#30 tag 24jam
Lampu Pintar WiZ Bikin Suasana Rumah Semakin Seru dan Kreatif
Penggunaan pencahayaan yang dapat diatur sesuai keinginan menjadi cara praktis untuk menciptakan suasana nyaman. [726] url asal
(MedCom) 05/11/24 17:53
v/17516016/
Jakarta: Bagi generasi muda yang baru memiliki hunian, rumah pintar memiliki daya tarik tersendiri untuk menjadi rumah idaman yang sesuai preferensi mereka. Desain ruang keluarga yang dimaksimalkan untuk menonton film bersama atau dijadikan gaming room juga semakin diminati. Entertainment room seperti itu dianggap bisa meningkatkan kenyamanan dan keseruan di dalam rumah.Untuk mewujudkan entertainment room yang sesuai keinginan, pengaturan pencahayaan memainkan peran penting. Penggunaan pencahayaan yang dapat diatur sesuai keinginan menjadi cara praktis untuk menciptakan suasana nyaman serta menambah kesan stylish dan estetis di rumah.
Pemakaian lampu pintar dengan fitur personalisasi pencahayaan pun semakin diminati untuk mendapatkan ambience dan mood di dalam ruangan sesuai aktivitas ataupun hobi.
Menjawab kebutuhan tersebut, Signify menghadirkan lampu pintar WiZ yang membuat pencahayaan di setiap ruangan lebih personal. “Dengan 16 juta opsi warna yang bisa diatur sesuai keinginan via aplikasi smartphone yang user-friendly dan pemasangan plug-and-play yang sangat simple, WiZ ajak konsumen menikmati personalized vibe di dalam rumah dan menghidupkan setiap momen semudah #LightAsYouWiZ,” kata Dedy Bagus Pramono, President Director Signify Indonesia.

Senada, Thomas Agung Jonathan, Principal Lighting Designer dari Artmosphere Lighting Design, menambahkan, lampu pintar WiZ adalah solusi ideal untuk menciptakan pencahayaan yang dapat mendukung aktivitas, fleksibilitas, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan fitur-fitur canggih WiZ, atmosfer rumah dapat dipersonalisasi—mulai dari suasana yang santai hingga penuh hiburan—semuanya bisa diatur dengan mudah sesuai selera dan kebutuhan.
"Bagi yang baru mencoba smart lighting, saya sarankan memulainya di area dengan aktivitas rutin, seperti ruang keluarga atau gaming room. Rasakan sensasi imersif yang berbeda yang membuat rutinitas sederhana terasa lebih spesial dan berkesan.”
Yuk, mulai personalisasi pencahayaan di entertainment room dengan tips mudah dari WiZ berikut ini!
Wujudkan ruang keluarga yang nyaman untuk mengobrol hingga menonton film
Kalau hiburan kesukaan kamu dan keluarga adalah menonton film, lampu pintar WiZ siap bikin living room jadi tempat favorit bagi seluruh anggota keluarga. Caranya, cukup pasang LED Strip RGB/RGBIC di belakang TV lalu aktifkan fitur Music Sync untuk mengatur warna lampu sesuai genre film yang ditonton.
Nantinya, warna lampu akan berubah otomatis mengikuti intensitas suara TV sehingga setiap adegan di film akan terasa lebih hidup. Atmosfer yang unik ini membuat momen bersama keluarga menjadi lebih hangat dan tak terlupakan.
Untuk menjaga ruang keluarga tetap cozy di setiap kesempatan, pasang WiZ Downlight. Pencahayaan WiZ Downlight yang merata membuat kegiatan sederhana seperti mengobrol menjadi quality time yang berharga. Kamu juga bisa mengatur pencahayaan dengan tone yang warm supaya momen kumpul keluarga menjadi lebih hangat.

Tingkatkan keseruan main game di gaming room yang immersive
Bagi keluarga muda yang suka game, lampu pintar WiZ siap hadirkan nuansa gaming room yang bikin betah untuk main game. Caranya, kamu bisa pasang LED RGBIC dan Smart Flex Strip lalu atur bentuknya secara fleksibel berdasarkan tema tertentu atau genre game favorit.
Selain bentuknya yang bisa kamu atur sesuka hati, cahaya dari LED RGBIC dan Smart Flex Strip pun bisa kamu personalisasi sesuai kreativitas. Main game jadi lebih seru dan lebih immersive.
