
Jakarta:
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk menghormati para korban dalam
kecelakaan pesawat di negara bagian Sao Paulo, Jumat, 9 Agustus 2024.
“Untuk mengenang 61 korban dalam insiden tragis di Vinhedo, kami mengumumkan 3 hari berkabung nasional,” tulis Luiz Inácio Lula da Silva dalam akun X resminya @LulaOficial, Sabtu, 10 Agustus 2024.
Pengumuman tiga hari berkabung atas peristiwa mengenaskan ini juga disampaikan oleh Gubernur negara bagian Sao Paul Tarcísio Gomes de Freitas.
Sementara itu, Sekretaris Keamanan dari São Paulo Guilherme Derrite mengatakan, kotak hitam pesawat yang menyimpan data penting telah ditemukan di lokasi kejadian. Kotak hitam itu akan membantu para penyelidik memahami penyebab jatuhnya pesawat.
Terkait korban dalam kecelakaan pesawat ini, Derrite mengungkapkan para pejabat sedang dalam proses menghubungi anggota keluarga penumpang. Pihak berwenang juga akan segera merilis nama-nama korban.
“Tim medis berada di lokasi dan bekerja untuk mengidentifikasi para korban, tetapi banyak dari jenazah korban yang terbakar parah sehingga tidak dapat diidentifikasi secara visual,” kata Derrite dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip CNN, Sabtu 10 Agustus 2024.
Badan Penerbangan Sipil Brasil mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pesawat jenis ATR-72 yang jatuh dalam kondisi layak terbang. Pesawat tersebut diproduksi pada tahun 2010 dengan sertifikat registrasi dan kelaikan udara yang sah.
“Badan Penerbangan Sipil akan terus memantau penyediaan bantuan kepada para korban dan keluarga mereka oleh perusahaan. Selain itu, kami akan terus memantau perkembangan investigasi," demikian bunyi pernyataan tersebut.
(WAN)