#30 tag 24jam
Setelah Pager, Walkie-talkie Milik Hizbullah Meledak Tewaskan 20 Orang
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan 20 orang tewas dan lebih dari 450 orang terluka akibat ledakan walkie-talkie di selatan Lebanon. [1,060] url asal
#walkie-talkie #walkie-talkie-meledak #walkie-talkie-hizbullah-meledak #lebanon #ledakan-di-lebanon #hizbullah #israel #ledakan-pager-di-lebanon #ledakan-pager-hizbullah #ledakan-pager-lebanon #ledakan
(Bisnis.Com) 19/09/24 13:52
v/15338735/
Bisnis.com, JAKARTA — Radio genggam atau walkie talkie yang digunakan oleh kelompok bersenjata Hizbullah meledak pada Rabu (18/9/2024) waktu setempat di selatan Lebanon.
Insiden ini menjadi hari paling mematikan di Lebanon sejak pertempuran antara Hizbullah dan Israel dimulai hampir setahun yang lalu.
Peristiwa ledakan susulan ini memicu ketegangan setelah insiden serupa pada alat penyeranta atau pager Hizbullah sehari sebelumnya.
Mengutip Reuters pada Kamis (19/9/2024), Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan 20 orang tewas dan lebih dari 450 orang terluka pada ledakan radio hari Rabu di pinggiran kota Beirut dan Lembah Bekaa. Sementara itu, jumlah korban tewas akibat ledakan pager pada Selasa meningkat menjadi 12 orang, termasuk dua anak-anak, dan hampir 3.000 orang terluka.
Pejabat Israel belum mengomentari ledakan tersebut, tetapi sumber keamanan mengatakan agen mata-mata Israel, Mossad, bertanggung jawab. Salah satu pejabat Hizbullah mengatakan kejadian tersebut merupakan pelanggaran keamanan terbesar dalam sejarah kelompok tersebut.
Operasi tersebut, yang tampaknya membuat Hizbullah berantakan, terjadi bersamaan dengan perang Israel yang telah berlangsung selama 11 bulan di Gaza dan meningkatkan kekhawatiran akan peningkatan eskalasi di perbatasan Lebanon dan risiko perang regional besar-besaran.
"Kami membuka fase baru dalam perang. Hal ini membutuhkan keberanian, tekad dan ketekunan dari kami," kata Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant dalam sambutannya di pangkalan angkatan udara, dilansir dari Reuters pada Kamis (19/9/2024).
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menuduh Israel mendorong Timur Tengah ke jurang perang regional dengan mengatur eskalasi berbahaya di berbagai bidang.
AS, yang membantah terlibat dalam ledakan tersebut, mengatakan pihaknya melakukan diplomasi intensif untuk mencegah eskalasi konflik. Seorang pejabat Amerika, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya, menyebut Israel mengatakan kepada AS bahwa mereka akan melakukan sesuatu di Lebanon.
Namun demikian, Israel tidak memberikan rincian dan operasi itu sendiri merupakan kejutan bagi Washington, kata pejabat itu.
Setidaknya satu ledakan pada Rabu di Lebanon terjadi di dekat pemakaman yang diselenggarakan oleh Hizbullah bagi korban tewas pada hari sebelumnya ketika ribuan pager kelompok tersebut meledak di seluruh negeri dan melukai banyak pejuangnya.
Seorang reporter Reuters di pinggiran selatan Beirut mengatakan dia melihat anggota Hizbullah dengan panik mengeluarkan baterai dari walkie-talkie yang tidak meledak, lalu melemparkan bagian-bagiannya ke dalam tong logam.
Adapun, Hizbullah beralih ke pager dan perangkat komunikasi berteknologi rendah lainnya dalam upaya menghindari pengawasan Israel terhadap telepon seluler.
Palang Merah Lebanon mengatakan melalui media sosial X bahwa mereka merespons dengan 30 tim ambulans terhadap beberapa ledakan di berbagai daerah, termasuk selatan Lebanon dan Lembah Bekaa.
Walkie-talkie Buatan Jepang
Gambar walkie-talkie yang meledak menunjukkan label bertuliskan nama perusahaan komunikasi radio dan telepon Jepang ICOM dan menyerupai model perangkat model IC-V82 yang diproduksi ICOM.
