JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tiba-tiba terjun bebas, karena turun 31,27 poin (0,41%) di level 7.627,6 pada penutupan perdagangan Kamis (29/8/2024). Tapi, cuan barisan saham ini malah melejit, bahkan salah satunya melejit hingga mentok batas Auto Rejection Atas (ARA).
Meski tiba-tiba terjun bebas, IHSG hari ini berhasil menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa (ATH) di level 7.715. Sementara rekor intraday sebelumnya berada di level 7.672 yang terjadi pada 28 Agustus lalu.
Sebanyak 264 saham terpantau naik, 317 saham turun, dan 206 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 13,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 17,37 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.292.695 kali.
Mayoritas sektor saham rontok pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor barang baku 0,97%. Diikuti, pelemahan di sektor transportasi 0,91%, sektor energi 0,6%, sektor Properti 0,44%, dan sektor barang konsumsi primer 0,2%.
Sedangkan penguatan terjadi pada sektor barang konsumsi non primer 0,47%, dan sektor infrastruktur 0,39%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini tiba-tiba terjun bebas, indeks saham Asia bervariasi. Hang Seng (Hong Kong) naik 0,53% dan Straits Times (Singapura) menguat 0,6%. Sedangkan Shanghai (China) turun 0,5% dan Nikkei (Jepang) melemah 0,02%.
Saham Cuan
Saat IHSG hari ini tiba-tiba terjun bebas, cuan barisan saham ini justru melejit dan masuk top gainers atau top cuan. Sebab, melejit hingga 34%.
Diantara barisan saham tersebut, saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) melejit hingga mentok batas Auto Rejection Atas (ARA). Sebab, ATAP melonjak 34% menjadi Rp 67.
Diikuti saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melesat 29,59% menjadi Rp 92, dan PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) melejit 15,79% menjadi Rp 66.
Ada pula saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) meningkat 15,79% menjadi Rp 132, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 13,05% menjadi Rp 12.125.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News