REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKA-FEB) UIN Syarif Hidayatulah Jakarta baru saja memiliki Ketua Umum baru untuk menahkodai jalanya roda organisasi.
Mohamad Sofwan terpilih sebagai Ketua Umum IKA-FEB UIN Jakarta melalui SK-Dekanat No: 605 Tahun 2024 menggantikan Ali Rama.
“Bismillah, kami niatkan mengabdi untuk kampus kembali. Sejak dulu saya sudah berkiprah di kampus sbg presiden BEM, sekarang harus back to campus lagi” ujar Sofwan kepada media di Jakarta, Selasa (13/8/2024).
IKA FEB merupakan organisasi resmi alumni berbasis fakultas kampus UIN Jakarta yang menginduk pada IKALUIN Jakarta yang di pimpin TB Ace Hasan Syadzily sebagai struktur alumni diatasnya.
“Insya Allah dalam waktu dekat kita agendakan pengukuhan dan raker. Kita langsung tancap gas. Mohon doanya semoga dilancarkan” tutup Sofwan.
Dalam programnya IKA-FEB mempunyai target untuk memaksimalkan pendataan alumni, mengembangkan talent pool alumni, dan memfasilitasi serta mensuport alumni untuk mengembangkan kompetensi dan jejak karirnya.
Gus Sofwan yang juga Direktur Eksekutif NU Welfare ini dikenal sebagai sosok yang aktif di dunia pendidikan dan politik. Kerap terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengembangan lembaga-lembaga keagamaan dari madrasah hingga pesantren.
Terkait pandangannya terhadap pesantren misalnya, Gus Sowan mendorong upaya instansi pendidikan dan pemerintah daerah untuk meningkatkan regulasi terhadap penyelenggara pendidikan khususnya guru, agar kasus pelecehan seksual dan kekerasan tidak kembali terjadi di manapun.
“Regulasi yang mencegah kasus serupa harus ditingkatkan dan diperketat. Misalnya perlu adanya psikotes kejiwaan dan orientasi seksual yang menyimpang kepada tenada pendidik atau apapun. Jika perlu psikotes seperti ini perlu dilakukan pada tahapan ujian CPNS atau PPPK,” kata dia.
Dalam Pemilu 2024 lalu, Gus Sofwan yang pernah menjabat protokoler Kementrian Pemuda dan Olahraga (2015 - 2015) ini maju sebagai caleg DPR RI dari PKB Dapil Nasional Jawa Tengah IV meliputi Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen.
Dia mempunyai protram antara lain menguatkan partisipasi masyarakat melalui fungsi representasi dengan menyerap aspirasi masyarakat, Griya Seduluran di masing-masing kabupaten di dapil akan menjadi rumah aspirasi bagi konstituen, menciptakan masyarakat yang berpendidikan, religius dan berbudi luhur melalui penguatan fungsi Pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu pula, Menjalankan fungsi parlemen melalui pelaksanaan legislasi, anggaran, dan pengawasan yang menjadi tugas dan kewenangan Anggota DPR RI. Terwujudnya keadilan sosial ekonomi dan kesehatan menjadi konsern dengan kerja-kerja pemberdayaan UMKM, program lindungi warga.