JAKARTA, KOMPAS.com - Warung milik Ria (36) warga RT 07, RW 01, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sempat dibakar orang tak dikenal (OTK).
Warung itu merupakan lokasi seorang pria berinisial RFM (42) ditemukan tewas bersimbah darah, Rabu malam (2/10/2024).
"Pokoknya tiba-tiba ada api," ucap Ria saat diwawancara Kompas.com, Kamis (3/10/2024).
Warung itu dibakar sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya, warung Ria digedor oleh dua pria yang mengaku sebagai rekan RFM.
Mereka tidak terima atas kematian RFM dan mengamuk di warung Ria dengan membawa balok.
Tak lama berselang, keduanya pun pergi. Namun, setelah itu mereka kembali datang dengan membawa tiga rekannya yang lain.
Mereka kembali masuk tanpa izin ke warung Ria dengan mendobrak pintunya.
Saat itu, Ria dan suaminya merasa ketakutan dan memutuskan untuk bersembunyi di kamar mandi.
"Saya ngumpet di kamar mandi, menyelamatkan diri," ucap Ria.
Kemudian, gerombolan pria itu pergi begitu saja. Saat kondisi dirasa aman, Ria pun keluar dari kamar mandi.
Saat keluar kamar mandi, Ria terkejut di dalam warungnya terdapat api dan asap.
Ia tak mengetahui bagaimana OTK itu membakar warungnya. Untungnya, api masih kecil dan bisa langsung dipadamkam.
Kemudian, setelah polisi datang, Ria baru memberanikan diri keluar warungnya.
Wanita berkerudung itu langsung menjelaskan kronologi secara jelas kepada ketua kelompok OTK itu.
"Pas ada polisi saya baru berani keluar, saya langsung ngomong sama ketuanya, saya kasih tahu kejadiannya," ujar Ria.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di warung Ria.
Ia tak mengetahui penyebab pria tersebut bisa terluka. Saat berada di depan warungnya, pria itu sudah bersimbah darah.
Saat pertama kali ditemukan Ria, pria itu masih dalam kondisi hidup. Namun, Ria tak berani menolongnya dan langsung memanggil warga sekitar dan ketua RT.
Tak lama, pria itu meninggal dunia persis di depan warung Ria diduga akibat kehabisan darah.
Jasad pria itu langsung dibawa oleh polisi ke Rumah Sakit Cengkareng.
Namun, sekitar pukul 02.00 WIB setelah mayat pria itu dibawa ke rumah sakit, lima orang pria yang mengaku rekan korban datang dan mengamuk di warung milik Ria.
Bukan hanya warung milik Ria, rumah warga lain juga ikut dimasuki oleh kelima pria itu.