ICOM yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan bahwa perangkat radio dua arah berlogo perusahaan tersebut meledak di Lebanon. Perusahaan akan merilis informasi terkini segera setelah informasi tersebut tersedia di situs webnya.
ICOM juga mengatakan mereka memproduksi semua radionya di Jepang. Perusahaan juga tidak dapat memastikan apakah mereka telah mengirimkan perangkat tersebut, karena model tersebut telah dihentikan produksinya 10 tahun yang lalu.
Perusahaan yang berbasis di Osaka ini mengatakan produknya untuk pasar luar negeri dijual secara eksklusif melalui distributor resmi dan melakukan pemeriksaan ekspor sesuai dengan peraturan kontrol perdagangan keamanan Jepang.
Perusahaan sebelumnya telah memperingatkan tentang versi palsu dari perangkatnya yang beredar di pasar, terutama model yang sudah tidak diproduksi lagi.
Radio genggam tersebut dibeli oleh Hizbullah lima bulan lalu, sekitar waktu yang sama dengan pager, kata sumber keamanan.
Dalam ledakan Selasa kemarin, seorang sumber mengatakan mata-mata Israel meledakkan bahan peledak dari jarak jauh yang ditanam pada 5.000 unit pager pesanan Hizbullah sebelum mereka memasuki negara tersebut.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan bertemu pada Jumat besok mengenai ledakan pager tersebut setelah ada permintaan dari negara-negara Arab.
Duta Besar Teheran di Lebanon mengalami luka ringan dalam ledakan hari Selasa, kantor berita semi-resmi Iran, Fars melaporkan pada saat itu. Namun, New York Times melaporkan bahwa dia kehilangan satu matanya dan yang lainnya terluka parah ketika sebuah pager yang dibawanya meledak, mengutip dua anggota Garda Revolusi Iran.
Utusan Iran untuk PBB mengatakan dalam sebuah surat pada hari Rabu bahwa mereka memiliki haknya berdasarkan hukum internasional untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menanggapi serangan itu.
Respons Hizbullah
Hizbullah, yang bersumpah akan melakukan pembalasan terhadap Israel, mengatakan pihaknya menyerang posisi artileri Israel dengan roket pada Rabu waktu setempat. Ini menjadi serangan pertama Hizbullah terhadap musuh bebuyutannya sejak ledakan tersebut.
Adapun, Militer Israel mengatakan tidak ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa.
"Hizbullah ingin menghindari perang habis-habisan. Tetapi mengingat skalanya, akan ada tekanan untuk mengambil tindakan yang lebih kuat," kata Mohanad Hage Ali, wakil direktur penelitian di Carnegie Middle East Center di Beirut.
Kedua belah pihak telah bertempur di perbatasan Lebanon sejak serangan Israel ke Gaza, Palestina semakin intens pada 7 Oktober 2023, sehingga memicu kekhawatiran akan perang Timur Tengah yang lebih luas yang dapat menyeret Amerika Serikat dan Iran.
Jumlah korban tewas harian tertinggi di Lebanon sebelumnya adalah 11 orang yang tewas dalam penembakan Israel bulan lalu, menurut hitungan resmi.
Gallant mengatakan Israel, yang telah berjanji untuk memulangkan warga yang dievakuasi ke rumah mereka di utara, sedang mentransfer pasukan dan sumber daya ke wilayah perbatasan Lebanon. Sumber-sumber Israel mengatakan ini termasuk Divisi ke-98 tentara, yang memiliki formasi komando dan pasukan terjun payung, bergerak dari Gaza ke utara.
"'Pusat bergerak ke utara, artinya kita mengalokasikan kekuatan, sumber daya, dan energi untuk wilayah utara," kata Gallant dalam sebuah pernyataan.
Adapun, perang besar-besaran dengan Israel dapat menghancurkan Lebanon, yang terus mengalami krisis. Hal ini termasuk krisis finansial pada 2019 dan ledakan pelabuhan Beirut pada 2020 lalu.
Meningkatnya ketegangan juga dapat mempersulit upaya mediator Mesir, Qatar, dan AS yang sejauh ini gagal dalam merundingkan gencatan senjata di Gaza antara Israel dan kelompok militan Hamas, sekutu Hizbullah yang juga didukung oleh Iran.
Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan Rabu bahwa terlalu dini untuk menilai dampak ledakan terhadap perundingan gencatan senjata.
