KOMPAS.com - Perusahaan keuangan yang berbasis di Midtown Manhattan, New York, Amerika Serikat, Bloomberg merilis daftar orang terkaya di dunia.
Di antara daftar orang terkaya di dunia, ada 10 nama pengusaha dari Asia yang masuk dalam daftar 50 besar.
Salah satu dari daftar nama tersebut adalah Prajogo Pangestu yang pada akhir Juni 2024 menempati posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia versi Bloomberg dan majalah Forbes.
Menurut data tanggal 6 September 2024, Prajogo Pangestu berada di atas Jack Ma, pendiri sekaligus Chairman Eksekutif Alibaba Group.
Di antara orang terkaya di Asia, Prajogo menempati urutan ke-10, sedangkan Jack Ma berada di posisi ke-11. Sementara, Prajogo menempati peringkat ke-49 dan Jack Ma ke-50 dalam daftar orang terkaya dunia.
SHUTTERSTOCK/FREDERIC LEGRAND Orang terkaya asia pendiri Alibaba Jack Ma.Lantas, siapa saja orang terkaya di Asia lainnya versi Bloomberg?
10 Orang Terkaya Asia versi Bloomberg 6 September 2024
Berikut daftar nama orang terkaya di Asia yang sekaligus masuk dalam 50 besar orang terkaya dunia:
1. Mukesh Ambani
- Harta kekayaan: 113 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 1.735 triliun
- Bisnis: pemilik dan pengelola Reliance Industries, pemilik kompleks penyulingan minyak terbesar di dunia, produsen polimer dan kimia di Mumbai, India.
2. Gautam Adani
- Harta kekayaan: 101 miliar dollar AS atau Rp 1.551 triliun
- Bisnis: pendiri Adani Group, memiliki pelabuhan swasta terbesar di India.
3. Tadashi Yanai
- Harta kekayaan: 46,9 miliar dollar AS atau Rp 720 triliun
- Bisnis: pendiri perusahaan Fast Retailing yang memiliki merek pakaian Uniqlo.
4. Zhing Shanshan
- Harta kekayaan: 45,8 miliar dollar AS atau Rp 703 triliun
- Bisnis: ketua perusahaan air minum kemasan, Nongfu Spring, pemegang saham utama Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise, pembuat vaksin dan alat uji hepatitis.
5. Ma Huateng
- Harta kekayaan: 43,4 miliar dollar AS atau Rp 666 triliun
- Bisnis: pendiri dan CEO Tencent Holdings, penyedia layanan pesan instan, permainan seluler, dan pembayaran daring di China.
6. Shapoor Mistry
- Harta kekayaan: 42,4 miliar dollar AS atau Rp 651 triliun
- Bisnis: mengelola perusahaan konstruksi, Pallonji Mistri, dia dan keluarganya adalah pemegang saham di perusahaan investasi Tata Sons di India.
7. Zhang Yiming
- Harta kekayaan: 42,2 miliar dollar AS atau Rp 648 triliun
- Bisnis: pendiri ByteDance, induk perusahaan aplikasi TikTok, dan memiliki layanan agrerasi berita Toutiao.
8. Shiv Nadar
- Harta kekayaan: 41,2 miliar dollar AS atau Rp 632 triliun
- Bisnis: pendiri dan pemegang saham HCL Technologiesm, perusahaan pengembang perangkat lunak di New Delhi, India.
9. Savitri Jindal
- Harta kekayaan: 33,9 miliar dollar AS atau Rp 521 triliun
- Bisnis: mengendalikan Jindal Group, produsen besi dan baja serta perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pembangkit listrik, gas industri, dan fasilitas pelabuhan.
10. Prajogo Pangestu
- Harta kekayaan: 33,7 miliar dollar AS atau Rp 517 triliun
- Bisnis: pendiri dan pimpinan Barito Pasific, perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia.
Siapa Prajogo Pangestu?
Prajogo Pangestu atau yang memiliki nama asli Phang Djoem Phen mulanya bukan berasal dari keluarga kaya raya.
Dia lahir dari keluarga biasa dan hanya mampu mengenyam pendidikan sampai tingkat sekolah menengah.
Mengutip Kompas.com (12/11/2023), Prajogo pernah bekerja sebagai sopir angkot sebelum bertemu dengan pengusaha kayu asal Malaysia, Burhan Uray.
Burhan kemudian mengajak Prajogo untuk bergabung dengan perusahaan miliknya, PT Djajanti Group.
Setahun di Djajanti Group, dia memilik keluar dan mulai merintis bisnisnya sendiri dengan membeli CV Pacific Lumber Coy yang pada 1993 berganti nama menjadi PT Barito Pasific Timber, lalu berubah lagi menjadi Barito Pasific tahun 2007.
Pada akhir 2021, Prajogo menempati posisi ketiga orang terkaya, setelah Hartono bersaudara dan keluarga Widjaja.
Kemudian tahun 2023, peringkatnya melejit menjadi nomor satu dan dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes.
Tahun 2024, ia masih menduduki urutan pertama orang terkaya di Indonesia.