“Dengan lampu pintar WiZ, pengguna bisa benar-benar leluasa untuk membuat setiap ruangan jadi lebih hidup, dinamis, dan penuh warna hanya dengan satu atau dua langkah mudah. Jadi, setiap orang bisa menikmati pengalaman yang lebih personal sehingga suasana di dalam rumah jadi lebih menyenangkan,” tambah Dedy.
Ciptakan entertainment room dengan suasana balap khas F1
Mau bikin atmosfer entertainment room yang next level? Maksimalkan Race Bundle Pack dari WiZ yang cocok banget buat para pencinta F1 dan ajang balap.
Race Bundle Pack terdiri dari LED RGB/RGBIC dan Smart Flex Strip berdesain eksklusif hasil kolaborasi Signify dengan Mercedes-AMG Petronas F1 Team.
Cukup pasang di ruang keluarga atau gaming room, lalu lakukan sinkronisasi dengan aplikasi WiZ, maka kamu akan langsung merasakan atmosfer balap yang nyata. Ambience pencahayaan yang immersive bikin pengalaman nonton F1 maupun main racing game jadi lebih menegangkan!
Race Bundle Pack hadir dalam tiga opsi paket, yaitu Base Bundle (WiZ LED RGBIC + Bulb Color), Full Bundle (WiZ LED RGBIC + Bulb Color Multipack), dan Power Bundle (WiZ LED RGBIC + WiZ Smart Flex Strip. Kamu akan mendapatkan FREE WiZ Smart Plug dan diskon sampai 49% untuk setiap pembelian Race Bundle Pack.
Mulai personalisasi pencahayaan di rumah semudah #LightAsYouWiZ dengan koleksi lengkap WiZ di Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop. Jangan lewatkan juga promo 11.11 dengan diskon hingga 25% untuk mendapatkan berbagai lampu pintar WiZ dengan harga terbaik di ecommerce favorit kamu!
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Philips Handheld Steamer 5000 Series Muncul, Ini Kemampuannya
Philips Handheld Steamer 5000 series dilengkapi dengan fitur di semua aspek. [702] url asal
#philips #hardware #steamer #philips-handheld-steamer-5000
(MedCom) 04/11/24 10:17
v/17452099/
Jakarta: Tahun ini, Philips kembali hadir dan berkolaborasi pada pekan mode akbar Jakarta Fashion Week 2025 (JFW 2025), untuk memperkenalkan produk terbaru Philips Handheld Steamer 5000 series, setrika uap stylish dengan performa optimal, desain yang ramping dan compact, serta pilihan warna baru.“Kami menghadirkan Philips Handheld Steamer 5000 Series, setrika uap paling canggih diantara produk sejenisnya dari sisi kekuatan dan volume uap yang optimal, namun tetap aman untuk semua jenis kain, fleksibel dalam penggunaannya, serta hadir dalam desain menarik dalam berbagai pilihan warna,” ujar President Director & Country CEO, PT. Versuni Homelife Indonesia, Danny Herdany Hadhyan.
Philips Handheld Steamer 5000 series dilengkapi dengan fitur di semua aspek, diantaranya Most Powerful - handheld steamer paling kuat dikelasnya dengan keluaran uap 24 gram/ menit, menjadikan proses setrika lebih cepat dan mudah dalam menghilangkan kerutan pada pakaian; Most Flexible - handheld steamer pertama yang dapat digunakan baik secara vertikal maupun horizontal. Dilengkapi dengan kemasan praktis dan sarung tangan 2-in-1 serta alas setrika, memungkinkannya dapat dibawa kemana pun; Most Stylish - handheld steamer yang dilengkapi dengan desain mewah, dilengkapi dengan empat pilihan warna, sehingga bisa dipilih sesuai dengan karkater dan gaya para fashion enthusiast.
Selain itu Phillips terus mempertegas komitmen handheld steamer termasuk di series 5000 sebagai "no burn guarantee", sebuah inovasi Phillips yang menjamin menjaga kualitas kain pakaian tetap aman, tanpa hangus dan sekaligus merawat dalam jangka panjang.
Hadirnya Phillips Handheld Steamer Series 5000 menjadikan solusi merawat pakaian dan sekaligus memberikan beragam kemudahan menggunakannya hingga mudah dibawa momen traveling.
