PARIS, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) mencetak rekor dunia baru saat meraih medali emas Olimpiade Paris di cabang olahraga (cabor) renang estafet gaya ganti putri 4x100m, Minggu (4/8/2024).
Lawan mereka yaitu Australia meraih perak, sedangkan China mendapatkan perunggu.
Kemenangan ini memastikan "Negeri Paman Sam" berada di puncak klasemen medali renang dengan delapan emas, satu lebih banyak dari Australia.
Tim Amerika mencapai garis finis dalam waktu 3 menit 49,63 detik, memecahkan rekor sebelumnya yakni 3 menit 50,40 detik yang juga dibuat oleh AS di kejuaraan dunia 2019.
Ini menjadi akhir sempurna bagi tim renang estafet gaya ganti putri AS yang terdiri dari Regan Smith, Lilly King, Gretchen Walsh, dan Torri Huske.
AS memimpin klasemen medali renang dengan 11 emas, bahkan meraih medali renang di setiap Olimpiade kecuali Moskwa 1980 yang mereka boikot.
"Kami memecahkan (rekor) itu, jadi sangat menyenangkan terus menjadi bagian dari estafet dan menyaksikannya semakin cepat dan semakin cepat, (bersama) orang-orang yang hampir sama," kata King, dikutip dari kantor berita AFP.
Walsh mengatakan, timnya terpacu setelah melihat perenang AS lainnya yakni Bobby Finke memecahkan rekor dunia dalam gaya bebas 1500m.
Kemenangan Finke tersebut menyamakan kedudukan AS dan Australia dengan tujuh medali emas renang.
AS kemudian memastikan unggul setelah Regan Smith dkk menapaki podium teratas.
Tim AS yang terdiri dari Ryan Murphy, Nic Fink, Gretchen Walsh, dan Torri Huske mencatat waktu 3 menit 37,43 detik, sedikit lebih cepat dari rekor Inggris di Olimpiade Tokyo, ketika cabang olahraga tersebut kali pertama dimasukkan ke Olimpiade.
Sementara itu, China yang dipimpin Zhang Yufei meraih perak dengan waktu 3 menit 37,55 detik, sedangkan Australia meraih medali perunggu dengan waktu 3 menit 38,76 detik.
Itu adalah rekor dunia kedua di cabor renang Olimpiade Paris 2024 setelah Pan Zhanle dari China memecahkan rekor 100m gaya bebas putra.
"Kami tidak membicarakan rekor dunia," kata Murphy, yang memberi tim AS awal signifikan di babak pembuka gaya punggung.
"Saya rasa kami tahu potensi semua orang di estafet ini dan untungnya malam ini semua orang berenang sesuai potensi mereka dan kami memperoleh rekor dunia dan menang," lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP.
Tim di gaya ganti campuran terdiri dari dua putri dan dua putra. Masing-masing dari empat perenang dialokasikan untuk salah satu dari empat gaya ganti tradisional yakni gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas.
AS mengawalinya dengan Murphy melawan Xu Jiayu dari China, sedangkan Australia memilih putri juara Olimpiade 100m dan 200m yakni Kaylee McKeown.
Fink dan Walsh kemudian berenang dengan sangat baik, lalu Huske memastikan AS pulang dengan raihan emas.
"Pertemuan ini hebat dan ini sangat berarti bagi saya, rekor dunia dengan ketiganya sungguh luar biasa," kata Huske, peraih medali emas gaya kupu-kupu 100m.
"Saya merasa mereka membuat saya percaya diri karena mereka yang terbaik di dunia. Jadi saya sangat beruntung bisa bersama mereka," imbuhnya.