Tim SAR menyebut, korban tenggelam saat berenang di danau galian Apoh, Minggu (14/7/2024) sore. Rifai diduga kelelahan berenang. Halaman all [375] url asal
TANGERANG, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan menemukan jasad Muhammad Rifai (20), pemuda yang tenggelam di danau galian Apoh, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Korban ditemukan di radius 7 meter dari titik tenggelam dalam kondisi tak bernyawa, Selasa (16/7/2024) pukul 03.40 WIB.
"Kami bersama unsur SAR gabungan akhirnya menemukan korban pada dini hari tadi dalam kondisi sudah terapung di atas permukaan danau," ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahar dalam dalam keterangannya, Selasa (16/7/2024).
Usai ditemukan, jasad Rifai langsung dievakuasi ke rumah duka.
Sebelumnya, Tim SAR menyebut, korban tenggelam saat berenang di danau galian Apoh, Minggu (14/7/2024) sore. Rifai diduga kelelahan berenang.
"Tiba-tiba tenggelam aja gitu. Mungkin dia kecapean atau apa," kata Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (15/7/2024).
Ramli menjelaskan, mulanya Rifai memancing bersama temannya bernama Cepi di danau tersebut.
Rifai lantas berenang seorang diri ke tengah danau sejauh 12 meter dari tempat ia semula memancing.
"Temannya enggak berenang, cuma mancing. Dia berdua tadinya mancing. Entah (korban) mau mandi atau apa, dia tiba-tiba berenang aja di situ," kata Ramli.
Saat berada di tengah danau, Rifai tiba-tiba tenggelam. Korban disinyalir tidak tahu bahwa danau tersebut memiliki kedalaman sekitar 6-7 meter.
"Di sana korban cuma berdua doang sama saksinya. Tahu-tahu saksinya melihat temannya itu sudah tenggelam," jelas Ramli.
Tim SAR Gabungan pun langsung melakukan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet.
Penyisiran juga dilakukan di sekeliling danau, baik di daratan maupun bantaran danau.
Selain itu, Tim SAR Gabungan juga menggunakan aqua eye untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.
TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang pemuda bernama Muhammad Rifai (20) diduga tenggelam saat berenang di danau galian Apoh, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/7/2024). Hingga kini, Rifai masih menghilang dan belum ditemukan.
"Tiba-tiba tenggelam aja gitu. Mungkin dia kecapean atau apa," kata Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (15/7/2024).
Ramli menjelaskan, mulanya Rifai memancing bersama temannya, Cepi, di Danau Galian Apoh.
Rifai lantas berenang seorang diri ke tengah danau sejauh 12 meter dari tempat ia semula memancing.
"Temannya enggak berenang, cuma mancing. Dia berdua tadinya mancing. Entah (korban) mau mandi atau apa, dia tiba-tiba berenang aja di situ," kata Ramli.
Saat berada di tengah danau, Rifai tiba-tiba tenggelam. Diduga, korban tenggelam karena kelelahan.
Korban disinyalir tidak tahu bahwa danau tersebut memiliki kedalaman sekitar 6-7 meter.
"Di sana korban cuma berdua doang sama saksinya. Tahu-tahu saksinya melihat temannya itu sudah tenggelam," jelas Ramli.
Tim SAR Gabungan pun langsung melakukan pencarian. Tim telah menyisir sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet.
Penyisiran juga dilakukan di sekeliling danau, baik di daratan maupun bantaran danau.
Selain itu, Tim SAR Gabungan juga menggunakan aqua eye untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.
Oleh karena korban belum ditemukan hingga saat ini, tim SAR Gabungan terus melakukan penelusuran.
"Kita belum tahu titik jelasnya ya karena si saksi juga hanya melihat di situ saja. Kan kita enggak tahu di situ ada arus atau tidak," tandasnya.