JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian orang menganggap bahwa perempuan relatif lebih sering mengunggah status di media sosial karena gemar bercerita.
Anggapan itu berdasarkan kebiasaan perempuan yang selalu ramai bercerita saat bertemu dengan teman-temannya.
Psikolog sosial Hening Widyastuti mengungkapkan bahwa anggapan tersebut ternyata tidak terlalu meleset.
"Kenapa perempuan lebih banyak yang update status? Itu kaitannya karena perempuan lebih cenderung, secara psikologis, suka berinteraksi," ujar dia kepada Kompas.com, Selasa (27/8/2024).
Secara psikologis, perempuan lebih senang berinteraksi dengan banyak orang dibandingkan laki-laki.
Interaksi tidak hanya dilakukan di dunia nyata saat bertemu tatap muka, tetapi juga di media sosial.
Tidak heran, perempuan memiliki lebih banyak teman-teman daring yang dikenal dari dunia maya.
Mereka tidak sungkan membagikan apa yang disukai. Teman-teman daring pun dengan mudah diperoleh lewat obrolan di grup atau forum tentang beragam hal, entah itu makeup, grup boyband atau girlband K-Pop, atau film.
"Perempuan suka untuk berinteraksi dengan banyak teman, baik itu yang belum pernah ketemu di dunia nyata," tutur Hening.
Perihal berinteraksi dan bercerita, perempuan juga cenderung lebih suka curhat dibandingkan laki-laki.
Bagi kebanyakan perempuan, ada kepuasan tersendiri usai perempuan mencurahkan seluruh isi hatinya, termasuk di media sosial.
Hal tersebut tidak terlalu banyak dialami oleh laki-laki.
"Psikologisnya lebih lega. Kalau ada kesedihan, menjadi sedikit lebih berkurang (setelah curhat di status media sosial). Kemudian, kalau ada kebahagiaan, penginnya buru-buru berbagi cerita," kata Hening.