JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat antusias menyaksikan prosesi kirab duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi, Sabtu (10/8/2024).
Pantauan Kompas.com sekitar pukul 07.52 WIB, pasukan pengiring kirab bendera yang berasal dari tiga matra TNI sudah bersiap dengan alat marching band mereka. Rangkaian kirab perlahan keluar dari area Monas ke Jalan Medan Merdeka Barat.
Di luar Monas, masyarakat telah memenuhi kanan dan kiri jalan. Ada pula anak-anak yang diajak oleh orang tuanya untuk menyaksikan kirab bendera.
Sebagian besar warga yang hadir adalah ibu-ibu. Ada pula siswa-siswi yang membawa bendera Merah Putih.
Sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga Patung Kuda, masyarakat tampak antusias menunggu iring-iringan kirab bendera melintas di depan mereka.
Mayoritas masyarakat mengenakan baju merah atau putih dengan bawahan berbeda-beda.
Di sepanjang jalan, ada cukup banyak siswa siswi yang mengenakan atribut sekolah mereka. Sepanjang perjalanan, mereka bersorak sorai.
"Merdeka! Merdeka!" kata siswa siswi saat kendaraan taktis Maung pembawa bendera duplikat Merah Putih dan Teks Proklamasi melintas di depan mereka.
Sontak siswi perempuan berteriak histeris kepada pembawa bendera dan Teks Proklamasi.
"Kakak cantik, kakak cantik, lihat sini dong," kata siswi tersebut.
Beda cerita dengan reaksi masyarakat ketika melihat mobil Heru Budi melintas.
Masyarakat segera tumpah ruah karena Heru membuka kacanya lebar-lebar.
Sontak, baik laki-laki maupun perempuan turun dari trotoar dan mengambil HP mereka, mengarahkannya ke diri mereka dan Heru Budi.
Sebagian besar masyarakat melakukan swafoto dengan Heru Budi. Sebagian lainnya hanya bersalaman dengan pria tersebut.
Sekitar pukul 08.30 WIB, iring-iringan kirab bendera telah sampai di Patung Kuda. Sempat ada penampilan dari marching band dari Akademi Militer.
Setelahnya, jalan menuju MH Thamrin dibuka bagi rombongan kirab bendera.
Bendera duplikat Merah Putih dan teks Proklamasi, serta mobil-mobil pengawal lainnya lanjut melintasi MH Thamrin. Lagi-lagi masyarakat berteriak histeris ketika iring-iringan melintas.
Namun, marching band Akademi Militer tidak lagi mengiringi kirab bendera. Mereka berputar kembali masuk ke Monas sekitar pukul 08.47 WIB.
Setelahnya, masyarakat membubarkan diri. Di kawasan Monas, tidak terlihat sampah berceceran.
Masyarakat secara disiplin membuang sampah mereka di tempat yang telah disediakan.