JAKARTA, investor.id - Saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) melompat 8,86% mentol auto reject atas (ARA) ke Rp 86 per jeda siang perdagangan 17 Oktober 2024.
Saham Lini Imaji (FUTR) tercatat di papan pemantauan khusus full call auction (FCA) sehingga batas auto reject-nya 10%.
Saham FUTR lagi panas karena dalam tiga bulan terakhir sudah terbang 1.128%.
Saham FUTR terbang tinggi di tengah rencana bahwa induknya, yakni PT Digital Futurama Global (DFG) akan diakuisisi oleh PT Hexa Prima Nusantara (HPN).
Saham-saham yang akan dibeli oleh HPN beradal dari calon penjual yaitu PT Investasi Gemilang Maju (IGM).
Direktur Hexa Prima Nusantara Yadi Hermayadi sempat mengungkap bahwa HPN dan IGM telah meneken perjanjian jual beli saham bersyarat untuk DFG pada 23 September 2024.
“Adapun perjanjan tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian pendahuluan pembelian saham bersyarat yang sebelumnya telah ditandatangani pada tanggal 10 September 2024,” ungkap Yadi dalam keterbukaan informasi.
Yadi menambahkan, pada tahap selanjutnya kedua belah pihak sedang merumuskan akta jual beli atau perjanjian pengalihan saham antara IGM dan HPN.
Menurutnya, setelah penyelesaian rencana pengambilalihan, sebagai pengendali baru Lini Imaji Kreasi Ekosistem (FUTR), HPN akan melaksanakan tender wajib alias tender offer sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK 9/2018.
Perusahaan Energi Terbarukan
Setelah ditelusuri, terungkap bahwa Hexa Prima Nusantara merupakan perusahaan energi terbarukan. Dalam situs webnya disebutkan bahwa perusahaan berkomitmen melakukan diversifikasi pasokan energi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil serta mengurangi emisi.
Hexa Prima Nusantara adalah penyedia solusi energi terbarukan yang berkomitmen dan berbasis di Indonesia. Tujuan perusahaan adalah untuk mempromosikan praktik energi berkelanjutan dengan menawarkan serangkaian teknologi energi ramah lingkungan. Hexa Prima Nusantara juga memiliki slogan ‘Future Energy Development’.
Sementara itu, Lini Imaji Kreasi Ekosistem (FUTR) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 7 November 2024. Mata acara rapat adalah perubahan susunan direksi dan/atau dewan komisaris perseroan.
Lini Imaji Kreasi Ekosistem (FUTR) baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Februari 2023. Perseroan bergerak dalam bidang periklanan, aktivitas desain khusus film, video, program TV, animasi, dan komik.
Digital Futurama Global menguasai 51,22% saham Lini Imaji Kreasi Ekosistem (FUTR). Sedangkan penerima manfaat akhir dari FUTR sebelum resmi memiliki pengendali baru adalah Adhie Moelyadi Masardi.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News