TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Satu unit sepeda motor milik pelanggan Warteg Bumi Bahari Bintaro Sektor V Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) hilang digasak sejoli, Senin (7/10/2024) malam. Sejoli tersebut membawa anak saat menjalankan aksi mereka.
Pegawai warteg bernama Lulu (16) menceritakan, peristiwa itu terjadi pukul 20.25 WIB. Saat itu, seorang pelanggan yang baru selesai makan menghampirinya menanyakan keberadaan kamera CCTV di warteg.
"Selesai makan, dia bayar dan langsung keluar, tapi enggak lama dia masuk terus bilang 'Ini ada CCTV enggak di sini?'," ujar Lulu saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (11/10/2024).
"Saya jawab 'Oh ada, kenapa ya?' 'Motor aku hilang'," sambung dia mengingat percakapannya dengan korban.
Lulu pun langsung mengecek rekaman CCTV yang merekam area parkir warteg. Rekaman CCTV menunjukkan gerak-gerik sejoli yang mencurigakan.
Sejoli itu mulanya datang menggunakan sepeda motor mereka. Namun, hanya pelaku pria yang turun dan masuk ke warteg.
Sedangkan pelaku wanita menunggu di depan warteg bersama seorang anak berusia sekitar empat tahun.
Lulu mengatakan, sang pria hanya memesan satu es teh manis untuk dibungkus dan dibawa pulang.
"Yang cowoknya masuk terus nanya ada es teh manis atau enggak. Aku layanin dan dia kasih uang Rp 50.000," kata dia.
Setelah memberikan kembalian, Lulu yang berjaga seorang diri di warteg tak lagi melihat pelaku perempuan bersama anak kecil yang semula duduk di motor di parkiran.
Sementara, dengan menenteng satu bungkus es teh manis, pelaku pria langsung meninggalkan warteg.
Lulu mengatakan, pria tersebut tampak mengenakan helm saat meninggalkan warteg. Padahal, saat datang, pria itu tak memakai helm.
Pria itu sempat melirik Lulu yang sedang membereskan meja bekas pelanggannya. Tak lama, pria tersebut pergi menggunakan sepeda motor Vario hitam yang ternyata hasil curian.
"Dia sempat lirik ke aku, terus aku curiga kok pakai helm? Perasaan tadi ke sini enggak pakai helm. Abis itu dia pergi aja ke arah kiri (ke arah kampus STAN)," jelas Lulu.
Setelah mengantongi bukti CCTV, Lulu meminta temannya mengantarkan korban ke kantor polisi.
Pascapencurian tersebut, warteg itu kini dijaga oleh juru parkir demi keamanan kendaraan pelanggan.
Terpisah, Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibbur mengonfirmasi bahwa korban sudah melaporkan pencurian itu. Polisi juga sudah mengecek tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasar penelusuran, ternyata motor korban diincar maling lantaran kuncinya masih tersangkut di kendaraan.
"Terparkir di depan warteg dan korban memang mengaku lupa mencabut kunci motornya," kata Muhibbur.
"Selesai dia makan, ketika dia cek motornya sudah tidak ada di tempat. Itu ada laki-laki dengan anak dan ibunya," sambung dia.
Muhibbur menyebut, pihaknya telah mengidentifikasi pelat nomor kendaraan yang hilang. Kini, polisi tengah memburu pelaku.
"Kami sedang mengembangkan kasus tersebut dan anggota tengah mengejar pelaku," ucap dia.