Di JFW 2025, Phillips Handheld Steamer Series 5000 menggandeng empat designer yang menjadi trendsetter fashion Indonesia, ANW, K.A.L.A Studio, Suedeson, dan Sonderlab membawa semangat Free Your Style, ajakan berani mengekspresikan diri bersama Phillips Handheld Steamer Series yang hadir dengan warna dan design paling stylish.
Bicara stylish, hal ini sejalan dengan garis rancang ANW yang unik dan feminin. Desainer dan pendiri ANW, Astrid Nadia Wiradinata menceritakan koleksi terbarunya bertajuk Vanca (berasal dari kata Sansekerta Wanka yang artinya timah), terinspirasi dari buku Charlie Porter “What Artists Wear”, yang membuatnya mulai mengeksplorasi model pakaian penambang timah di awal abad ke-20 di Bangka, tanah asal orang tuanya.
“Pada koleksi ini kami banyak memadukan berbagai material yang halus dan delicate. Phillips Handheld Steamer Series 5000 sangat membantu merapikan pakaian dengan cepat dan aman untuk bahan kami yang cenderung halus dan versatile,” tambah Ilaine, Co-Founder ANW.
Sementara tajuk Sentimental Flow diangkat oleh K.A.L.A Studio, terinspirasi dari lonjakan emosi yang didapatkan setelah perasaan sentimental akan sebuah kenangan telah berlalu. Diterjemahkan dengan apik dan dramatis ke dalam dua print abstrak, Blue Sentimental dan Black Sentimental, karya Dvita Mahendra – in house illustrator K.A.L.A Studio.
“Seperti Phillips Handheld Steamer Series 5000 yang memiliki warna dan design stylish, begitu juga dengan koleksi kami dengan 14 look yang menggunakan warna-warna yang mewah dan trendi,” jelas Vina Artha Ameilya, didampingi oleh Adinda Tri Wardhani dan Karina Mahendra yang merupakan para pendiri K.A.L.A Studio.
Suedeson, dalam kolaborasinya bersama Philips tahun ini mengangkat tajuk Blooming Mugunghwa, koleksi penuh warna yang menggabungkan keanggunan Mugunghwa dengan corak floral Indonesia khas Suedeson.
“Sebuah keseruan tersendiri bagi saya membawa esensi keceriaan Indonesia dengan elegansi Korea, dan di sini kami juga berkolaborasi dengan influencer Michimomo, yang menurut kami sangat mewakili apa yang ingin kita hadirkan lewat tema yang kita angkat. Namun seperti semangat yang dibawa bersama Phillips Handheld Steamer 5000 Free Your Style, juga menjadi inpirasi yang ingin saya tularkan pada pecinta fashion Indonesia” ujar Kimberly Tandra, desainer dan pendiri Suedeson.
Sonderlab, dibawah arahan dari Direktur Kreatif duo pasangan desainer Sean Loh dan Sheila Agatha membawa koleksi bertajuk Volume. Dihadirkan identitas baru untuk melanjutkan inovasi yang menjadi tema utama Sonderlab, a gentle deconstruction. “Kali ini kami menggunakan Philips Handheld Steamer Series 5030/20 yang mengeluarkan uap lebih cepat dan dapat digunakan horizontal maupun vertikal, membantu kami mempersembahkan karya eksperimental dengan gaya ready-to-wear yang ekspresif di runway JFW 2025,” jelas Sheila.
Melalui sederet koleksi yang dihadirkan, menjadi bagian dari komitmen Philips untuk mendorong kreativitas melalui fashion, serta memberikan solusi yang praktis bagi para pecinta fashion dalam merawat pakaian dengan teknologi. “Kami akan terus melakukan inovasi agar dapat mengakomodir kebutuhan setiap fashion enthusiast di Indonesia,” tutup Danny.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Siloam dan Philips Terapkan AI untuk Transformasi Layanan Kesehatan Indonesia
Dengan memanfaatkan inovasi AI dari Philips, kolaborasi ini akan membantu transformasi perawatan klinis dan kesehatan digital. [444] url asal
#siloam-international-hospital #philips #artificial-intelligence #rumah-sakit #kesehatan #ai-royal-philips
(MedCom) 09/10/24 13:08
v/16199204/
Kerja sama strategis yang bermitra dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH) ini akan fokus pada peningkatan kapasitas, berbagi pengetahuan, dan penerapan solusi AI paling mutakhir.