Hizbullah, proksi Iran yang paling kuat di Timur Tengah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan terus mendukung Hamas di Gaza dan Israel harus menunggu tanggapan terhadap pembantaian tersebut.
Kantor berita negara Lebanon, NNA menjelaskan bahwa delegasi Hamas mengunjungi orang-orang yang terluka dalam ledakan di rumah sakit Lebanon pada Rabu waktu setempat. Ledakan tersebut terjadi setelah serangkaian pembunuhan terhadap komandan dan pemimpin Hizbullah dan Hamas yang dianggap berasal dari Israel sejak dimulainya perang Gaza.
Ledakan Pager di Lebanon, Hizbullah: Israel Akan 'Bayar Mahal' Kejahatan Ini
Rusia ikut mengutuk keras serangan terhadap Lebanon ini. [359] url asal
#ledakan-pager-di-lebanon #ledakan-pager-lebanon #pager-meledak-lebanon #ratusan-pager-meledak-di-lebanon
(Republika - News) 18/09/24 20:34
v/15197009/
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Kelompok perlawanan Lebanon, Hizbullah memperingatkan rezim Zionis di Israel bahwa mereka akan membayar "harga mahal" atas serangan teroris penyeranta yang terjadi di seluruh wilayah negara Arab tersebut. Menurut stasiun TV Lebanon, Al-Manar, Hizbullah melalui sebuah pernyataan mengumumkan, kejahatan itu akan "melipatgandakan tekadnya untuk jihad."
Pihaknya juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Adapun mereka yang luka-luka juga didoakan agar lekas diberikan kesembuhan.
"Kami akan terus mendukung Gaza dan perlawanan mereka serta membela Lebanon, bangsanya, dan kedaulatannya," demikian menurut isi pernyataan tersebut, yang disiarkan pada Rabu (18/9/2024) pagi waktu setempat.
Pada Selasa (17/9) malam, Israel melancarkan serangan teroris yang menyebabkan perangkat komunikasi pager (penyeranta) meledak di sejumlah wilayah di Lebanon. Akibatnya, sejumlah orang tewas dan lebih dari dua ribu orang lainnya luka-luka. Selain itu, Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mojtaba Amani, juga dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Rusia ikut mengutuk keras beberapa ledakan pager atau penyeranta elektronik di Lebanon yang menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai banyak warga lainnya. Negeri Beruang Merah menyebut, kejadian itu sebagai tindakan perang hibrida.
"Kami menganggap insiden ini sebagai tindakan perang hibrida melawan Lebanon yang telah berdampak pada ribuan orang tak berdosa," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia, Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan di Moskow, Rabu (18/9/2024).
Rusia, lanjut dia, mengutuk keras serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Lebanon dan warganya yang merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatannya. Rusia menganggap, hal itu merupakan tantangan serius terhadap hukum internasional dengan menggunakan senjata nonkonvensional.
Zakharova mengatakan, para penyelenggara serangan itu dengan sengaja berupaya memicu konfrontasi bersenjata skala besar dan berupaya memprovokasi perang besar di Timur Tengah. Dia menyebut, tindakan tidak bertanggung jawab tersebut mempunyai konsekuensi yang sangat berbahaya karena semakin meningkatkan ketegangan di wilayah perbatasan Israel-Lebanon.
Pejabat Rusia tersebut turut menekankan pentingnya penyelidikan komprehensif untuk membawa pelaku ke pengadilan. Sehingga aksi terorisme lainnya tidak terselubung, seperti yang coba dilakukan negara-negara Barat dengan penyelidikan ledakan pipa gas Nord Stream pada 2022.
Zakharova menambahkan, Rusia menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk menjauh dan menahan diri dari langkah-langkah yang akan semakin mengacaukan situasi militer dan politik di Timur Tengah.
Ternyata Israel Ledakkan Pager di Lebanon karena Nyaris Ketahuan
Seorang anggota Hizbullah disebut telah mengetahui rencana Israel. [794] url asal
#pager-hizbullah #ledakan-pager-lebanon #israel-ledakkan-pager #serangan-pager-israel #pager-hizbullah-meledak #pager-meledak-lebanon
(Republika - News) 18/09/24 14:00
v/15197017/
REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT – Israel menyebabkan ribuan pager anggota kelompok Hizbullah meledak pada Selasa, menewaskan 12 orang dan melukai hampir 3.000 orang. Momen peledakan disebut dipilih karena kekhawatiran bahwa Hizbullah telah mengetahui bahwa perangkat mereka telah disusupi.
