Jakarta: Merek Ezviz terus memperluas ketersediaan pilihan kamera CCTV rumahan dengan inovasi canggih yang meningkatkan kemampuannya. Terbaru, mereka memperkenalkan seri Ezviz H9c dan Ezviz H7c dengan lensa ganda.
Keduanya memiliki perbedaan dari desain dan skenario penggunaannya. EZVIZ H9c dirancang untuk digunakan di area luar ruangan, sedangkan EZVIZ H7c ditujukan untuk area dalam ruangan.
Penyematan kombinasi dua lensa ganda dengan resolusi 2K yang dapat bekerja di waktu yang bersamaan ini dapat memperluas cakupan dan tangkapan gambar sehingga lebih akurat, tajam, dan cerdas. Selain itu dengan disematkannya fitur co-detection dan auto smart tracking dapat memberikan perlindungan 360 derajat secara menyeluruh.
“Hadirnya kombinasi lensa ganda di EZVIZ H9c dan H7c merupakan sebuah lompatan inovasi bagi industry CCTV,” ungkap Oktavia Mega Wati, Marketing Manager EZVIZ Indonesia.
“Melalui inovasi ini, EZVIZ menetapkan usaha berkelanjutan untuk menyediakan produk dengan teknologi tinggi dan profesional yang dapat Anda andalkan untuk segala kebutuhan, baik untuk kebutuhan bisnis maupun perlindungan pribadi atau rumah tangga khususnya di Indonesia,” ujarnya.
Ezviz H9c adalah Smart camera outdoor dengan desain pan and tilt yang tetap mempertahankan orb-shaped design dan terbukti dapat bertahan di segala dan jenis kondisi cuaca (weatherproof).
Kedua lensa yang ada di Ezviz H9c mempunyai resolusi 2K ataupun 3K yang dapat menghasilkan gambar dan video yang lebih tajam dan jelas dibandingkan CCTV lainnya.
Fitur Co-detection bekerja ketika lensa pertama/fixed lens yang punya sudut jangkauan hingga 180 derajat menangkap adanya pergerakan manusia, lensa kedua/pan & tilt akan tetap memantau pergerakan tersebut secara menyeluruh.
Fitur AI di Ezviz H9c diklaim dapat membedakan berbagai jenis deteksi, misalnya membedakan antara manusia dan kendaraan, sehingga pengguna hanya mendapatkan informasi yang akurat dan penting saja.
Ezviz H9c juga sudah dilengkapi dengan lampu LED untuk menghasilkan kualitas visual berwarna yang jelas dan akurat pada malam hari hingga jarak pandang 40 meter serta sirine dan senter yang bisa aktif ketika mendeteksi gerakan.
Pada seri Ezviz H7c dihadirkan kamera CCTV lensa ganda untuk kebutuhan indoor atau area dalam ruangan dengan resolusi 2K+ untuk kedua lensa.
Semua CCTV lensa ganda Ezviz juga sudah dilengkapi dengan opsi konektivitas bluetooth dan dapat terintegrasi dengan virtual assistant seperti Amazon Alexa dan Google Assistant.
Ezviz juga memberikan dukungan codec H.265 yang mampu memberikan penghematan ruang penyimpanan hingga 50%. Selain itu anda juga bisa menggunakan media penyimpanan kartu microSD dengan kapasitas maksimum hingga 512 GB ataupun tersedia opsi berlangganan penyimpanan awan EzvizCloud Storage.
KOMPAS.com - Apple gemar membuat iklan untuk merayu pengguna Android beralih ke ponsel iOS alias iPhone. Yang terbaru, mereka membuat iklan berjudul "Privavy on iPhone" yang tayang di kanal YouTube resmi Apple pertengahan Juli lalu.
Iklan tersebut, seperti judulnya, intinya berisi tentang bagaimana iPhone memiliki privasi yang lebih baik dibanding ponsel Android, terutama ketika pengguna browsing di internet.
Namun, pesan tentang privasi ini tak disampaikan secara gamblang, melainkan dikemas secara terselubung lewat sebuah iklan mirip film horor yang mungkin bisa bikin pengguna Android ketakutan.
Pada iklan tersebut, Apple menyulap berbagai kamera pengintai (CCTV) menjadi seekor burung yang bisa terbang dan memiliki kaki.
Aneka kamera CCTV tersebut lantas menghampiri para pengguna Android yang ada di berbagai penjuru tempat, terutama mereka yang sedang membuka peramban (browser) internet untuk sekadar mencari informasi.
Apple sebetulnya tidak mengungkap apakah pengguna yang diintai oleh kamera CCTV yang bisa terbang ini merupakan pengguna Android atau tidak.
Namun, semua pengguna yang diikuti kamera tersebut memiliki ponsel yang tampilannya tidak seperti model iPhone yang sudah ada saat ini. Misalnya tak memiliki desain "poni" lebar atau poni berbentuk pil, desain kamera "zig-zag", dan lain sebagainya.
YouTube/Apple Pesan Apple di dalam iklan terbarunya soal privasi.
Pada pertengahan video, kamera CCTV yang bisa terbang ini semakin banyak dan mengejar para pengguna Android sepanjang hari, di manapun mereka berada.
Pada saat bersamaan, Apple menampilkan peringatan yaitu "Your browsing is being watched", atau bisa diartikan sebagai "Aktivitas kamu di internet sedang diawasi".
Setelah pesan ini, muncul para "pahlawan" yang memakai iPhone. Ketika mereka membuka browser internet Safari, kamera CCTV yang terbang itu satu per satu meledak. Ini artinya, pengguna iPhone tidak bisa dimata-matai oleh burung berbentuk kamera CCTV tersebut.
Nah, iklan seperti ini menggambarkan sebuah fitur privasi iPhone yang sudah ada sejak iOS 14.5 beberapa waktu lalu, yaitu App Tracking Transparency.
Dengan fitur ini, pengguna iPhone dapat mengontrol aplikasi mana saja yang diizinkan untuk melacak aktivitas pengguna untuk tujuan periklanan online.
Dengan kata lain, aplikasi-aplikasi yang berjalan di iPhone, termasuk Safari tadi, tidak akan memberikan data dan aktivitas pengguna ke aplikasi pihak ketiga, lantaran sistem melarang aktivitas pelacakan terjadi di dalam aplikasi.
Penasaran melihat upaya Apple membuat iklan terkait privasi yang bisa menakut-nakuti pengguna Android? Iklan tersebut bisa ditonton di jendela pemutar video berikut ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari YouTube.com, Senin (22/7/2024).