JAKARTA, investor.id - Pasar kripto meningkat dalam 24 jam terakhir. Bahkan, harga Bitcoin melesat karena ada tanda-tanda ini, apakah itu?
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Senin (28/10/2024) pukul 06.05 WIB, kapitalisasi pasar kripto global naik 1,49% menjadi US$ 2,32 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) naik 1,58% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 68.101 per koin atau setara Rp miliar (kurs, Rp 15.695).
Hal serupa juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang meningkat 1,45% menjadi US$ 2.519 per koin. Sedangkan Binance (BNB) melesat 1,19% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 589 per koin.
Dikutip dari Cryptonews, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda pergerakan besar yang akan datang, ditunjukkan oleh pola Bollinger Bands yang sangat ketat. Bollinger Bands merupakan alat yang digunakan oleh para trader untuk mengukur volatilitas harga. Indikator ini terdiri dari dua garis yang mengelilingi harga dan bergerak melebar atau menyempit sesuai dengan perubahan volatilitas.
Ketika Bollinger Bands menyempit dengan sangat ketat, kondisi ini disebut ‘Bollinger Squeeze’. Pola ini menandakan rendahnya volatilitas yang sering kali diikuti oleh pergerakan harga yang kuat.
Analis teknikal Tony Severino mengungkapkan, Bollinger Bands Bitcoin pada time frame dua mingguan tengah mengalami pola ketat ketiga dalam sejarah. “Pergerakan besar akan segera terjadi,” ujar Severino.
Namun, ia menegaskan bahwa meskipun squeeze ini mengindikasikan potensi breakout, arah pergerakan harga belum bisa dipastikan.
Dalam istilah sederhana, harga Bitcoin tetap stabil dalam beberapa waktu terakhir. Namun, ketenangan ini jarang bertahan lama di pasar kripto. Pola squeeze sering kali menjadi pertanda lonjakan atau penurunan, tergantung arah tekanan harga yang terbentuk.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Salah satu perkembangan signifikan yang mendukung pasar Bitcoin adalah perdagangan Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin Spot yang mengalami lonjakan besar. [573] url asal
Seiring dengan memasuki kuartal terakhir (Q4) 2024, ada sejumlah faktor positif yang diprediksi akan mendorong pasar kripto, khususnya Bitcoin (BTC).
Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha menjelaskan Bitcoin telah diperdagangkan dalam kisaran US$ 52.000 hingga US$73.750 dalam tujuh bulan terakhir. BTC juga telah kembali ke tren bullishnya di mana mendekati level US$ 70.000.
"Walaupun sempat stagnan di kuartal ketiga dengan kenaikan moderat 0,96%, tren historis menunjukkan bahwa kuartal keempat biasanya menjadi periode bullish bagi Bitcoin," ujar Panji, dalam keterangan tertulis, Kamis (24/10/2024).
Beberapa katalis positif yang berperan penting mendorong pasar kripto adalah:
1. ETF Bitcoin
Salah satu perkembangan signifikan yang mendukung pasar Bitcoin adalah perdagangan Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin Spot yang mengalami lonjakan besar. Dikutip dari SoSo Value, total net asset dari seluruh ETF Bitcoin Spot di AS mencapai US$ 65,12 miliar, atau 4,88% dari kapitalisasi pasar Bitcoin.
"Meski baru mulai diperdagangkan pada 11 Januari 2024, ETF BTC spot ini menjadi alat penting yang memperkuat sentimen bullish ke depan, memperluas akses investor institusional ke Bitcoin," kata Panji.
2. Pemilu Presiden AS
Pemilihan Presiden Amerika Serikat yang akan berlangsung pada 4 November 2024 mendatang juga menjadi faktor penting. Kedua kandidat besar, baik Donald Trump maupun Kamala Harris, mendukung perkembangan aset kripto. Oleh karena itu, hasil pemilu diharapkan tidak akan berdampak negatif pada regulasi kripto.
3. Kebijakan Suku Bunga Federal Reserve (FED)
Kebijakan moneter AS dengan pemangkasan suku bunga oleh FED membawa dampak positif bagi aset kripto seperti Bitcoin. Setelah penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan September, spekulasi pasar memperkirakan pemotongan tambahan sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC di bulan November. Hal ini berpotensi mendukung tren bullish Bitcoin hingga akhir tahun 2024.
Akankah Bitcoin Berpotensi New ATH Menjelang Akhir Tahun?
Banyak investor optimistis bahwa Bitcoin bisa mencapai US$ 100.000 di penghujung 2024. Dilihat secara historis, pada Q4 periode 2013-2023, secara rata-rata Bitcoin ditutup di angka 81%. Pada kuartal keempat 2023, BTC ditutup naik sebesar 56,9%.
"Jika pola serupa terjadi, ada potensi Bitcoin mencapai level tertinggi baru atau All-Time High (ATH), di atas US$ 73.750 dengan target kami di kisaran US$ 90.000-US$100.000 menjelang akhir tahun 2024," pungkasnya.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Kripto membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli aset kripto.
Harga aset kripto berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.