/2024).
Sampai pada Minggu pagi, Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, terdapat empat rukun tetangga (RT) pada dua kelurahan di Jakarta Barat yang masih tergenang air dengan ketinggian 30-60 cm.
Untuk kelurahan Kedaung Kaliangke, terdapat 3 RT yang masih tergenang dengan ketinggian 30 cm.
Sementara itu, di kelurahan Rawa Buaya terdapat 1 RT yang tergenang dengan ketinggian 60 cm.