Dengan memanfaatkan inovasi AI dari Philips, kolaborasi ini akan membantu transformasi perawatan klinis dan kesehatan digital, meningkatkan pemberian layanan kesehatan, dan menjadikan infrastruktur layanan kesehatan menjadi lebih berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada lebih banyak masyarakat di Indonesia.
"Dengan berinvestasi pada kemampuan AI dan berbagi keahlian global, kami membantu membangun sistem layanan kesehatan yang lebih cerdas dan efisien yang akan memberikan manfaat bagi jutaan masyarakat Indonesia dan mendukung agenda layanan kesehatan nasional,” kata ?Caroline Riady, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group.
Kemitraan ini sejalan dengan strategi layanan kesehatan Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan aksesibilitas layanan kesehatan, meningkatkan hasil klinis, dan melakukan transformasi digital.
Philips bermaksud memperkenalkan teknologi AI canggih milik mereka ke Siloam Hospitals, khususnya pada bidang-bidang seperti radiologi, patologi, kardiologi (intervensional) dan operasi klinis.
AI akan meningkatkan proses pengambilan keputusan klinis serta meningkatkan alur kerja, memungkinkan para profesional di layanan kesehatan untuk mendiagnosis dan merawat pasien dengan lebih presisi dan meningkatkan kapasitas sistem agar dapat membantu lebih banyak pasien.
Nota kesepahaman ini akan berfokus pada pengembangan keahlian lokal di bidang AI dan kesehatan digital melalui kolaborasi dengan Medical Sciences Group UPH. Inisiatif ini mencakup program pelatihan yang memungkinkan para profesional kesehatan, spesialis IT, dan mahasiswa UPH untuk memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan dan menerapkan AI dalam lingkungan klinis.
Philips akan berbagi keahlian dan praktik global terbaik dengan Siloam Hospitals dan UPH. Kolaborasi ini mencakup penyelarasan dengan informatika Philips, penelitian AI, dan strategi layanan kesehatan global untuk menciptakan solusi terukur yang disesuaikan dengan kebutuhan sistem layanan kesehatan Indonesia.
Dalam mendukung strategi kesehatan digital di Indonesia, Siloam Hospitals akan mengintegrasikan AI ke dalam sistem manajemen layanan kesehatan mereka, termasuk telemedis, rekam medis elektronik, dan pemantauan pasien jarak jauh.
Penggunaan AI akan meningkatkan hasil dari pasien, mengoptimalkan operasional rumah sakit, meningkatkan kapasitas dan perawatan yang dipersonalisasi, perawatan berbasis data, bahkan di daerah terpencil.
Philips akan mendukung Siloam Hospitals Group dalam memajukan prioritas strategis ESG mereka, termasuk keberlanjutan dalam rantai pasokan, pemeliharaan lingkungan, mendorong terciptanya tempat kerja yang bijak, dan memperluas akses layanan kesehatan serta pendidikan.
Kutipan pemimpin:
“Di Philips, kami percaya bahwa informatika dan AI akan membantu transformasi layanan kesehatan dengan mengoptimalkan alur kerja, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan kapasitas – menjadikan layanan kesehatan lebih mudah diakses dan memberikan layanan yang lebih baik bagi lebih banyak orang," pungkas Roy Jakobs, Chief Executive Officer Royal Philips.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Pilot Susi Air Bebas: Dijemput Pakai Helikopter di Kampung Yuguru Nduga - kumparan.com
Pilot Susi Air Phillip Mehrtens akhirnya bebas. Dia dijemput Satgas Damai Cartenz 2024 menggunakan helikopter di Kampung Yuguru, Nduga. [140] url asal
(Kumparan.com) 21/09/24 11:06
v/15336078/
Pilot Susi Air Phillip Mehrtens akhirnya bebas. Dia dijemput langsung oleh Tim Gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2024.
Kaops Damai Cartenz 2024 Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani membenarkan pembebasan tersebut. Menurut dia, Philip bisa bebas setelah Satgas Damai Cartenz menggunakan upaya pendekatan melalui soft approach. Melalui tokoh agama, tokoh gereja, tokoh adat, hingga keluarga dekat Egianus Kogoya.