Badan intelijen Israel awalnya ingin meledakkan pager tersebut sebagai pukulan pembuka dalam perang habis-habisan melawan Hizbullah, Axios melaporkan, mengutip pejabat Amerika dan Israel. Namun mereka memilih untuk bertindak lebih awal, ketika seorang anggota Hizbullah curiga terhadap perangkat tersebut dan berencana untuk memperingatkan atasannya, Al-Monitor melaporkan.
Beberapa hari sebelumnya, anggota Hizbullah lainnya mencurigai perangkat tersebut telah dirusak, dan kemudian dia dibunuh, kata Al-Monitor.
Setelah mengetahui kecurigaan tersebut, para pemimpin Israel dilaporkan mempertimbangkan untuk segera melancarkan perang skala penuh untuk mempertahankan serangan pager sebagai pukulan pembuka. Mereka juga mempertimbangkan untuk membiarkan segala sesuatunya sebagaimana adanya, bahkan dengan risiko operasinya terganggu, menurut laporan Al-Monitor.
Israel belum mengomentari ledakan tersebut, tidak mengklaim atau menyangkal tanggung jawab.
The New York Times dan Reuters melaporkan pada hari Selasa bahwa agen-agen Israel telah merusak pager tersebut sebelum mereka mencapai Lebanon, meskipun tidak jelas dimana gangguan tersebut terjadi.
“Mossad menyuntikkan papan ke dalam perangkat yang berisi bahan peledak dan menerima kode. Sangat sulit untuk mendeteksinya melalui cara apa pun. Bahkan dengan perangkat atau pemindai apa pun,” kata sumber senior keamanan Lebanon kepada Reuters.
Sumber tersebut mengatakan 3.000 pager meledak ketika pesan berkode dikirimkan kepada mereka, sekaligus mengaktifkan bahan peledak. Sumber keamanan lainnya mengatakan kepada Reuters bahwa hingga tiga gram bahan peledak disembunyikan di halaman baru dan “tidak terdeteksi” oleh Hizbullah selama berbulan-bulan.
Mojtaba Amani, duta besar Iran untuk Lebanon, kehilangan satu matanya dan mata lainnya terluka parah dalam serangan itu, menurut The New York Times. Anggota Korps Garda Revolusi Islam mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa cedera yang dialami Amani lebih serius daripada yang diberitakan sebelumnya, dan dia akan dibawa ke Teheran untuk mendapatkan perawatan.
Video di media sosial menunjukkan Amani berada di jalan di Lebanon setelah serangan itu, dengan darah di bagian depan kemejanya. Di antara korban jiwa juga dilaporkan terdapat putra seorang anggota parlemen Hizbullah dan putri berusia 10 tahun dari seorang anggota kelompok teror tersebut.
Rekaman dari rumah sakit, yang ditinjau oleh Reuters, menunjukkan pria-pria yang terluka dengan luka di wajah dengan berbagai tingkat, kehilangan jari, dan luka menganga di pinggul tempat pager kemungkinan dipakai.
“Kami benar-benar terpukul,” kata sumber senior keamanan Lebanon, yang mengetahui langsung penyelidikan kelompok tersebut terhadap ledakan tersebut. Serangan itu tampaknya telah dilakukan selama berbulan-bulan, kata beberapa sumber kepada Reuters.
Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada tanggal 13 Februari, pemimpin kelompok Hizbullah Jenderal Hassan Nasrallah dengan tegas memperingatkan para pendukungnya bahwa ponsel mereka lebih berbahaya daripada mata-mata Israel, dan mengatakan bahwa mereka harus merusak, mengubur atau mengunci ponsel mereka di dalam kotak besi.
Sebaliknya, Hizbullah memilih untuk mendistribusikan pager kepada anggotanya di berbagai cabang kelompok tersebut – mulai dari pejuang hingga petugas medis yang bekerja di layanan bantuannya.
Sumber senior keamanan Lebanon mengatakan Hizbullah memesan 5.000 pager dari Gold Apollo yang berbasis di Taiwan, yang menurut beberapa sumber dibawa ke negara itu awal tahun ini.
