JAKARTA, investor.id – Negara-negara di Asia makin waspada, setelah kasus strain baru Mpox yang lebih mematikan ditemukan di luar benua Afrika. Strain yang dikenal sebagai Klade-1b baru-baru ini ditemukan, penyebaran kasus Mpox sudah mencapai empat negara yakni Thailand, Filipina, Swedia, dan Pakistan.
Thailand
Thailand pertama kali mengonfirmasi kasus strain tersebut pada Kamis (22/8/2024). Negara kerajaan itu akan memperketat pengawasan dan tindakan penyaringan di bandara internasionalnya, lapor CNBC internasional pada Jumat (23/8/2024).
Wisatawan dari negara-negara yang mengalami wabah Mpox harus mendaftar di platform daring Kementerian Kesehatan sebelum berangkat ke Thailand, serta diminta untuk menjalani pemeriksaan kesehatan pada saat kedatangan.
Pengunjung yang ditemukan menunjukkan gejala Mpox akan dikarantina.
Mereka dari negara-negara yang mengalami wabah akan diperiksa apakah ada ruam, kemudian suhu tubuh mereka dipindai. Pemerintah juga telah menyiapkan fasilitas karantina jika terjadi wabah yang meluas.
Strain Klade-1b pertama dan satu-satunya di Thailand sejauh ini ditemukan pada seorang pria Eropa berusia 66 tahun yang tiba dari Afrika.
Singapura
Singapura meningkatkan tindakan pencegahan Mpox pada Kamis. Pemeriksaan suhu dan visual akan diterapkan untuk pelancong dan kru yang datang dari penerbangan ke bandara tertentu, kata Kementerian Kesehatan negara kota tersebut.
Wisatawan yang mengalami ruam, demam, atau gejala Mpox lainnya akan dirujuk untuk pemeriksaan medis.
Meski demikian, saat ini tidak ada penerbangan langsung antara Singapura dan negara mana pun yang dilanda wabah Mpox.
Prosedur pemeriksaan serupa juga akan diterapkan di pos pemeriksaan laut bagi mereka yang tiba dengan kapal dari daerah yang terdampak Mpox. Singapura telah mendeteksi 13 kasus infeksi Klade-2 yang disebut “tidak terlalu parah” tahun ini, kata Kementerian Kesehatan. Belum ada kasus strain Klade-1b.
Korea Selatan
Badan Pengendalian Penyakit Korea Selatan telah menetapkan kembali Mpox sebagai penyakit menular yang dapat dikarantina, kata otoritas kesehatan negara tersebut pada Selasa (20/8/2024).
Pelancong yang datang dari delapan negara Afrika harus melapor ke petugas karantina jika mereka menunjukkan gejala Mpox termasuk pendatang dari Rwanda, Burundi, Uganda, Ethiopia, Republik Afrika Tengah, Kenya, Kongo, dan Republik Demokratik Kongo.
Ahli epidemiologi dan dokter kesehatan masyarakat akan ditempatkan di gerbang penerbangan langsung Ethiopia di Bandara Incheon, bandara internasional utama di Seoul. Korea Selatan belum memiliki kasus varian Klade-1b.
Indonesia
Destinasi wisata populer Bali juga dalam keadaan siaga tinggi. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah memasang tiga pemindai termal untuk kedatangan internasional. Penumpang dengan suhu di atas 37,5 derajat Celcius perlu menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Mereka yang memiliki gejala mpox akan diisolasi di klinik bandara sebelum dibawa ke rumah sakit, kata manajer umum bandara.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menerapkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan bagi wisatawan yang datang. Pemerintah mengatakan sedang dalam proses menyiapkan 4.450 dosis vaksin. Indonesia belum melaporkan kasus varian Klade-1b.
Filipina dan Malaysia
Meskipun Filipina belum menerapkan tindakan pencegahan khusus di bandaranya, seorang senator Filipina baru-baru ini mengimbau sekolah-sekolah untuk memberlakukan tindakan kesehatan dan sanitasi yang lebih ketat.
Ia juga menegaskan kembali seruannya untuk mendirikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Filipina, yang ditujukan untuk pencegahan semua penyakit yang penting bagi kesehatan masyarakat.
Pemerintah Filipina pekan ini melaporkan kasus Mpox pertamanya tahun ini, meskipun menteri kesehatan negara itu mencatat itu adalah varian Klade-2 yang ringan. Negara itu telah memiliki 10 kasus yang dikonfirmasi laboratorium sejak Juli 2022, menurut Reuters.
Di Malaysia wisatawan dari negara-negara yang telah melaporkan kasus Mpox diharuskan memantau kesehatan mereka selama 21 hari setelah tiba di Malaysia, kata Kementerian Kesehatan negara itu.
Mereka yang memiliki "riwayat aktivitas berisiko" dan membawa gejala Mpox disarankan untuk menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Malaysia belum melaporkan kasus varian Klade-1b.
Mpox, yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet, adalah infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan dapat menyebabkan gejala mirip flu dan lesi berisi nanah. Meskipun biasanya ringan, penyakit ini dapat berakibat fatal.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News