Pembebasan dilakukan pada hari ini Sabtu (21/09). Philip berhasil dibebaskan dan dijemput oleh tim gabungan bertempat di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kab Nduga.
"Menggunakan helikopter," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno dalam keterangannya.
Philip kemudian langsung diterbangkan menuju Mako Brimob Batalyon B/Timika. Saat ini, Philip sedang menjalani pemeriksaan medis.
"Secara umum pilot Philip dalam keadaan sehat walaupun beberapa waktu lalu pilot Philip mengalami sakit asma. Namun saat ini kondisinya sudah membaik," kata Bayu.
Solusi Pencahayaan UltraEfficient LED untuk Kurangi Emisi Karbon
Dengan masa pakai hingga 100.000 jam, luminer ini 1,5 hingga 3 kali lebih tahan lama dari alternatif LED standar. [776] url asal
#philips #lampu-led #signify #signify-green-switch-ultraefficient-led
(MedCom) 19/09/24 22:19
v/15275011/
Jakarta: Signify pemimpin dunia di bidang pencahayaan, hadirkan Philips UltraEfficient LED, sebuah terobosan yang meningkatkan standar efisiensi energi di industri pencahayaan. Teknologi ini menghemat energi hingga 50% lebih tinggi dibandingkan dengan LED pada umumnya dan dirancang untuk mengurangi emisi CO2 sambil tetap mempertahankan kualitas cahaya.Dengan masa pakai hingga 100.000 jam, luminer ini 1,5 hingga 3 kali lebih tahan lama dari alternatif LED standar, yang secara signifikan mengurangi limbah dan biaya operasional. Teknologi UltraEfficient LED ini menggunakan LED chip dan driver yang dikembangkan sendiri oleh Signify, dengan efikasi hingga 210 lumens per watt.
Inovasi Philips UltraEfficient LED merupakan salah satu bentuk kelanjutan inisiatif Green Switch yang diluncurkan oleh Signify tahun lalu. Inisiatif Green Switch mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan keberlanjutan dengan beralih dari pencahayaan konvensional ke pencahayaan LED dan LED terkoneksi.
Acara bertajuk “Flipping the Green Switch: Empowering UltraEfficient LED for a Sustainable Indonesia” berlangsung di Shangri-La Hotel Jakarta pada Kamis 19 September 2024 siang, dibuka oleh Hendra Iswahyudi, Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebagai pembicara kunci.
Hendra menyatakan efisiensi energi berkontribusi 37% terhadap pemenuhan target penurunan emisi karbon sektor energi di tahun 2030, sesuai dokumen Enhanced NDC. "Signify sebagai pelopor pencahayaan hemat energi turut berkontribusi dalam pemenuhan target Enhanced NDC melalui aktivitas penerapan manajemen energi bangunan gedung serta penerangan jalan umum hemat energi.”
Dalam sambutannya, Sukanto Aich, Commercial Leader Professional Signify South East Asia, mengatakan, aksi nyata untuk mengatasi dampak perubahan iklim dibutuhkan sekarang juga. Untuk itu, Signify siap membantu pemerintah hingga pelaku industri untuk mencapai target keberlanjutan dengan memperkenalkan inovasi terbaru, Philips UltraEfficient LED, yang dapat mengonsumsi lebih sedikit energi hingga 50% dibandingkan dengan alternatif LED standar.
"Kami juga mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengurangan emisi karbon melalui inisiatif Green Switch agar manfaat penghematan energi bisa dirasakan masyarakat secara luas.”
Sejalan dengan upaya pemerintah dalam melakukan efisiensi energi, Signify juga terus berinvestasi dalam mengembangkan teknologi LED. “Maka dari itu, Signify terus berinovasi untuk mengembangkan teknologi LED yang memiliki rasio lumen per watt yang lebih optimal serta masa pakai yang lebih lama sehingga lebih efisien, seperti yang kami hadirkan melalui Philips UltraEfficient LED,” ujar Wendi Susilo Abadi, Product Marketing Manager Signify Indonesia.