Gold Apollo mengatakan pada hari Rabu bahwa perangkat tersebut dibuat oleh BAC, sebuah perusahaan yang berbasis di Budapest yang memiliki hak untuk menggunakan merek Gold Apollo tetapi sebaliknya independen.
Gold Apollo mengizinkan “BAC untuk menggunakan merek dagang kami untuk penjualan produk di wilayah tertentu, namun desain dan pembuatan produk sepenuhnya ditangani oleh BAC,” katanya dalam sebuah pernyataan.
“Produk itu bukan milik kami. Hanya saja ada merek kami di dalamnya,” pendiri dan presiden Gold Apollo, Hsu Ching-kuang, mengatakan kepada wartawan di kantor perusahaan di kota New Taipei, Taiwan utara, pada hari Rabu.
Hsu mengatakan dia tidak tahu bagaimana pager itu bisa diretas hingga meledak. Dia juga mencatat bahwa pengiriman uang dari BAC “sangat aneh,” dan mengatakan bahwa pembayaran dilakukan melalui Timur Tengah. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.
Hsu mengatakan Gold Apollo menjadi korban insiden tersebut dan berencana menuntut pemegang lisensi. “Kami mungkin bukan perusahaan besar tapi kami adalah perusahaan yang bertanggung jawab,” ujarnya. “Ini sangat memalukan.”
Hizbullah menyalahkan Israel atas serangan tersebut dan berjanji akan membalas. Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, kelompok tersebut memperingatkan “hukuman berat yang harus ditunggu oleh musuh kriminal (Israel) sebagai tanggapan atas pembantaian hari Selasa.”
Ledakan tersebut terjadi ketika para pemimpin Israel dilaporkan mempertimbangkan serangan besar-besaran di Lebanon selatan untuk mengusir pasukan Hizbullah ke utara Sungai Litani, 16 kilometer sebelah utara perbatasan Israel, sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 2006.
Hizbullah telah menembakkan rudal ke Israel hampir setiap hari sejak 8 Oktober 2023, menyusul serangan brutal negara itu ke Gaza. Pada Selasa, hanya beberapa jam sebelum ledakan pager, kabinet keamanan secara resmi menambahkan tujuan perang adalah pulangnya puluhan ribu warga Israel dengan selamat yang dievakuasi dari rumah mereka di utara Israel ketika perang pecah.
Rentetan Ledakan Pager di Lebanon Tewaskan 9 Orang, Hizbullah Tuding Israel jadi Dalang
Kelompok militan Hizbullah menuduh Israel sebagai aktor utama peristiwa ledakan pager atau penyeranta dan berjanji akan melakukan aksi balasan. [698] url asal
#ledakan-pager-lebanon #ledakan-penyeranta-lebanon #hizbullah #israel #serangan-israel-lebanon #lebanon #israel-vs-lebanon
(Bisnis.Com) 18/09/24 09:20
v/15171013/
Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 9 orang dan hampir 3.000 lainnya terluka akibat rangkaian peristiwa ledakan alat komunikasi pager atau penyeranta di Lebanon pada Selasa (17/9/2024) waktu setempat. Kelompok militan Hizbullah menuduh Israel sebagai aktor utama peristiwa ini dan berjanji akan melakukan aksi balasan.
Mengutip Reuters pada Rabu (18/9/2024), Menteri Penerangan Lebanon Ziad Makary mengutuk peledakan pager atau penyeranta, alat genggam yang digunakan Hizbullah dan pihak lain di Lebanon untuk mengirim pesan, sebagai agresi Israel. Hizbullah mengatakan Israel akan menerima 'hukuman yang adil' atas ledakan tersebut.
Militer Israel, yang terlibat dalam pertempuran lintas batas dengan Hizbullah yang didukung Iran sejak dimulainya perang Gaza pada bulan Oktober, menolak menanggapi pertanyaan tentang ledakan tersebut.
Jumlah korban tewas meningkat dari delapan menjadi sembilan pada Selasa malam sementara jumlah korban luka tetap pada angka 2.750, kata kementerian kesehatan Lebanon.
Hizbullah mengkonfirmasi dalam pernyataan sebelumnya bahwa korban tewas termasuk setidaknya dua pejuangnya dan seorang gadis muda.
Sebagai informasi, ledakan pager terjadi di Lebanon selatan, pinggiran selatan Beirut Dahiyeh dan Lembah Bekaa timur. Seluruh lokasi tersebut merupakan wilayah basis Hizbullah.