Dalam kesempatan ini, juga diselenggarakan diskusi panel ”Lighting the Path to Net Zero for a Bright & Sustainable Tomorrow” yang disampaikan oleh para pembicara ahli dalam konservasi energi: Devi Laksmi, Koordinator Pengembangan Usaha Konservasi Energi, Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM, mengulas tentang kebijakan pemerintah dalam menjalankan konservasi energi di Indonesia.
Diikuti dengan Murni Aryani, Ketua Tim Kerja Evaluasi Akreditasi, Deputi Bidang Akreditasi, Badan Standardisasi Nasional (BSN), yang membahas tentang peran penting kualitas laboratorium dalam mendukung tujuan NZE. Serta, Iwan Prijanto, Ketua Green Building Council Indonesia (GBCI) mengulas tentang peluang dan tantangan dalam menerapkan sertifikasi bangunan hijau.
Masih dalam panel diskusi yang sama, Head of Public Segment Signify Indonesia, Firmans Nur Gafi turut menjelaskan kontribusi industri pencahayaan terhadap pencapaian target NZE 2060. Keseluruhan diskusi tersebut dipandu oleh Lea Indra sebagai Ketua Asosiasi Industri Luminer & Kelistrikan Indonesia (AILKI).
Devi mengatakan, solusi pencahayaan punya peran yang sangat besar dalam menjalankan upaya penghematan energi. Penggunaan pencahayaan yang hemat energi adalah salah satu cara yang paling mudah dan murah dalam upaya efisiensi energi.
"Untuk itu, diharapkan masyarakat, pelaku usaha di sektor bangunan gedung dan industri, serta Pemerintah dan Pemda dapat memanfaatkan teknologi pencahayaan yang hemat energi dan akan lebih hemat apabila terhubung dengan IoT sehingga dapat mengendalikan penggunaan energinya.”
Sedangkan Murni Aryani menambahkan, kualitas laboratorium yang memadai sangat penting dalam mendukung kualitas produk-produk pencahayaan sesuai dengan standar yang berlaku, dan pada akhirnya bisa membantu mendukung pencapaian tujuan emisi nol bersih.
Di akhir sesi diskusi panel, Lea Indra, Ketua AILKI, menyimpulkan bahwa upaya efisiensi energi memainkan peran penting dalam mencapai target emisi nol bersih. Maka dari itu, kolaborasi lintas sektor menjadi krusial dalam mewujudkan upaya efisiensi yang berkelanjutan, khususnya dalam menerapkan solusi pencahayaan yang lebih hemat energi, salah satunya dengan menggunakan lampu LED.
Rangkaian produk Philips UltraEfficient LED kini tersedia untuk instalasi professional. Beberapa di antaranya adalah lampu jalan RoadFlair Pro UltraEfficient, lampu downlight GreenSpace G6 UltraEfficient, GreenPerform Elite Highbay G2 UltraEfficient, Ultrafficient LED Flood Light, UltraEfficient LED Panel, UltraEfficient LED Strip, dan UltraEfficient LED Batten.
Efisiensi energi Philips UltraEfficient LED dapat semakin optimal jika dikoneksikan dengan sistem pencahayaan Interact. Interact merupakan sistem penerangan Signify berbasis IoT, dikendalikan oleh dasbor berteknologi cerdas yang memberi kemudahan bagi pengguna untuk memonitor dan mengatur titik-titik lampu jarak jauh dan secara real-time. Bersama dengan inisiatif berkelanjutan Green Switch, Signify berkomitmen untuk melakukan aksi iklim dan mendukung pencapaian target Nol Emisi Karbon Indonesia pada 2060.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Lampu Philips UltraEfficient LED dari Signify Dukung Pengurangan Emisi Karbon RI - kumparan.com
Lampu Philips UltraEfficient LED dapat melakukan penghematan energi hingga 50 persen dibandingkan LED umumnya dan tetap mempertahankan kualitas cahaya. [579] url asal
(Kumparan.com - Tekno & Sains) 19/09/24 18:52
v/15243150/
Terobosan yang dilakukan Signify pada produk pencahayaan hemat energi Philips UltraEfficient LED, dijanjikan dapat melakukan penghematan energi hingga 50 persen dibandingkan LED pada umumnya. Produk Philips seri UltraEfficient LED dirancang untukk mengurangi emisi Co2 sambil tetap mempertahankan kualitas cahaya.
Signify menargetkan produk ini juga dapat mengurangi limbah dan biaya operasional, karena masa pakainya hingga 100.000 jam, dengan luminer yang 1,5 hingga 3 kali lebih tahan lama dari alternartif LED standar.
Signify mengatakan, teknologi yang ada pada UltraEfficient LED memakai LED chip dan driver yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan mereka, dengan efisikasi hingga 210 lumens per watt.
Menurut Sukanto Aich, Commercial Leader Professional Signify South East Asia, pihaknya siap membantu pemerintah RI hingga pelaku industri untuk mencapai target keberlanjutan lewat produk Philips UltraEfficient LED, yang mengonsumsi lebih sedikit energi hingga 50 persen.
"Kami juga mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengurangan emisi karbon melalui inisiatif Green Switch agar manfaat penghematan energi bisa dirasakan masyarakat secara luas," kata Sukanto, dalam acara bertajuk Flipping the Green Switch: Empowering UltraEfficient LED for a Sustainable Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (19/9).
Inovasi Philips UltraEfficient LED merupakan salah satu bentuk inisiatif program Green Switch yang diluncurkan oleh Signify tahun lalu. Inisiatif Green Switch mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan keberlanjutan dengan beralih dari pencahayaan konvensional ke pencahayaan lampu LED dan LED terkoneksi. Signify turut berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Standarisasi Nasional, sampai Green Building Council Indonesia (GBCI).
Kementerian ESDM mencatat, bahwa salah satu sumber konsumsi listrik terbesar di Indonesia saat ini berasal dari pencahayaan. Oleh karenanya, solusi pencahayaan punya peran yang sangat besar dalam menjalankan upaya penghematan energi.
Hendra Iswahyudi, Direktur Konservasi EBTKE, Kementerian ESDM, memuji Signify yang telah mempelopori pencahayaan hemat energi, dan sudah turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon terkait pencahayaan di berbagai sektor di antaranya PJU dan bangunan gedung.
Penggunaan pencahayaan yang hemat energi adalah salah satu cara yang paling mudah dalam upaya efisiensi energi, sehingga masyarakat dan pihak lain bisa memanfaatkan teknologi ini.
Tidak ketinggalan, Kementerian ESDM melakukan kampanye 3M hemat energi. 3M itu meliputi; mematikan lampu jika tidak digunakan, mencabut kabel, dan mengatur suhu pendingin ruangan menjadi 25 derajat celcius.
"Kementerian ESDM menjadikan efisiensi energi sebagai salah satu pilar utama dalam menyusun regulasi terkait manajemen energi," kata Hendra.
Sebagai salah satu upaya nyata dalam melakukan efisiensi pencahayaan, Iwan Prijanto, selaku Ketua Green Building Council Indonesia (GBCI), mengusulkan adanya sertifikasi bangunan hijau untuk membuka peluang efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon, termasuk bagi gedung-gedung yang ada di perkotaan.
Dia menilai hal tersebut penting untuk mendukung program pengurangan emisi karbon. Bila perlu, pemerintah turut memberi insentif terhadap berbagai pihak yang telah memiliki sertifikat bangunan atau gedung hijau, seperti halnya pemerintah RI yang memberi subsidi pada mobil listrik.
Sebagai wujud nyata peran Signify dalam mendukung efisiensi energi di bidang pencahayaan, rangkaian produk Philips UltraEfficient LED kini tersedia untuk instalasi professional. Beberapa di antaranya adalah lampu jalan RoadFlair Pro UltraEfficient, lampu downlight GreenSpace G6 UltraEfficient, GreenPerform Elite Highbay G2 UltraEfficient, Ultrafficient LED Flood Light, UltraEfficient LED Panel, UltraEfficient LED Strip, dan UltraEfficient LED Batten.
Efisiensi energi Philips UltraEfficient LED dapat semakin optimal jika dikoneksikan dengan sistem pencahayaan Interact. Interact merupakan sistem penerangan Signify berbasis IoT, dikendalikan oleh dasbor berteknologi cerdas yang memberi kemudahan bagi pengguna untuk memonitor dan mengatur titik-titik lampu jarak jauh dan secara real-time.
Bersama dengan inisiatif berkelanjutan Green Switch, Signify berkomitmen untuk melakukan aksi iklim dan mendukung pencapaian target Nol Emisi Karbon Indonesia pada 2060.