Dalam satu insiden, video CCTV yang disiarkan oleh lembaga penyiaran regional menunjukkan seseorang yang sedang membayar di sebuah toko kelontong ketika sebuah perangkat genggam kecil yang diletakkan di sebelah kasir meledak.
Seorang pejabat Hizbullah, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan insiden itu adalah pelanggaran keamanan terbesar bagi kelompok tersebut dalam hampir satu tahun konflik dengan Israel.
The New York Times melaporkan bahwa Israel menyembunyikan bahan peledak di dalam pager Gold Apollo buatan Taiwan sebelum diimpor ke Lebanon, mengutip pejabat Amerika dan lainnya yang diberi pengarahan tentang operasi tersebut. Bahan tersebut ditanamkan di sebelah baterai dengan saklar yang dapat dipicu dari jarak jauh untuk meledak.
Kelompok militan Palestina Hamas, yang melancarkan perang dengan Israel di Gaza, mengatakan ledakan pager adalah eskalasi yang hanya akan membawa Israel pada kegagalan dan kekalahan.
Koordinator khusus PBB untuk Lebanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, menyesalkan serangan itu dalam sebuah pernyataan dan mengatakan hal itu menandai peningkatan yang sangat mengkhawatirkan dalam konflik tersebut.
Sementara itu, AS mengatakan pihaknya tidak terlibat dalam ledakan tersebut dan tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab. AS kembali menyerukan solusi diplomatik terhadap ketegangan antara Israel dan Lebanon.
Mereka mendesak Iran, yang bersama sekutunya Hizbullah, Houthi di Yaman, dan kelompok bersenjata di Irak telah membentuk Poros Perlawanan melawan pengaruh Israel dan AS – agar tidak mengambil keuntungan dari insiden apa pun untuk meningkatkan ketidakstabilan.
Tanpa berkomentar langsung mengenai ledakan di Lebanon, juru bicara militer Israel mengatakan kepala staf, Mayor Jenderal Herzi Halevi, bertemu dengan perwira senior pada Selasa malam untuk menilai situasi. Tidak ada perubahan kebijakan yang diumumkan namun kewaspadaan harus terus dijaga.
Pejuang Hizbullah telah menggunakan pager sebagai sarana komunikasi berteknologi rendah dalam upaya menghindari pelacakan lokasi Israel, dua sumber yang mengetahui operasi kelompok tersebut mengatakan kepada Reuters tahun ini. Pager adalah perangkat telekomunikasi nirkabel yang menerima dan menampilkan pesan.
Sementara itu, Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mojtaba Amani, mengalami cedera ringan dalam insiden ledakan pager tersebut dan berada dalam pengawasan di rumah sakit, kata kantor berita semi-resmi Iran, Fars.
Korban termasuk pejuang Hizbullah yang merupakan putra pejabat tinggi kelompok bersenjata tersebut, kata dua sumber keamanan kepada Reuters. Salah satu dari mereka yang tewas adalah putra seorang anggota Hizbullah di parlemen Lebanon, Ali Ammar, kata mereka.
"Ini bukan serangan keamanan yang menargetkan satu, dua atau tiga orang. Ini adalah serangan terhadap seluruh bangsa," kata pejabat senior Hizbullah Hussein Khalil sambil menyampaikan belasungkawa atas kematian putra Ammar.
Air France mengumumkan pada Selasa malam bahwa mereka menangguhkan penerbangan yang menghubungkan Paris dengan Beirut dan Tel Aviv hingga Kamis karena masalah keamanan.
Sebelumnya pada Selasa, badan keamanan dalam negeri Israel mengatakan mereka telah menggagalkan rencana Hizbullah untuk membunuh seorang mantan pejabat senior pertahanan dalam beberapa hari mendatang.
Hizbullah mengatakan mereka ingin menghindari konflik besar-besaran dengan Israel namun hanya dengan berakhirnya perang Gaza yang akan menghentikan bentrokan lintas batas. Upaya gencatan senjata di Gaza masih menemui jalan buntu setelah berbulan-bulan perundingan yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.
Meskipun mereka melihat ancaman eskalasi, para ahli lebih skeptis, untuk saat ini, mengenai potensi perang Israel-Hizbullah skala penuh yang akan segera terjadi, yang ingin dicegah oleh AS dan diyakini tidak diinginkan oleh kedua pihak.